• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
27 Agustus 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home OPINION

Usulan Smart State Trading dan Tata Kelola Ekspor SDA Indonesia

by SDGS Admin
27 Mei 2026
Usulan Smart State Trading dan Tata Kelola Ekspor SDA Indonesia
20
SHARES
128
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

1

Dengan kebijakan baru ekspor SDA satu pintu, pasti dunia usaha terkejut dan dunia internasional serta investor bertanya-tanya, mengapa dan bagaimana implementasi tata kelola ekspor ini. Ini pilihan kebijakan politik dari presiden yang mendapat mandat dari rakyat untuk menjalankan pemerintahan dan kebijakan-kebijakan ekonominya. Pilihan ini sudah jelas, negara akan memainkan peranan lebih besar di dalam ekonomi. Indonesia tidak akan menjadi penonton kekayaan alamnya sendiri, yang dieksploitasi selama berpuluh-puluh tahun tanpa negara mempunyai kendali atas kekayaan tersebut. Dengan kebijakan ini, negara akan hadir dan mulai menjadi pengendali atas masa depannya.

2

Pilihan terbaik, Indonesia bisa memilih jalan tengah dimana negara hadir tetapi swasta tetap melakukan produksi dengan efisien. Ini pilihan terbaik tetapi presiden akan mengambil posisi yang mana, masih belum bisa ditebak. Tetapi yang jelas, Indonesia di masa lalu sudah menjalankan praktek ekonomi liberal dan menurut saya tidak cocok menjadi negara ultra-liberal, yang menyerahkan seluruh SDA kepada pasar global. Tetapi sebaliknya Indonesia juga tidak cocok menjadi negara ekonomi komando yang mematikan swasta. Praktek seperti ini akan mematikan ekonomi dan menjadikan negara lebih miskin. Pilihan jalan tengah adalah yang terbaik selama ini dan banyak dijalankan oleh negara-negara sosialisme pasar, seperti Jerman, Denmark dan banyak negara Skandinavia lainnya.

BACA JUGA

Refleksi Kemerdekaan Bidang Ekonomi

Refleksi Kemerdekaan Bidang Ekonomi

17 Agustus 2026
Salak Bali Tembus Pasar Tiongkok

Salak Bali Tembus Pasar Tiongkok

11 Agustus 2026
Wagub Tinjau Pengembangan Shrimp Estate Sukamara

Wagub Tinjau Pengembangan Shrimp Estate Sukamara

12 Juli 2026

3

Negara hadir secara nyata dan memainkan peranannya secara strategis, sementara swasta menjalankan aktivitas ekonomi dan produksi secara efisien. Negara menjalankan regulasi untuk kemakmuran, menguasai data, dan atas data tersebut melakukan pengawasan. Untuk kasus sumberdaya alam ini harus mengendalikan devisa. Sementara itu, swasta memainkan peranan di pasar dengan melakukan produksi yang efisien, inovasi, serta terus menjalankan bisnis secara efisien agar bisa bersaing di pasar global.

4

Pilihan akhirnya bukan lagi soal ideologi atau ekonomi politik antara negara atau pasar, tetapi bagaimana mendesain implementasi tata kelola sistem ekspor satu pintu yang mampu memperkuat negara tanpa mematikan efisiensi sektor swasta. Agar tidak salah desain negara langsung menjadi pedagang, maka diperlukan lembaga profesional independen, seperti Sucofindo dan SGS dalam rangka membantu negara memperkuat kehadirannya mengawasi pengelolaan sumber daya alam lewat kendali ekspor. Kehadiran kedua lembaga tersebut diperlukan untuk menjaga transparansi dan kredibilitas global. Jadi, desain tata kelola di lapangan sangat penting pada masa transisi ini. Jika berhasil, kebijakan ini bisa menjadi reformasi tata niaga terbesar sejak reformasi 1998. Tetapi jika salah desain, ia bisa berubah menjadi birokrasi monopoli baru yang justru melemahkan ekonomi nasional.

5

Jadi, dari perspektif ekonomi politik dan analisis kebijakan, keberhasilan kebijakan ekspor satu pintu tidak terletak pada monopoli negara secara penuh, melainkan pada desain tata kelola gabungan peran bersama, yakni kontrol strategis negara atas SDA, peranan swasta yang efisien dan lembaga independen profesional di lapangan. Jadi tata kelolanya tidak berat pada birokrasi murni dan tertutup, yang berisiko mematikan peran swasta, tetapi menjadi model “smart state trading”. Negara tetap mengendalikan arah ekspor satu pintu, mengendalikan desiva, menguasai data dan pengawasan. Tetapi peranan swasta tetap harus efisien di pasar. Dengan model tata kelola seperti ini, maka penguatan penerimaan negara akan sukses, stabilitas ekonomi dan lingkungan bisnis yang sehat terjaga dan bahkan kompatibel dengan kebutuhan industrialisasi nasional. Jadi, model birokrasi penuh tidak dianjurkan karena berisiko tidak efisien dan korupsi.

