• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
29 April 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home HOT NEWS

KCIC Prediksi Penumpang Whoosh Meningkat Pada Momen Pilkada

by Riski Yanti
26 November 2024
KCIC Prediksi Penumpang Whoosh Meningkat Pada Momen Pilkada
33
SHARES
209
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

KOSADATA – Hingga Selasa (26/11) sore, KCIC telah melayani lebih dari 16 ribu penumpang Whoosh ke berbagai tujuan.

Jumlah keberangkatan penumpang tersebut menunjukkan adanya peningkatan volume jika dibandingkan pada Selasa (19/11) pekan lalu, karena penjualan tiket akan terus bertambah seiring penjualan yang masih terus berjalan hingga jadwal Whoosh terakhir malam nanti.

BACA JUGA

Diskon Tiket Whoosh Hingga 50%

Diskon Tiket Whoosh Hingga 50%

27 April 2026
Seluruh Sensor Deteksi Kondisi Bahaya Berfungsi Normal

KCIC Tegaskan Keamanan Infrastruktur Tidak Bisa Ditawar

9 April 2026
Seluruh Sensor Deteksi Kondisi Bahaya Berfungsi Normal

Seluruh Sensor Deteksi Kondisi Bahaya Berfungsi Normal

5 April 2026

General Manager Corporate Secretary KCIC Eva Chairunisa mengatakan, untuk keberangkatan hari Rabu (27/11), KCIC melihat sudah mulai terjadi peningkatan pemesanan tiket Whoosh.

Sekitar 8.000 tiket sudah terjual untuk keberangkatan hari Rabu 27 November 2024. Peningkatan diprediksi akan terus terjadi melalui pembelian tiket go show pada esok hari.

“KCIC memprediksi momen Pilkada Serentak ini akan meningkatkan minat masyarakat yang akan menggunakan Whoosh hingga Rabu (27/11). Banyak penumpang Whoosh yang pergi dan pulang ke kota asal untuk mengikuti pilkada serentak maupun yang ingin memanfaatkan hari libur ini,” ujar Eva.

Untuk mengakomodir potensi peningkatan tersebut, setiap harinya KCIC mengoperasikan 48 jadwal perjalanan Whoosh per hari.

Pada jam sibuk di pagi dan sore hingga malam hari, headway antar perjalanan Whoosh mencapai hingga 30 menit sekali, sehingga masyarakat dapat merencanakan perjalanan mereka dengan lebih fleksibel.

Banyaknya jumlah perjalanan Whoosh yang tersedia, memberikan kemudahan kepada penumpang untuk mengatur perjalanan pulang-pergi di hari yang sama, memungkinkan mereka menyelesaikan urusan Pilkada di kota asal tanpa harus menginap.

Masyarakat bisa mendapatkan tiket Whoosh secara online melalui kanal resmi seperti aplikasi Whoosh, situs resmi hingga aplikasi mitra seperti KAI Access, Livin Mandiri, Brimo, BNI Mobile, dan tiket.com. Serta jalur offline seperti loket dan Ticket Vending Machine (TVM) di Stasiun.

Bagi penumpang yang ingin mengubah jadwalnya karena menyesuaikan dengan berbagai kebutuhan, KCIC juga memberikan fitur kemudahan reschedule tiket secara online.

Penumpang yang membeli tiket di aplikasi Whoosh atau web KCIC, dapat melakukan perubahan jadwal secara online melalui aplikasi Whoosh maksimal 2 jam sebelum keberangkatan.

“Dengan kecepatan dan berbagai kenyamanan yang ditawarkan, Whoosh menjadi pilihan utama untuk mobilitas masyarakat pada momen-momen penting salah satunya Pilkada Serentak yang akan dilaksanakan pada 27 November 2024.” Tutup Eva.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai perjalanan Whoosh, masyarakat dapat menghubungi Customer Service di Stasiun atau Contact Center KCIC melalui ke 150909, WhatsApp chat ke 0815-1032-0909, email ke cs@kcic.co.id, serta ⁠Instagram reply dan DM ke @keretacepat_id.

Share13SendTweet8
Previous Post

Wamenhan RI Pimpin Delegasi Indonesia Hadiri The 11th ADMM-Plus di Laos

Next Post

Menteri Bahlil Terima Menteri Energi UEA Bahas Percepatan Produksi LNG di Blok Andaman

Next Post
Menteri Bahlil Terima Menteri Energi UEA Bahas Percepatan Produksi LNG di Blok Andaman

Menteri Bahlil Terima Menteri Energi UEA Bahas Percepatan Produksi LNG di Blok Andaman

Pemerintah akan Sekolahkan 100 Dokter ke Luar Negeri demi Atasi Kekurangan Dokter Onkologi

Pemerintah akan Sekolahkan 100 Dokter ke Luar Negeri demi Atasi Kekurangan Dokter Onkologi

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Imbas Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur, Sejumlah Perjalanan Dibatalkan

Evakuasi Sarana Krl Masih Berlangsung di Bekasi Timur

29 April 2026
Pemerintah Perluas Akses Digital 1.200 UMKM lewat STARt x GENMATIC

Pemerintah Perluas Akses Digital 1.200 UMKM lewat STARt x GENMATIC

29 April 2026
Bali Perkuat Pengawasan Imigrasi Lewat Penandatanganan MoU

Bali Perkuat Pengawasan Imigrasi Lewat Penandatanganan MoU

29 April 2026
Jajaki Kolaborasi Bersama Meta, Bawa Pegiat Ekraf Go Internasional

Jajaki Kolaborasi Bersama Meta, Bawa Pegiat Ekraf Go Internasional

29 April 2026
Presiden Prabowo dan Menhub Temui Korban Insiden KA Bekasi Timur

Presiden Prabowo dan Menhub Temui Korban Insiden KA Bekasi Timur

28 April 2026

POPULAR

  • Imbas Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur, Sejumlah Perjalanan Dibatalkan

    Imbas Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur, Sejumlah Perjalanan Dibatalkan

    36 shares
    Share 14 Tweet 9
  • Korban Meninggal Dunia Bertambah, KAI Batasi Perjalanan KRL Sampai Stasiun Bekasi

    24 shares
    Share 10 Tweet 6
  • Tabrakan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur, KAI Lakukan Evakuasi

    22 shares
    Share 9 Tweet 6
  • Maestro Patung Yusman Sempurnakan Chattra Borobudur

    30 shares
    Share 12 Tweet 8
  • Empat Orang Meninggal Dunia dalam Kecelakaan KRL dengan KA Argo Bromo Anggrek

    20 shares
    Share 8 Tweet 5

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.