• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
27 September 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY LINGKUNGAN

Sidomulyo Siap Menjadi Desa Tangguh Bencana, 10 Indikator Terpenuhi

by SDGS Admin
21 Desember 2022
Sidomulyo Siap Menjadi Desa Tangguh Bencana, 10 Indikator Terpenuhi
35
SHARES
221
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

PACITAN, KabarSDGs – Desa Sidomulyo yang berada di Kecamatan Ngadirejo, Kabupaten Pacitan, Provinsi Jawa Timur merupakan salah satu desa di Tanah Air yang rawan terhadap bahaya tsunami. Warga masyarakat membangun kesiapsiagaanya dengan memenuhi 10 indikator sebagai desa tangguh bencana (destana).

Kepala Desa Sidomulyo Agus Sugianto menjelaskan komitmen warganya di hadapan perwakilan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), kementerian/lembaga terkait dan peserta sosialisasi Indonesia Disaster Resilience Initiatives Project (IDRIP) dari 17 provinsi dan 30 wilayah administrasi tingkat kabupaten maupun kota.

BACA JUGA

Kementerian PU Salurkan 23,2 Juta Liter Air Bersih Hadapi Kekeringan di Jateng dan Jatim

Kementerian PU Salurkan 23,2 Juta Liter Air Bersih Hadapi Kekeringan di Jateng dan Jatim

18 September 2026
Pembangunan Sekolah Rakyat di Pacitan Capai 50%, Kementerian PU Percepat Penyelesaian

Pembangunan Sekolah Rakyat di Pacitan Capai 50%, Kementerian PU Percepat Penyelesaian

19 Mei 2026
Pastikan Kesiapan Jalan Nasional di Jawa Timur, Menteri Dody: Perbaikan Tuntas H-10 Lebaran

Pastikan Kesiapan Jalan Nasional di Jawa Timur, Menteri Dody: Perbaikan Tuntas H-10 Lebaran

2 Maret 2026

“Kami berkomitmen membangun desa yang namanya desa tangguh bencana. Lalu ada 10 indikator yang harus kami lalui,” ujar Agus di Balai Desa Sidomulyo, beberapa waktu yang lalu.

Ia menerangkan, 10 indikator untuk membangun desa tangguh bencana yang pertama adalah penilaian yang bertujuan untuk mengetahui tingkat ketangguhan desa.

Agus menjelaskan, penilaian indikator ini dilakukan secara partisipatif oleh warga Desa Sidomulyo. Tingkatan desa dengan penilaian yang terpenuhi terbagi dalam tiga tingkatan, yaitu pratama, madya dan utama.

“Berdasarkan penilaian yang telah dilakukan pada tahun ini, Desa Sidomulyo memiliki nilai indeks 80,75. Nilai tersebut menempatkan desa ini pada tingkat madya,” ungkapnya.

Ia melanutkan, indikator kedua adalah penyusunan peta risiko desa berbasis partisipatif. Melalui fasilitator, warga desa diajak untuk mendiskusikan potensi ancaman bahaya, tingkat ancaman, karakternya serta tingkat risiko. Di samping itu, warga juga diajak untuk mengidentifikasi kapasitas dan kerentanan.

“Hasil diskusi divisualkan dengan gambar peta risiko. Diskusi pun berlangsung secara inklusif sehingga warga dapat mengidentifikasi kelompok prioritas di wilayah ini, sehingga dapat memetakan dengan lebih detail pada peta tersebut,” beber Agus.

Ketiga, peringatan dini berbasis komunitas. Pada indikator ini, diseminasi informasi kebencanaan inklusif pemerintah ke masyarakat menjadi salah satu kunci pengurangan risiko. Desa Sidomulyo menggabungkan pemanfaatan teknologi modern dan tradisional untuk peringatan dini.

Sirine peringatan dini tsunami terhubung dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pacitan. Selain itu, warga setempat memanfaatkan kentongan untuk peringatan dini. Bunyi dengan ketukan tertentu dilatihkan oleh warga sehingga mereka dapat mengenali informasi maupun respons yang diharapkan.

Keempat, penyusunan rencana evakuasi mandiri. Warga akan mendesain rencana evakuasi sesuai dengan lingkungan sekitar. Warga Sidomulyo pun secara swadaya membuat tanda evakuasi secara mandiri. Akses jalan setapak dipersiapkan secara gotong royong sehingga warga dapat memahami jalur evakuasi tersebut. Di sisi lain, mereka mengetahui rencana evakuasi yang disusun dengan memperhatikan kelompok prioritas.

Kelima, pembentukan forum pengurangan risiko bencana (PRB) desa. Kepala Desa telah menetapkan keputusan dengan memikirkan langkah-langkah PRB di wilayahnya. Warga yang berpartisipasi dalam forum ini dikuatkan melalui keputusan Desa Sidomulyo.