6

Apa peran lembaga profesional yang indeppenden, seperti Sucofindo dan SGS ? Di sini ada peluang kunci keberhasilan karena tata kelola seperti ini menjadi “best practice” di banyak negara. Kendali ekspor satu pintu dan pengawasannya bukan terletak pada monopoli BUMN semata (apalagi dengan birokrasi konvensional), melainkan pada sistem verifikasi independen, yang cepat dan tepat. Di sinilah peran lembaga independen tersebut menjadi sangat strategis dan akan membantu negara mencapai tujuannya mengendalikan ekspor SDA satu pintu ini. Satu lembaga independen menjadi tulang punggung verifikasi nasional dalam hal audit volume, pengawasan shipment, sertifikasi mutu, dan integrasi data ekspor nasional. Sementara itu, lembaga independen tingkat global berperan sebagai lembaga inspeksi independen yang dipercaya buyer internasional. Kombinasi keduanya sangat penting akan meningkatkan trust karena dunia internasional tidak cukup percaya pada pengawasan internal birokrasi konvesional. Pasar global sangat membutuhkan: transparansi, independensi, dan kredibilitas internasional. Dengan tata kelola seperti ini, negara tetap kuat, eksis dan hadir di lapangan, tetapi kegiatan ekspor tetap diaudit secara independen.

7

Dengan tata kelola yang terbaik, maka tujuan kebijakan ini akan terwujud. Indonesia bisa menjadi penentu harga, bukan seperti selama ini hanya menjadi “price taker”. Yang terkena dampai negatif adalan pedagang-pedagang broker di Singapura. Jika tata kelola ekspor bisa dikonsolidasikan dengan baik, maka Indonesia sebenarnya bisa meningkatkan daya tawar harga dan mengurangi permainan broker/trader internasional. Biasanya broker yang kehilangan peranannya akan berteriak dan bahkan melakukan perlawanan terhadap kebijakan seperti ini. Kekuatan baru ini pada gilirannya akan dapat membangun benchmark harga regional dengan pendapatan devisa yang lebih tinggi.

8

Tetapi semua itu hanya mungkin jika tata kelolanya modern dan transparan. Kelembagaannya dirancang dengan baik (getting institution right).

 

Prof. Didik J. Rachbini, Ph.D.
Rektor Universitas Paramadina

Share8SendTweet5
Previous Post

Nyawöung Dapat Penghormatan Setelah 26 Tahun Berkarya

Next Post

Arumi Dorong Anak Muda Siapkan Diri Jadi Pemimpin Masa Depan

Next Post
Arumi Dorong Anak Muda Siapkan Diri Jadi Pemimpin Masa Depan

Arumi Dorong Anak Muda Siapkan Diri Jadi Pemimpin Masa Depan

Khofifah Pimpin Tanam Tebu Perdana Dukung Swasembada Gula

Khofifah Pimpin Tanam Tebu Perdana Dukung Swasembada Gula

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Buleleng Festival 2026 Catat Perputaran Ekonomi Rp3 Miliar

Buleleng Festival 2026 Catat Perputaran Ekonomi Rp3 Miliar

27 Agustus 2026
Gerakan Langit Biru Indonesia Dorong Kepedulian Lingkungan

Gerakan Langit Biru Indonesia Dorong Kepedulian Lingkungan

27 Agustus 2026
Maybank Marathon 2026 Dorong Sport Tourism Bali

Maybank Marathon 2026 Dorong Sport Tourism Bali

27 Agustus 2026
Pelindo Perkuat Keselamatan Pelayaran Lewat IMPA Congress

Pelindo Perkuat Keselamatan Pelayaran Lewat IMPA Congress

27 Agustus 2026
Air Bersih Disalurkan bagi Warga Terdampak Kekeringan di Jawa Tengah

Air Bersih Disalurkan bagi Warga Terdampak Kekeringan di Jawa Tengah

26 Agustus 2026

POPULAR

  • BPKH Salurkan Bingkisan Lebaran Untuk 100 Anak Yatim Di Malang

    BPKH Salurkan Bingkisan Lebaran Untuk 100 Anak Yatim Di Malang

    2066 shares
    Share 826 Tweet 517
  • Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    2373 shares
    Share 949 Tweet 593
  • Bank Muamalat Gelar Muamalah Executive Class Bahas Perjalanan Finansial dan Spiritual Menuju Baitullah

    2058 shares
    Share 823 Tweet 515
  • Kemenpar Perkuat Persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Indonesia

    2077 shares
    Share 831 Tweet 519
  • Cargill Raih Gold Award ISDA Berkat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

    2114 shares
    Share 846 Tweet 529

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.