• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
26 September 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY EKONOMI

Sebagian Besar Masyarakat Setuju Harga Rokok Harus Mahal

by Editor
24 Oktober 2020
Sebagian Besar Masyarakat Setuju Harga Rokok Harus Mahal

Menko PMK Muhadjir Effendy. Foto: KabarSDGs|Pulina Nityakanti Pramesi

30
SHARES
186
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

JAKARTA, KabarSDGs — Sebanyak 95 persen masyarakat Indonesia setuju dengan kenaikan tarif cukai tembakau sebagai langkah efektif mengurangi konsumsi tembakau di Indonesia. Angka ini hasil akhir dari Pemilu Harga yang dihitung pada acara Malam Penghitungan Suara Festival Pemilu Harga, Jumat (23/10/2020).

“Masalah rokok menjadi salah satu halangan dalam pemenuhan Nawacita Pemerintahan Presiden Joko Widodo periode 2020-2024. Poin yang paling relevan upaya peningkatan kualitas manusia Indonesia, pembangunan yang merata dan berkeadilan, serta kemajuan budaya yang mencerminkan kepribadian bangsa,” kata Menko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy pada Malam Perhitungan Suara Festival Pemilu Harga, di Jakarta, Jumat (23/10/2020).

BACA JUGA

Saat Belanja Rokok Bersaing dengan Pengeluaran Untuk Daging

Saat Belanja Rokok Bersaing dengan Pengeluaran Untuk Daging

28 Januari 2025
Menko PMK: Ardex 2023 Salah Satu Program untuk Wujudkan Ketangguhan Bencana yang Berkelanjutan

Menko PMK: Ardex 2023 Salah Satu Program untuk Wujudkan Ketangguhan Bencana yang Berkelanjutan

1 Agustus 2023
Menko PMK Apresiasi CSR Award 2023 yang Diselenggarakan oleh B-Universe

Menko PMK Apresiasi CSR Award 2023 yang Diselenggarakan oleh B-Universe

4 Juni 2023

Pemerinta, kata Muhadjir, mengalami dilema perihal kebijakan tarif cukai tembakau. Harga rokok yang mahal memang akan mengurangi akses masyarakat terhadap rokok yang beredar di pasaran. Namun hal ini justeru dapat membentuk industri rokok illegal dengan harga yang jauh lebih murah. Rokok murah illegal ini dikhawatirkan justru membuat jumlah perokok meningkat, bertentangan dengan tujuan awal.

“Kontrol harga rokok oleh pemerintah ini tentu akan diiringi dengan upaya pengurangan konsumsi masyarakat terhadap di kebijakan lainnya. Salah satunya yang tengah kami rencanakan adalah BPJS tidak akan kami berikan kepada perokok. Bagaimana aturannya, ini masih kami bicarakan,” katanya.

Maya Kornelia dari Puan Muda menyatakan, rokok yang semula hanya menyasar laki-laki, kini juga mulai menyasar perempuan. Industri rokok menyasar perempuan lewat packaging bungkus dan bentuk rokok yang lebih tipis. Hal ini tentu menambah jumlah perokok aktif di generasi muda.

Sejak Agustus hingga Oktober ini, Center for Indonesia’s Strategic Development Initiatives (CISDI) melaksanakan Festival Pemilu Harga sebagai langkah sosialisasi kepada masyarakat perihal urgensi dinaikannya tarif cukai tembakau. Masyarakat dapat langsung ikut serta dalam pengendalian harga tembakau dengan melakukan voting apakah mereka setuju dengan harga rokok murah atau mahal lewat laman pulih kembali.org.

Keterlibatan masyarakat ini merupakan cerminan bahwa pengurangan konsumsi tembakau di Indonesia harus didukung oleh berbagai pihak, mulai dari masyarakat, pemerintah, aktivis, hingga akademisi.

Berbagai hiburan pun turut meramaikan acara ini, mulai dari live music, pembacaan puisi, pantomime, teatrikal anak, hingga stand-up comedy dari Fajar Nugra.

Acara ini diawali talkshow dengan berbagai narasumber yang mendukung kenaikan harga tembakau. Salah satunya Maya Kornelia dari Puan Muda yang membahas industri rokok dan kaitannya dengan perempuan. PULINA NITYAKANTI PRAMESI

Share12SendTweet8
Previous Post

“In The Sky”, Serunya Menikah di Bawah Langit Sidoarjo

Next Post

Kemparekraf Dorong Ekonomi Kreatif Jalin Kerja Sama Internasional

Next Post
Kemparekraf Dorong Ekonomi Kreatif Jalin Kerja Sama Internasional

Kemparekraf Dorong Ekonomi Kreatif Jalin Kerja Sama Internasional

Luminor Hotel Jember

Sambut Hari Pahlawan, Promo Djoeang Bisa Jadi Pilihan

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Balikpapan Catat 1310 Kasus Diare Pada September 2026

Balikpapan Catat 1310 Kasus Diare Pada September 2026

26 September 2026
LABA Masuk Bisnis Baterai Kendaraan Listrik

LABA Masuk Bisnis Baterai Kendaraan Listrik

26 September 2026
ASDP Hadir dalam Duka, Sampaikan Tali Kasih bagi Keluarga Korban KM Arupadhatu

ASDP Hadir dalam Duka, Sampaikan Tali Kasih bagi Keluarga Korban KM Arupadhatu

25 September 2026
Gaya Archive, Angkat Budaya Lewat Fesyen

Gaya Archive, Angkat Budaya Lewat Fesyen

25 September 2026
Pesan Keselamatan Datang dari Keluarga Pekerja

Pesan Keselamatan Datang dari Keluarga Pekerja

25 September 2026

POPULAR

  • Kemenpar Perkuat Persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Indonesia

    Kemenpar Perkuat Persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Indonesia

    3081 shares
    Share 1232 Tweet 770
  • Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    3400 shares
    Share 1360 Tweet 850
  • PTBA Buka Pendaftaran Program BIDIKSIBA 2026

    3044 shares
    Share 1218 Tweet 761
  • Minamas Plantation Berbagi dengan Anak Yatim di Pekanbaru

    3078 shares
    Share 1231 Tweet 770
  • Cargill Raih Gold Award ISDA Berkat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

    3088 shares
    Share 1235 Tweet 772

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.