• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
20 April 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY KESRA

BMKG Pasang Perangkat Informasi Tiap Posko di Mamuju

Antisipasi Potensi Gempa Susulan

by Editor
19 Januari 2021
19.435 Warga Sulbar Mengungsi Pascagempa M6,2

Sejumlah bangunan rumah warga yang rusak parah akibat gempa M6,2 di Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, Minggu (17/1/2021). Foto: Humas BNPB

36
SHARES
225
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

JAKARTA, KabarSDGs — Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat hingga Senin, 18 Januari 2021, Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) telah diguncang gempabumi 31 kali.

“Gempa pertama terjadi pada Kamis (14/1) pukul 14.35 Wita dengan kekuatan M5,9, lalu pada Jumat (15/1) pukul 02.28 Wita dengan kekuatan M6,2, dan pada Sabtu (16/1) pukul 07.32 Wita dengan kekuatan M5,0 serta pada Senin (18/1) pukul 11.11 dengan kekuatan M4,2,” jelas Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Raditya Jati dalam keterangan resmi yang diterima KabarSDGs, Selasa (19/1/2021).

BACA JUGA

BMKG Peringatkan Potensi Karhutla Awal Februari

BMKG Peringatkan Potensi Karhutla Awal Februari

1 Februari 2026
Antisipasi Cuaca Ekstrem, ASDP, BMKG dan Forkopimda Gelar Rakor Kelancaran Penyeberangan Ketapang-Gilimanuk

Antisipasi Cuaca Ekstrem, ASDP, BMKG dan Forkopimda Gelar Rakor Kelancaran Penyeberangan Ketapang-Gilimanuk

4 April 2025
Cuaca Ekstrem, ASDP Tingkatkan Kewaspadaan dan Penumpang Diimbau Atur Waktu Perjalanan

Cuaca Ekstrem, ASDP Tingkatkan Kewaspadaan dan Penumpang Diimbau Atur Waktu Perjalanan

17 Maret 2024

Menurut dia, BMKG melaporkan gempabumi tektonik yang mengguncang wilayah Majene, Sulawesi Barat, merupakan jenis gempa kerak dangkal atau _shallow crustal earthquake_ yang diakibatkan adanya aktivitas sesar aktif sehingga potensi gempa susulan diprakirakan masih akan terjadi.

Kepala Pusat Seismologi Teknik BMKG Rahmat Triyono mengatakan, BMKG telah memasang perangkat informasi diseminasi di setiap posko yang terdapat di Kabupaten Mamuju, sehingga rekan-rekan yang ada di posko mendapatkan informasi sesegera mungkin, kurang lebih 2-3 menit setelah kejadian gempa bumi,” ucap Rahmat dalam video conference dari Posko Penanganan Darurat Gempa Bumi Sulawesi Barat di Kompleks kantor Gubernur Sulbar.

Rahmat mengungkapkan, setiap terjadi bencana seringkali terdapat informasi yang simpang siur atau tidak akurat yang menimbulkan kepanikan serta beredarnya isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.

“Informasi yang simpang siur akan menimbulkan keresahan sekaligus kepanikan masyarakat dengan isu yang belum tentu benar atau _hoax_, seperti misalnya apabila terjadi guncangan sedikit saja pasti akan membuat keresahan masyarakat semakin meningkat,” ungkap Rahmat.

Rahmat berharap dengan adanya pemasangan perangkat ini, informasi dari BMKG dapat tersampaikan dengan cepat dan akurat serta digunakan sebagai acuan dalam bertindak menghadapi potensi gempa susulan.

BMKG juga telah memasang peralatan untuk melakukan perhitungan percepatan pergerakan tanah di sekitar Mamuju serta melakukan pemetaan sebaran kerusakan. Selain itu, akan dilakukan pemeriksanaan ke lapangan terhadap informasi peta guncangan.

 

Tren Gempabumi Sulawesi Barat

BMKG juga menginformasikan tren gempabumi yang terjadi di Sulawesi Barat sangat jarang sekali dan harapannya hal ini tidak akan berlangsung lama.

“Gempa bumi (Sulbar) yang terjadi sekarang sangat berbeda dengan gempa bumi yang terjadi di Palu karena percepatan pergerakan sesarnya gempa bumi Palu dan Mamuju sangat berbeda, di Palu sekitar 35mm/tahun sedangkan di Mamuju sekitar 10-15mm/tahun. Tentunya tingkat aktivitas di Mamuju sangat jauh berbeda pergeserannya dengan di Palu,” jelasnya.

BMKG mencatat gempa susulan yang terjadi di Palu mencapai ratusan bahkan ribuan kali dalam sehari. Sedangkan Mamuju hingga hari Senin (18/1) hanya terdapat 31 kali gempa bumi dan sebagian besar tidak dirasakan. Berdasarkan data tersebut, BMKG belum mampu menyimpulkan bahwa kapan gempa susulan akan berakhir.

“Apabila trennya masih tinggi dan jumlah hari akan semakin panjang, itu artinya gempa susulannya juga akan panjang. Namun di tabel BMKG sudah menurun drastis, harapannya hal ini tidak akan berlangsung lama,” ucap Rahmat.

Rahmat menjelaskan potensi adanya gempa susulan merupakan bagian dari pelepasan energi.

Share14SendTweet9
Previous Post

900 Warga Cisarua Bogor Diterjang Banjir Bandang

Next Post

Polisi Jaga Toko Retail-SPBU Selama Darurat Gempa Sulbar

Next Post
Polisi Jaga Toko Retail-SPBU Selama Darurat Gempa Sulbar

Polisi Jaga Toko Retail-SPBU Selama Darurat Gempa Sulbar

6.619 Jiwa Terdampak Banjir di Kabupaten Pekalongan

6.619 Jiwa Terdampak Banjir di Kabupaten Pekalongan

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Harga Minyakita Naik Tipis Lampaui HET

Harga Minyakita Naik Tipis Lampaui HET

19 April 2026
Madrasah Aceh Masuk Top 100 Sekolah Nasional

Madrasah Aceh Masuk Top 100 Sekolah Nasional

19 April 2026
Diskusi Buku Angkat Sejarah Kopi dan Ketimpangan Sosial

Diskusi Buku Angkat Sejarah Kopi dan Ketimpangan Sosial

19 April 2026
Harga Kedelai Impor Naik Bebani Perajin Tahu Tempe

Harga Kedelai Impor Naik Bebani Perajin Tahu Tempe

19 April 2026
Pasar Sawojajar Didorong Jadi Pasar Modern Digital

Pasar Sawojajar Didorong Jadi Pasar Modern Digital

18 April 2026

POPULAR

  • Perpanjangan Jalur KRL Menuju Karawang Segera Dibangun

    Perpanjangan Jalur KRL Menuju Karawang Segera Dibangun

    22 shares
    Share 9 Tweet 6
  • Maestro Patung Yusman Sempurnakan Chattra Borobudur

    22 shares
    Share 9 Tweet 6
  • Danantara Bentuk Anak Usaha Kelola Sampah Jadi Energi

    21 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Lampung Siapkan PLTSa Kapasitas Seribu Ton Per Hari

    24 shares
    Share 10 Tweet 6
  • BRI Alihkan Kepemilikan Anak Usaha Investasi Ke Danantara

    20 shares
    Share 8 Tweet 5

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.