• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
26 April 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY

Presiden Beberkan 3 Aspek Utama untuk Landasan Mencapai Visi Indonesia Emas 2045

by SDGS Admin
16 Juni 2023
Presiden Beberkan 3 Aspek Utama untuk Landasan Mencapai Visi Indonesia Emas 2045
33
SHARES
206
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

JAKARTA, KabarSDGs – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan, terdapat setidaknya tiga aspek utama yang akan menjadi landasan untuk mencapai visi Indonesia Emas 2045. Pernyataan ini disampaikan oleh Presiden Jokowi dalam peluncuran Rancangan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2025-2045 pada Kamis (15/06/2023) di Djakarta Theater, Jakarta.

Ia menerangkan, pertama-tama, stabilitas bangsa dan negara menjadi hal yang harus tetap terjaga. Presiden mengungkapkan bahwa tidak ada negara yang mampu mencapai kemakmuran jika kondisinya tidak stabil.

BACA JUGA

Merdeka Run Jadi Energi Baru Menuju Indonesia Emas 2045

Merdeka Run Jadi Energi Baru Menuju Indonesia Emas 2045

24 Agustus 2025
Kebersihan & Keberlanjutan, Fondasi Pariwisata Indonesia ke Depan

Kebersihan & Keberlanjutan, Fondasi Pariwisata Indonesia ke Depan

8 Agustus 2025
IKADIM Luncurkan Agenda Strategis untuk SDM Unggul Menuju Indonesia Emas

IKADIM Luncurkan Agenda Strategis untuk SDM Unggul Menuju Indonesia Emas

5 Agustus 2025

Kedua, kontinuitas dan kesinambungan dalam kepemimpinan dianggap penting. Presiden menyatakan bahwa kepemimpinan dalam sebuah bangsa mirip dengan tongkat estafet yang harus dilanjutkan, bukan dimulai dari awal setiap kali terjadi pergantian kepemimpinan.

“Kepemimpinan itu ibarat tongkat estafet, bukan meteran pom bensin. Kalau meteran pom bensin, dimulai lagi dari nol. Apakah kita ingin seperti itu? Tentu tidak. Kita tidak boleh seperti meteran pom bensin. Seharusnya, dari TK, SD, SMP, kita harus melanjutkan kepemimpinan ini ke SMA, universitas. Kemudian, kepemimpinan berikutnya melanjutkan ke S2, S3, dan seterusnya. Haruslah begitu. Kita tidak boleh mundur-mundur atau maju-mundur secara tidak konsisten,” ujarnya.

Selain itu, Presiden Jokowi juga menekankan pentingnya hilirisasi industri sebagai langkah maju bagi Indonesia. Jika hilirisasi berhasil, Indonesia akan melompat jauh dalam pembangunan. Misalnya, melalui hilirisasi mineral, Indonesia dapat membangun ekosistem baterai kendaraan listrik. Dulu, Indonesia hanya mengekspor bahan mentah, seperti nikel, tetapi dengan hilirisasi, nikel dapat diolah menjadi kathode, prekursor, atau bahkan baterai lithium.

Ia menjelaskan, orientasi pembangunan yang berpusat pada Indonesia juga perlu ditekankan, seperti dengan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN), yang diharapkan dapat mendorong pemerataan ekonomi di seluruh Indonesia. Presiden menjelaskan bahwa 56 persen penduduk Indonesia berada di Jawa, dan 58 persen Produk Domestik Bruto (PDB) juga dihasilkan di Jawa.

“Oleh karena itu, kita perlu mengurangi beban dan mewujudkan pemerataan. Hal ini tidak dapat dicapai dalam satu atau dua tahun, tetapi kita harus melihat jauh ke depan. Oleh karena itu, hilirisasi dan pembangunan IKN harus diperkuat, dilanjutkan, dan ditingkatkan,” ungkapnya.

Ia melanjutkan, hal ketiga yang menjadi fokus adalah sumber daya manusia (SDM), yang merupakan kekuatan utama bagi bangsa Indonesia. Presiden menekankan bahwa SDM merupakan kekuatan besar, bukan hanya dari segi jumlah, tetapi juga kualitasnya, termasuk fisik, keterampilan, produktivitas, dan disiplin karakter.

“Hal ini harus diperbaiki secara menyeluruh, termasuk penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi,” pungkas Presiden Jokowi.

Share13SendTweet8
Previous Post

Uji Kecepatan Capai 220 km perjam, Kereta Cepat Siap Beroperasi

Next Post

Ketua Pengarah BNPP: Pembangunan Perbatasan Merupakan Prioritas Nasional

Next Post
Ketua Pengarah BNPP: Pembangunan Perbatasan Merupakan Prioritas Nasional

Ketua Pengarah BNPP: Pembangunan Perbatasan Merupakan Prioritas Nasional

Jambore Olahraga Masyarakat Purwakarta 2023 Dihadiri Bupati hingga Menpora

Jambore Olahraga Masyarakat Purwakarta 2023 Dihadiri Bupati hingga Menpora

Discussion about this post

NEWS UPDATE

MitMe Fest 2026 Dorong UMKM Naik Kelas Berbasis Digital

MitMe Fest 2026 Dorong UMKM Naik Kelas Berbasis Digital

26 April 2026
Proyek Migas Manpatu Balikpapan Masuk Fast Track

Proyek Migas Manpatu Balikpapan Masuk Fast Track

26 April 2026
Koperasi Korpri Beriman Balikpapan Catat Laba Miliaran

Koperasi Korpri Beriman Balikpapan Catat Laba Miliaran

26 April 2026
Kartini Holistic Living Ajak Perempuan Peduli Kesehatan

Kartini Holistic Living Ajak Perempuan Peduli Kesehatan

26 April 2026
RSUD Subandi Jember Jadi Rujukan Regional

RSUD Subandi Jember Jadi Rujukan Regional

26 April 2026

POPULAR

  • Harga Minyakita Naik Tipis Lampaui HET

    Harga Minyakita Naik Tipis Lampaui HET

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Maestro Patung Yusman Sempurnakan Chattra Borobudur

    28 shares
    Share 11 Tweet 7
  • KBRI Tokyo Pantau WNI Pasca Gempa Jepang

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Pemerintah Antisipasi Kelangkaan BBM Dengan Transportasi Publik

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Gunadarma Mulai Kuliah Perdana di IKN

    18 shares
    Share 7 Tweet 5

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.