• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
22 Juli 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home TRAVEL & LIFESTYLE

Koster Dorong BBTF Perluas Jangkauan Pariwisata Bali

by SDGS Admin
6 Juni 2026
Koster Dorong BBTF Perluas Jangkauan Pariwisata Bali
18
SHARES
115
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

BACA JUGA

Banua Fo.Rest Jadi Favorit Wisata Alam di Balikpapan

Banua Fo.Rest Jadi Favorit Wisata Alam di Balikpapan

21 Juli 2026
Road Show Travel Malaysia Perkuat Kerja Sama Pariwisata Lampung

Road Show Travel Malaysia Perkuat Kerja Sama Pariwisata Lampung

15 Juni 2026
Potensi Besar Desa Pesisir Malang Selatan Hadapi Tantangan Lingkungan

Potensi Besar Desa Pesisir Malang Selatan Hadapi Tantangan Lingkungan

24 Mei 2026

Badung, Kabar SDGs – Gubernur Bali, Wayan Koster, memberikan apresiasi terhadap penyelenggaraan Bali & Beyond Travel Fair (BBTF) 2026 yang dinilainya semakin memperkuat posisi Bali sebagai salah satu destinasi wisata unggulan dunia. Dalam konferensi pers penutupan BBTF 2026 di kawasan Nusa Dua, Badung, Sabtu (30/5), ia mendorong agar penyelenggaraan ajang tersebut terus berkembang dan memiliki cakupan yang lebih luas pada tahun mendatang.

“Sebagai Gubernur Bali, saya mengucapkan terima kasih kepada ASITA yang telah menyelenggarakan BBTF dengan sangat baik, serta kepada The Westin Resort Nusa Dua yang telah menyediakan tempat penyelenggaraan. Ke depan saya mendorong agar BBTF memiliki cakupan yang lebih besar lagi. Apa yang masih kurang tahun ini agar dievaluasi dan diperbaiki untuk penyelenggaraan tahun 2027. Pemerintah Provinsi Bali siap memberikan dukungan penuh,” ujar Koster.

Menurutnya, keberhasilan BBTF memiliki arti penting bagi industri pariwisata nasional karena Bali masih menjadi kontributor utama sektor tersebut. Ia menjelaskan bahwa sebelum pandemi Covid-19, Bali menerima sekitar 6,2 juta wisatawan mancanegara pada 2019. Setelah mengalami penurunan akibat pandemi, jumlah kunjungan wisatawan asing kembali meningkat hingga mencapai 7,05 juta orang pada 2025 melalui jalur udara, yang menjadi rekor tertinggi sepanjang sejarah pariwisata Bali.

“Jumlah wisatawan mancanegara ke Indonesia tahun 2025 mencapai 15,3 juta orang. Dari jumlah itu, Bali menyumbang sekitar 45 persen. Ini menunjukkan betapa besar peran Bali dalam industri pariwisata nasional,” katanya.

Koster juga memaparkan besarnya kontribusi ekonomi yang dihasilkan sektor pariwisata Bali. Menurutnya, devisa dari kunjungan wisatawan mancanegara mencapai lebih dari Rp17 triliun dengan total perputaran ekonomi sekitar Rp176 triliun. Nilai tersebut menyumbang sekitar 55 persen dari total perputaran ekonomi pariwisata nasional yang mencapai Rp320 triliun.

“Pulau Bali yang kecil ini memberikan kontribusi yang sangat besar bagi Indonesia. Angka-angka ini konkret dan menunjukkan bahwa Bali tetap menjadi lokomotif pariwisata nasional,” tegasnya.

Di sisi lain, Pemerintah Provinsi Bali terus berupaya menyelesaikan berbagai persoalan yang menjadi perhatian wisatawan, seperti pengelolaan sampah, kemacetan, dan ketahanan energi. Koster mengungkapkan program pengolahan sampah menjadi energi listrik dijadwalkan mulai berjalan pada 8 Juli 2026, sementara proyek pengelolaan sampah regional Denpasar-Badung ditargetkan beroperasi pada 2028.

“Target kami Bali menjadi bersih dari masalah sampah. Ini menjadi prioritas karena kebersihan adalah fondasi utama pariwisata berkualitas,” ujarnya.

Selain itu, pemerintah daerah juga mempercepat pembangunan infrastruktur strategis untuk mengurangi kemacetan, terutama di kawasan Badung. Pada sektor energi, Bali diarahkan menjadi wilayah yang mandiri dengan memanfaatkan energi bersih dan berkelanjutan.

“Kami ingin Bali mandiri energi. Ke depan tidak ada lagi ketergantungan pada energi berbahan bakar fosil maupun pasokan dari luar Bali. Kebutuhan masyarakat dan wisatawan harus dapat dipenuhi dengan energi bersih yang berkelanjutan,” katanya.

Dalam upaya menjaga kualitas destinasi wisata, Koster menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk menindak wisatawan asing yang melanggar aturan. Langkah tersebut dilakukan melalui penerapan panduan bagi wisatawan serta penegakan regulasi terkait Pariwisata Budaya Bali.

“Kami menertibkan wisatawan yang melanggar aturan, termasuk melakukan deportasi bila diperlukan. Pariwisata Bali harus berbasis budaya, berkualitas, dan bermartabat. Pariwisata tidak boleh menurunkan harkat dan martabat bangsa,” tegasnya.

