• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
16 Januari 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY EKONOMI

Hadiri Dicoding Connect 2025, Wamenekraf: Indonesia Harus Jadi Kreator, Bukan Hanya Pasar Digital

by Riski Yanti
21 Februari 2025
Hadiri Dicoding Connect 2025, Wamenekraf: Indonesia Harus Jadi Kreator, Bukan Hanya Pasar Digital
31
SHARES
196
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

Jakarta, KabarSDGs – Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Wamenekraf/Wakabekraf), Irene Umar, menghadiri acara Dicoding Connect 2025 yang berlangsung di Plataran Senayan, Jakarta.

Acara ini diselenggarakan oleh Dicoding Indonesia untuk mempertemukan para developer, mentor, dan pelaku industri teknologi dalam satu forum interaktif.

BACA JUGA

Bioskop Alternatif Kini Hadir di Labuan Bajo

Bioskop Alternatif Kini Hadir di Labuan Bajo

19 November 2025
Pemanfaatan AI untuk Perkuat Gig Economy dan Ketahanan Industri Kreatif

Pemanfaatan AI untuk Perkuat Gig Economy dan Ketahanan Industri Kreatif

8 November 2025
Pembajakan Film Rugikan Industri Rp 30 Triliun

Pembajakan Film Rugikan Industri Rp 30 Triliun

7 November 2025

Melalui acara ini, peserta dapat berdiskusi, berbagi pengalaman, serta membangun jaringan dengan sesama profesional di bidang teknologi.

Dicoding Connect menghadirkan sesi talkshow, workshop, dan networking session yang bertujuan memperluas wawasan serta membuka peluang kolaborasi di industri digital.

Wamenekraf Irene menekankan pentingnya penguasaan bahasa asing, terutama dalam dunia digital. Menurutnya, keterbatasan dalam berbahasa Inggris masih menjadi tantangan bagi banyak masyarakat Indonesia.

“Kita harus belajar berbahasa agar dapat memajukan Indonesia. Kita harus relevan dengan dunia luar agar Indonesia tidak hanya dipandang sebagai pasar, melainkan mampu menjadi kreator,” ujar Irene.

Lebih lanjut, Irene mengungkapkan program Kemenekraf dalam mendorong dunia digital, salah satunya melalui program “Emak-Emak Matic” (Emak-Emak Melek Teknologi).

Program ini bertujuan menjangkau seluruh lapisan masyarakat, terutama ibu rumah tangga dan mereka yang tidak memiliki akses ke pendidikan tinggi. Sejak diluncurkan tahun lalu, program ini telah berjalan di enam kota dan ditargetkan menjangkau 40 kota pada 2025.

“Program ini bertujuan menjangkau masyarakat yang tidak mampu melanjutkan ke universitas, serta memberdayakan ibu-ibu di rumah. Dengan kekuatan emak-emak, program ini akan terus dikembangkan dan menjangkau lebih banyak kota di tahun 2025,” tambahnya.

Selain itu, Irene juga menyoroti kehadiran ‘Global Game Jam’ pada Januari lalu, di mana dalam 48 jam para developer berhasil menciptakan prototipe gim yang diaktivasi di 12 kota di Indonesia.

Hasil prototipe ini nantinya akan dikembangkan dan diadaptasi di ruang-ruang publik sebagai permainan di setiap pojok gim.

Sementara itu, CEO Dicoding, Narenda Wicaksono, mengungkapkan bahwa ada dua tantangan utama dalam industri digital di Indonesia.

Pertama, sebagai negara yang luas, potensi ekonomi Indonesia tersebar di berbagai pulau, sehingga membutuhkan lebih banyak talenta digital di berbagai wilayah.

Kedua, kontribusi kecerdasan buatan (AI) terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia masih di bawah negara maju.

“Dua tantangan utama yang kami angkat adalah luasnya wilayah Indonesia yang memerlukan talenta digital di berbagai daerah, serta kontribusi AI terhadap PDB yang masih rendah dibandingkan negara maju. Kita harus berupaya meningkatkan hal ini agar Indonesia dapat bersaing di tingkat global,” ujar Narenda.

Ia juga menyampaikan bahwa kontribusi sektor teknologi informasi (IT) terhadap PDB Indonesia saat ini berada di angka 4,34 persen, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) pada 2024.

Sebagai perbandingan, di negara maju seperti Amerika Serikat dan Tiongkok, angka tersebut berkisar antara 8-10 persen.

“Kita perlu meningkatkan digitalisasi, baik dalam jumlah maupun kualitas talenta digital. Dicoding akan terus berkolaborasi dengan berbagai kementerian, termasuk Kemenekraf, untuk mempercepat pertumbuhan industri digital di Indonesia,” tambahnya.

Share12SendTweet8
Previous Post

Kemenpar Serahkan Akreditasi Program Pelatihan Teknis Berbasis Kompetensi SDM Aparatur pada Pemprov Kaltim

Next Post

Kepala Daerah yang Baru Dilantik, Diminta Ikut Kembangkan Ekraf

Next Post
Kepala Daerah yang Baru Dilantik, Diminta Ikut Kembangkan Ekraf

Kepala Daerah yang Baru Dilantik, Diminta Ikut Kembangkan Ekraf

Menekraf Taruh Harapan Besar kepada Goldfinch Indonesia di Pasar Asia Tenggara

Menekraf Taruh Harapan Besar kepada Goldfinch Indonesia di Pasar Asia Tenggara

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Lima Investor Teken Tujuh Kerja Sama Pemanfaatan Lahan di IKN

Lima Investor Teken Tujuh Kerja Sama Pemanfaatan Lahan di IKN

16 Januari 2026
Pertamina Jajaki Kerja Sama Strategis Dukung Ekosistem Berkelanjutan IKN

Pertamina Jajaki Kerja Sama Strategis Dukung Ekosistem Berkelanjutan IKN

16 Januari 2026
Nusantara Dilirik Akademisi Dunia Sebagai Model Kota Berkelanjutan

Nusantara Dilirik Akademisi Dunia Sebagai Model Kota Berkelanjutan

16 Januari 2026
Pemuda Lingkungan Tanam Harapan Lewat Gerakan Satu Bibit Sejuta Manfaat

Pemuda Lingkungan Tanam Harapan Lewat Gerakan Satu Bibit Sejuta Manfaat

16 Januari 2026
Presiden Resmikan 166 Sekolah Rakyat Perkuat Akses Pendidikan Hingga Wilayah 3T

Presiden Resmikan 166 Sekolah Rakyat Perkuat Akses Pendidikan Hingga Wilayah 3T

15 Januari 2026

POPULAR

  • Pembangunan Superblok Pakuwon di IKN Segera Dimulai Maret 2026

    Pembangunan Superblok Pakuwon di IKN Segera Dimulai Maret 2026

    48 shares
    Share 19 Tweet 12
  • Jaringan Konektivitas Jalan Tol Trans Sumatera dan Kesiapan Tol Fungsional

    80 shares
    Share 32 Tweet 20
  • Kementerian PU Targetkan Pembangunan 1.606 Unit Huntara di Aceh dan Tapanuli Selatan Tuntas Sebelum Ramadhan

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
  • Poco Umumkan Peluncuran Poco M8 Dengan Layar Lengkung 3D Tahan Ekstrem

    21 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Akses Internet Desa Kalimantan Timur Capai 95 Persen

    18 shares
    Share 7 Tweet 5

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.