Seluma, Kabar SDGs – Kapolsek Sukaraja, IPTU Catur Teguh Susanto, S.H., bersama dengan Kanit Binmas Polsek Sukaraja, AIPTU Eko Budi, melakukan pengawasan terhadap penanaman jagung di lahan ketahanan pangan yang memanfaatkan sistem tumpang sari di kebun sawit di Desa Riak Siabun, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Seluma, pada Sabtu petang, sekitar pukul 16.00 WIB.
Kegiatan ini merupakan bagian dari inisiatif ketahanan pangan nasional yang bertujuan untuk mendukung program unggulan Presiden Republik Indonesia. Melalui inisiatif ini, Polsek Sukaraja berkontribusi langsung dalam meningkatkan ketahanan pangan lokal, dengan memaksimalkan penggunaan lahan yang tersedia.
Saat ini, total lahan jagung yang sudah ditanam mencapai 7,4 hektare dari total 10 hektare yang direncanakan. Beberapa bagian masih belum ditanami karena keberadaan tanaman semangka dan kondisi tanah yang berlumpur. Proses pengolahan lahan masih berlangsung untuk memastikan semua area dapat dimanfaatkan secara maksimal.
Kapolsek Sukaraja, IPTU Catur Teguh Susanto, S.H., menyatakan, “Inisiatif ketahanan pangan ini sangat krusial untuk meningkatkan kemandirian pangan masyarakat. Dengan penggunaan lahan yang produktif, kami berharap dapat memberikan dampak positif langsung bagi kesejahteraan masyarakat, khususnya dalam menghadapi tantangan ketahanan pangan yang ada.”
Sementara itu, Kanit Binmas Polsek Sukaraja, AIPTU Eko Budi, menambahkan, “Kami tetap berkomitmen untuk mendukung program pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan. Dengan aktivitas ini, kami berharap dapat menumbuhkan kesadaran di kalangan masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan sumber daya alam secara berkelanjutan dan produktif.”
Polsek Sukaraja bertekad untuk terus mendukung ketahanan pangan serta memastikan pemanfaatan lahan secara produktif guna meningkatkan kesejahteraan warga. Program ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif, tidak hanya bagi masyarakat setempat, tetapi juga untuk mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan.
Dengan keterlibatan Polsek Sukaraja dalam kegiatan ini, diharapkan dapat memotivasi masyarakat untuk lebih aktif dalam pengelolaan lahan secara produktif dan memanfaatkan potensi sumber daya alam yang ada untuk kesejahteraan bersama.












Discussion about this post