Terkait kondisi global yang sempat dikhawatirkan memengaruhi kunjungan wisatawan, termasuk konflik di Timur Tengah, Koster menyebut dampaknya terhadap pariwisata Bali relatif kecil. Data menunjukkan jumlah wisatawan mancanegara selama Januari hingga April 2026 hanya turun sekitar 0,23 persen, sedangkan pada periode 1 hingga 27 Mei tercatat turun sekitar 7 persen.

Meski demikian, penerimaan dari sektor pariwisata tetap mengalami peningkatan. Pendapatan Pajak Hotel dan Restoran hingga Mei 2026 mencapai sekitar Rp2,89 triliun atau naik sekitar Rp300 miliar dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar Rp2,6 triliun.

“Artinya dampaknya tidak signifikan terhadap sektor pariwisata Bali. Aktivitas ekonomi dan tingkat hunian hotel masih menunjukkan kinerja yang positif,” jelasnya.

Untuk meningkatkan lama tinggal wisatawan di Bali, pemerintah daerah berencana berkoordinasi dengan pemerintah pusat guna memperluas penerbangan internasional langsung ke Pulau Dewata. Selain itu, kerja sama promosi dan paket wisata antara Bali dengan wilayah Nusa Tenggara juga akan diperkuat.

“Ada beberapa negara yang ingin menambah penerbangan langsung ke Bali seperti Rusia, Tiongkok, dan Australia. Ini perlu kita dorong karena akan meningkatkan aksesibilitas dan jumlah wisatawan yang datang ke Bali,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Achris Arwani, menegaskan bahwa sektor pariwisata akan tetap menjadi penggerak utama berbagai sektor ekonomi lainnya sehingga perlu terus dijaga kualitas dan keberlanjutannya.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Dinas Pariwisata DKI Jakarta, Bima Agung, menyampaikan bahwa Jakarta turut berpartisipasi dalam BBTF 2026 dengan membawa 15 seller untuk memperluas promosi destinasi dan produk wisata ibu kota.

BBTF 2026 diikuti oleh 407 buyer dari 44 negara serta 286 seller dari berbagai daerah di Indonesia. Capaian tersebut semakin mengukuhkan BBTF sebagai salah satu ajang business-to-business pariwisata terbesar di Indonesia dan kawasan Asia Pasifik.

Ketua Panitia BBTF 2026, I Putu Winastra, mengungkapkan bahwa penyelenggaraan tahun depan berencana melibatkan dua provinsi di kawasan Nusa Tenggara, yakni Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur.

“Mungkin nanti akan menjadi Bali and Nusra Travel Fair, kita masih akan memikirkan itu,” ungkapnya.

BBTF 2027 direncanakan berlangsung pada 9 hingga 11 Juni 2027. Winastra menyebut capaian transaksi pada penyelenggaraan tahun ini mencapai Rp6,9 triliun dan diharapkan dapat meningkat pada tahun mendatang.

“Kami sangat bangga dengan perolehan BBTF tahun 2026 yang mencatat transaksi sebesar 6,9 triliun rupiah. Kami harap keberhasilan ini bisa lebih baik lagi di tahun 2027,” tandasnya.

 

Share7SendTweet5
Previous Post

Bali Tuan Rumah Kejuaraan Renang Perairan Terbuka Asia 2026

Next Post

PTP Nonpetikemas Tanjung Pandan Menghubungkan Pulau, Menggerakkan Ekonomi

Next Post
PTP Nonpetikemas Tanjung Pandan Menghubungkan Pulau, Menggerakkan Ekonomi

PTP Nonpetikemas Tanjung Pandan Menghubungkan Pulau, Menggerakkan Ekonomi

Rehabilitasi Dermaga Penajam, ASDP Alihkan Operasional ke Dermaga 1

Rehabilitasi Dermaga Penajam, ASDP Alihkan Operasional ke Dermaga 1

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Dari Rumput Laut hingga Batik Etnik, Menteri Ekraf Dorong Kaltara Jadi Mesin Ekonomi Baru

Dari Rumput Laut hingga Batik Etnik, Menteri Ekraf Dorong Kaltara Jadi Mesin Ekonomi Baru

22 Juli 2026
Lensa ‘Awan Cerah’, Sambut Hari Anak Nasional

Lensa ‘Awan Cerah’, Sambut Hari Anak Nasional

22 Juli 2026
BRT Cekungan Bandung Dikembangkan, Kurangi Waktu Tempuh dan Kemacetan

BRT Cekungan Bandung Dikembangkan, Kurangi Waktu Tempuh dan Kemacetan

22 Juli 2026
Menhub Dudy Awali Pembangunan Transportasi Modern MASTRAN di Cekungan Bandung

Menhub Dudy Awali Pembangunan Transportasi Modern MASTRAN di Cekungan Bandung

22 Juli 2026
Kemenhub Perkuat Konektivitas di Sulawesi Tengah

Kemenhub Perkuat Konektivitas di Sulawesi Tengah

22 Juli 2026

POPULAR

  • Cargill Raih Gold Award ISDA Berkat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

    Cargill Raih Gold Award ISDA Berkat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

    1117 shares
    Share 447 Tweet 279
  • PTBA Buka Pendaftaran Program BIDIKSIBA 2026

    1085 shares
    Share 434 Tweet 271
  • Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    1364 shares
    Share 546 Tweet 341
  • Kemenpar Perkuat Persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Indonesia

    1075 shares
    Share 430 Tweet 269
  • Minamas Plantation Berbagi dengan Anak Yatim di Pekanbaru

    1084 shares
    Share 434 Tweet 271

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.