• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
22 April 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY EKONOMI

Beragam Produk dari Indonesia Bakal Kena Imbas Tarif Trump

by SDGS Admin
7 April 2025
Beragam Produk dari Indonesia Bakal Kena Imbas Tarif Trump
38
SHARES
239
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

Jakarta, Kabar SDGs — Setidaknya sembilan produk unggulan dari Indonesia kini berada dalam risiko kehilangan daya saing di pasar Amerika Serikat akibat keputusan tarif baru yang dikeluarkan oleh pemerintahan Presiden Donald Trump.

Tarif yang dikenal dengan sebutan “Trump Tariffs” tersebut akan mulai berlaku pada 9 April 2025, dengan pengenaan tarif resiprokal yang meningkat sebesar 32 persen dari tarif dasar yang sebelumnya sebesar 10 persen yang dikenakan pada semua negara.

BACA JUGA

Banyuasin Catat Ekspor Perdana Pet Food ke Filipina

Banyuasin Catat Ekspor Perdana Pet Food ke Filipina

15 Februari 2026
Edi Purwanto Dorong Pinang dan Kayu Manis jadi Komoditas Strategis

Edi Purwanto Dorong Pinang dan Kayu Manis jadi Komoditas Strategis

5 September 2025
UMKM Gresik Tembus Ekspor Perdana Pakan Ternak ke Malaysia

UMKM Gresik Tembus Ekspor Perdana Pakan Ternak ke Malaysia

29 Juni 2025

Produk-produk ekspor utama Indonesia yang akan terkena dampak termasuk sektor-sektor kunci seperti perangkat elektronik, tekstil serta barang tekstil, alas kaki, minyak sawit, karet, furnitur, udang, dan produk perikanan laut lainnya. “Sejauh ini, komoditas ekspor utama dari Indonesia di pasar AS meliputi perangkat elektronik, tekstil dan barang tekstil, alas kaki, minyak sawit, karet, furnitur, udang, serta produk-produk perikanan laut,” ungkap Airlangga dalam pernyataan resminya di Jakarta, Kamis (3/4/2025).

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menegaskan bahwa kebijakan ini dapat berdampak serius terhadap daya saing ekspor Indonesia di pasar AS.

Airlangga menyatakan bahwa Pemerintah Indonesia tidak akan diam dalam menghadapi arus proteksionisme ini. Ia menambahkan bahwa langkah-langkah strategis sedang disusun untuk meredakan dampak negatif terhadap sektor-sektor tersebut serta terhadap ekonomi nasional secara keseluruhan.

Pemerintah juga sedang melakukan perhitungan mengenai besarnya potensi kerugian akibat kenaikan tarif yang diterapkan secara sepihak oleh AS.

Selain itu, Pemerintah menyadari bahwa situasi ini dapat mempengaruhi stabilitas pasar keuangan domestik, khususnya berkaitan dengan yield Surat Berharga Negara.

Menko Perekonomian menyatakan bahwa Pemerintah bersama Bank Indonesia berinisiatif untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah dan menjamin kecukupan likuiditas valuta asing untuk mendukung kebutuhan sektor bisnis serta menjaga kestabilan ekonomi.

Airlangga menjelaskan bahwa sejak awal tahun 2025, tim yang terdiri dari berbagai kementerian dan lembaga telah intensif berkomunikasi dengan pemerintah AS. Perwakilan Indonesia di Washington DC juga telah aktif dalam negosiasi, termasuk menyampaikan keberatan Indonesia terkait kebijakan tarif tersebut.

Pemerintah bahkan berencana untuk mengirim delegasi tingkat tinggi guna memperkuat upaya lobi di pusat kekuasaan AS.

Sebagai bagian dari pendekatan negosiasi, pemerintah juga menanggapi berbagai isu yang diajukan oleh Pemerintah AS dalam laporan National Trade Estimate (NTE) 2025 yang dipublikasikan oleh Kantor Perwakilan Dagang AS.

Laporan tersebut mencakup beberapa keluhan mengenai kebijakan perdagangan Indonesia, termasuk Non-Tariff Measures (NTMs) yang dianggap membatasi akses ke pasar.

Share15SendTweet10
Previous Post

758 Ribu Warga Tinggalkan Jakarta dengan KA, Baru 514 Ribu Kembali

Next Post

KAI Commuter Tambah Dua Perjalanan Malam Commuter Line Basoetta

Next Post
KAI Commuter Tambah Dua Perjalanan Malam Commuter Line Basoetta

KAI Commuter Tambah Dua Perjalanan Malam Commuter Line Basoetta

Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Festival UMKM Lampung Timur Dorong Ekonomi Desa

Festival UMKM Lampung Timur Dorong Ekonomi Desa

21 April 2026
Lampung Percepat Layanan Kesehatan Daerah dan Distribusi Farmasi

Lampung Percepat Layanan Kesehatan Daerah dan Distribusi Farmasi

21 April 2026
Ekonomi Global Berubah Indonesia Diminta Adaptif

Ekonomi Global Berubah Indonesia Diminta Adaptif

21 April 2026
KBRI Tokyo Pantau WNI Pasca Gempa Jepang

KBRI Tokyo Pantau WNI Pasca Gempa Jepang

21 April 2026
Gunakan Skema Fast Track, Kloter Pertama Jemaah Haji Mendarat di Madinah 22 April

Gunakan Skema Fast Track, Kloter Pertama Jemaah Haji Mendarat di Madinah 22 April

20 April 2026

POPULAR

  • Perpanjangan Jalur KRL Menuju Karawang Segera Dibangun

    Perpanjangan Jalur KRL Menuju Karawang Segera Dibangun

    24 shares
    Share 10 Tweet 6
  • Maestro Patung Yusman Sempurnakan Chattra Borobudur

    23 shares
    Share 9 Tweet 6
  • Lampung Siapkan PLTSa Kapasitas Seribu Ton Per Hari

    25 shares
    Share 10 Tweet 6
  • Ribuan Pelamar Padati Booth KAI di Campus Job Fair Semarang

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Harga Minyakita Naik Tipis Lampaui HET

    19 shares
    Share 8 Tweet 5

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.