• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
25 April 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY

GEMPA NTT Tolak KTT ASEAN di Labuan Bajo, Ini Alasannya

by SDGS Admin
2 Mei 2023
GEMPA NTT Tolak KTT ASEAN di Labuan Bajo, Ini Alasannya
54
SHARES
336
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

JAKARTA, KabarSDGs – Gerakan Mahasiswa dan Petani NTT (Gempa NTT) tegas menolak KTT ASEAN di Labuan Bajo. Hal itu dikarenakan putra-putri NTT lebih membutuhkan anggaran untuk revolusi pendidikan, bukan hanya sekadar mengakomodasi antusiasme masyarakat sifatnya hanya sesaat.

Koordinator Gempa NTT Yohanes mengatakan, KTT Asean di Labuan Bajo otomatis menggerus banyak annggaran APBN, khususnya untuk bangun jalan-jalan dan infrastruktuk penunjang lain.

BACA JUGA

Ditjen Hubla Uji Petik Angkutan Lebaran 2026 di Labuan Bajo

Ditjen Hubla Uji Petik Angkutan Lebaran 2026 di Labuan Bajo

31 Januari 2026
Bioskop Alternatif Kini Hadir di Labuan Bajo

Bioskop Alternatif Kini Hadir di Labuan Bajo

19 November 2025
Jaga Ekosistem Laut, ASDP Tanam 30 Media Terumbu Karang di Surga Bawah Laut Labuan Bajo

Jaga Ekosistem Laut, ASDP Tanam 30 Media Terumbu Karang di Surga Bawah Laut Labuan Bajo

23 Mei 2025

“Harusnya KTT ASEAN digelar di wilayah yang telah maju seperti di wilayah Jawa ataupun Jakarta. Hal itu agar tidak menguras banyak anggaran APBN. Jadi, anggaran tersebut bisa dialokasikan untuk membiayai anak putus sekolah di NTT. Perbaiki sekolah-sekolah rusak di NTT,” ujarnya dalam siaran tertulisnya pada Selasa (2/5/2023).

Ia melanjutkan, pada prinsipnya, pihaknya tetap dukung soal KTT ASEAN. Akan tetapi tempatnya bukan di daerah Labuan Bajo.

“Kami dukung di daerah lain yang sudah siap. Agar apa? Biar anggaran pembangunan penunjang fasilitas itu bisa gunakan untuk hal yang lebih krusial di daerah  NTT,” tegas Yohanes.

Ia menambahkan, jika pemerintah tampak ingin adil memperhatikan NTT, harusnya tuan rumahnya bukan di Labuan Bajo, melainkan daerah-daerah NTT lain yang belum familiar di telinga publik namun memiliki spot yang juga tak kalah menariknya dengan Labuan Bajo. Bahkan dengan demikian, lanjutnya, daerah tersebut bisa lebih maju karena sarana prasarananya ikut di bangun sebagai penunjang.

“NTT bukan Labuan Bajo saja, masih banyak wilayah lain. Kalau mau adil laksanakan KTT ASEAN di pulau lain. Seperti Pulau Rote, Alor, Sumba, Timor dll. Sehingga APBN untuk bangun fasilitas penunjang seperti infrastruktur jalan dll di wilayah-wilayah itu juga bisa di bangun,” jelas Yohanes.

Ia menerangkan, putra-putri NTT  butuh kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, kuliah gratis bagi mahasiswa, serta jaminan lapangan kerja untuk sarjana.

“Kalau KTT ASEAN di Labuan Bajo hanya menguntungkan kalangan elit, seperti pemilik resort dan pengusaha di sana. Sementara orang miskin tetap miskin tak ada perubahan. GEMPA NTT sedang konsolidasi gelar aksi tolak KTT ASEAN di Labuan Bajo, Tugu Jogja, dan sejumlah wilayah lainnya di NTT,” pungkas Yohanes.

Share22SendTweet14
Previous Post

Indonesia Ikut Arabian Travel Market Dubai 2023, untuk Gaet Wisatawan Mancanegara

Next Post

Pertamina Foundation dan KitaBisa.com Ajak Masyarakat Tanam 1000 Pohon dari Rumah Melalui Donasi

Next Post
Pertamina Foundation dan KitaBisa.com Ajak Masyarakat Tanam 1000 Pohon dari Rumah Melalui Donasi

Pertamina Foundation dan KitaBisa.com Ajak Masyarakat Tanam 1000 Pohon dari Rumah Melalui Donasi

Presiden Jokowi Pimpin Rapat Terbatas tertkait Penyelesaian Non Yudisial Pelanggaran HAM Berat

Presiden Jokowi Pimpin Rapat Terbatas tertkait Penyelesaian Non Yudisial Pelanggaran HAM Berat

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Direktur Utama PTP Nonpetikemas Raih Penghargaan “Most Innovation” dalam Indonesia Best 50 CEO Awards 2026

Direktur Utama PTP Nonpetikemas Raih Penghargaan “Most Innovation” dalam Indonesia Best 50 CEO Awards 2026

25 April 2026
Geliat Industri Kustom Otomotif, Pemerintah Dorong Penguatan untuk Ekspor

Geliat Industri Kustom Otomotif, Pemerintah Dorong Penguatan untuk Ekspor

25 April 2026
Erau Kutai Timur 2026 Siap Digelar Di Sangatta

Erau Kutai Timur 2026 Siap Digelar Di Sangatta

25 April 2026
Sektor Ekonomi Kreatif Relevan untuk Gen Z, Menteri Ekraf Spill 3 Jurus Bikin UMKM Naik Kelas

Sektor Ekonomi Kreatif Relevan untuk Gen Z, Menteri Ekraf Spill 3 Jurus Bikin UMKM Naik Kelas

25 April 2026
Bupati Mojokerto Soroti Ketidaktepatan Penyaluran Bansos

Bupati Mojokerto Soroti Ketidaktepatan Penyaluran Bansos

25 April 2026

POPULAR

  • Harga Minyakita Naik Tipis Lampaui HET

    Harga Minyakita Naik Tipis Lampaui HET

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Maestro Patung Yusman Sempurnakan Chattra Borobudur

    28 shares
    Share 11 Tweet 7
  • KBRI Tokyo Pantau WNI Pasca Gempa Jepang

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Pemerintah Antisipasi Kelangkaan BBM Dengan Transportasi Publik

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Gunadarma Mulai Kuliah Perdana di IKN

    18 shares
    Share 7 Tweet 5

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.