Keenam, pembentukan dan pengembangan relawan penanggulangan bencana. Tugas warga yang tergabung dalam kerelawanan ini mencakup pada fase pra, saat dan pascabencana. Dengan adanya tim relawan, warga dapat memposisikan diri sesuai dengan kompetensi dan koordinasi dengan berbagai pihak.

Ketujuh, rencana aksi komunitas. Melalui rencana aksi, warga masyarakat dapat mengidentifikasi kapasitas yang dimiliki serta meminimalkan risiko. Setiap keluarga memiliki rencana aksi yang berbeda, tentu disesuaikan dengan kapasitas atau pun kondisi di dalam keluarga, misal dalam keluarga ada kelompok prioritas.

Indikator selanjutnya yaitu keluarga tangguh bencana atau katana. Komunitas desa ini telah mendorong warganya untuk membangun katana. Dengan adanya katana, setiap anggota keluarga diharapkan mampu untuk mengidentifikasi sistem peringatan dini dan rencana evakuasi berbasis keluarga.

Kesembilan, mitigasi struktural dan non-struktural. Salah satu kegiatannya yaitu penanaman mangrove di Pantai Soge. Pada Minggu lalu (18/12) sebanyak 200 bibit mangrove ditanam di pantai ini. Target BPBD Kabupaten Pacitan akan menanam 2.000 bibit sepanjang pantai sebagai upaya mitigasi vegetasi menghadapi bahaya tsunami.

Terakhir yakni kesesepuluh, latihan atau simulasi rencana evakuasi. Warga Desa Sidomulyo secara rutin melakukan simulasi evakuasi. Simulasi ini untuk melatih respons terhadap peringatan dini dan upaya evakuasi mandiri, khususnya menghadapi ancaman bahaya tsunami.

Diketahui, Desa Sidomulyo merupakan salah satu desa dari total 180 desa yang menjadi target penerima manfaat program IDRIP. Dalam rangkaian sosialiasi IDRIP untuk kesiapsiagaan dan resiliensi terhadap bahaya gempa bumi dan tsunami, BNPB dan BMKG mengundang perwakilan kementerian/lembaga terkait serta BPBD provinsi dan kabupaten dan kota terpilih program IDRIP untuk melihat pencapaian Desa Sidomulyo sebagai desa tangguh bencana tsunami.

Sementara itu, Sekretaris Utama BNPB Dr. Lilik Kurniawan S.T., M.Si. berpesan kepada para perwakilan kementerian/lembaga, pencapaian desa yang dikunjungi itu dapat dijadikan model dan direplikasi, tentunya disesuaikan dengan karakteristik masing-masing daerah. Ia berharap, Desa Sidomulyo dapat memenuhi indikator sebagai desa tangguh bencana tsunami atau tsunami ready.

“Pencapaian Desa Sidomulyo sejauh ini tidak terlepas dari peran dan pendampingan BPBD Kabupaten Pacitan,” ungkapnya.

Share14SendTweet9
Previous Post

Produksi Garam dapat Didongkrak dengan Mengoptimalkan Teknologi

Next Post

BMKG: Cuaca Ekstrem Harus Diwaspadai Selama Periode Nataru

Next Post
BMKG: Cuaca Ekstrem Harus Diwaspadai Selama Periode Nataru

BMKG: Cuaca Ekstrem Harus Diwaspadai Selama Periode Nataru

Pembangunan Labersa Kaldera Resor di Sumatera Utara Diresmikan 4 Menteri

Pembangunan Labersa Kaldera Resor di Sumatera Utara Diresmikan 4 Menteri

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Siswa Aceh Belajar Teknik Membuat Ecoprint

Siswa Aceh Belajar Teknik Membuat Ecoprint

26 September 2026
Soiree Gigs Vol.2 Hadirkan Orkes Silampukau

Soiree Gigs Vol.2 Hadirkan Orkes Silampukau

26 September 2026
Balikpapan Catat 1310 Kasus Diare Pada September 2026

Balikpapan Catat 1310 Kasus Diare Pada September 2026

26 September 2026
LABA Masuk Bisnis Baterai Kendaraan Listrik

LABA Masuk Bisnis Baterai Kendaraan Listrik

26 September 2026
ASDP Hadir dalam Duka, Sampaikan Tali Kasih bagi Keluarga Korban KM Arupadhatu

ASDP Hadir dalam Duka, Sampaikan Tali Kasih bagi Keluarga Korban KM Arupadhatu

25 September 2026

POPULAR

  • Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    3438 shares
    Share 1375 Tweet 860
  • Kemenpar Perkuat Persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Indonesia

    3116 shares
    Share 1246 Tweet 779
  • Cargill Raih Gold Award ISDA Berkat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

    3128 shares
    Share 1251 Tweet 782
  • PTBA Buka Pendaftaran Program BIDIKSIBA 2026

    3078 shares
    Share 1231 Tweet 770
  • Minamas Plantation Berbagi dengan Anak Yatim di Pekanbaru

    3114 shares
    Share 1246 Tweet 779

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.