• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
16 April 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home HOT NEWS

Indonesia Berupaya Kurangi Ketergantungan Vaksin Impor

by Editor
14 April 2021
Menkes: Vaksinasi Vaksin Covid-19 Tahap Pertama Januari-April

Petugas kesehatan mengambil vaksin salaah satu produk vaksin untuk pasien. Foto: Bangkokpost

22
SHARES
140
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

JAKARTA, KabarSDGs — Pemerintah Indonesia terus berupaya untuk memenuhi kebutuhan vaksin Covid-19. Sejalan dengan itu, Indonesia juga berusaha untuk mengurangi ketergantungan terhadap kebutuhan vaksin dari luar negeri dan mendorong produksi vaksin dalam negeri.

“Perlu dilakukan jika berkaca dari embargo yang dilakukan India terhadap vaksin karena kasus Covid-19 melonjak. Dan PT Bio Farma akan terus meningkatkan kapasitas produksi vaksin Sinovac mencapai 25 juta dosis,” jelas Menurut Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito.

BACA JUGA

Conch Cement Indonesia Kirimkan 25 Putra Putri Terbaik Daerah ke Luar Negeri

Conch Cement Indonesia Kirimkan 25 Putra Putri Terbaik Daerah ke Luar Negeri

29 April 2023
Naik KRL Wajib Tunjukan Sertifikat Vaksin

Naik KRL Wajib Tunjukan Sertifikat Vaksin

11 Juli 2022
Menkes: Vaksinasi Vaksin Covid-19 Tahap Pertama Januari-April

Indonesia Akan Dapatkan Tambahan Dosis Vaksin Covid-19 dari Sinovac dan GAVI

27 April 2021

“Dengan ditingkatkannya kapasitas produksi vaksin ini, kebutuhan vaksin dalam negeri akan tercapai,” katanya dalam keterangan resmi yang diterima KabarSDGs, Rabu 14/4/2021).

Pemerintah juga, kata Wiku, terus mengakselerasi pengembangan vaksin dalam negeri. Secara bersamaan, pemerintah juga terus mendiseminasikan informasi kepada masyarakat, tentang pentingnya vaksin untuk melindungi masyarakat dari terpapar. Dan sejauh ini pemerintah sudah 13,6 juta vaksin kepada masyarakat Indonesia.

“Pemerintah terus memastikan program vaksinasi terus berjalan dengan baik sehingga masyarakat dapat terlindungi. Karenanya pemerintah terus mencukupi kebutuhan vaksin melalui skema kerjasama dengan sejumlah negara di dunia,” ujarnya.

Disampng Juga membuka peluang bagi pihak swasta untuk berpartisipasi dalam program Vaksin Gotong Royong yang telah ditutup pendaftarannya hingga tahap 2 oleh Kamar Dagang Indonesia (KADIN), kata Wiku.

“Antuasias cukup tinggi dari perusahaan-perusahaan yang akan berpartisipasi. Dan Kamar Dagang Indonesia, KADIN yang berencana untuk membuka lagi pendaftaran untuk tahap ketiga,” ujar Wiku.

Pemerintah kini tengah mematangkan persiapan untuk pelaksanaan vaksin Gotong Royong. Sementara para pihak dari perusahaan-perusahaan swasta sudah siap melaksanakannya, dan tengah menunggu kepastian impor vaksin yang dilakukan oleh PT Bio Farma.

Share9SendTweet6
Previous Post

BNPB Minta Pemda Waspadai Potensi Bibit Siklon Tropis 94W

Next Post

Doni: Tanam Pohon di Pantai Kata Pariaman Jadi Benteng Tsunami

Next Post
Doni: Tanam Pohon di Pantai Kata Pariaman Jadi Benteng Tsunami

Doni: Tanam Pohon di Pantai Kata Pariaman Jadi Benteng Tsunami

Menparekraf Ingin Kembangkan ‘Travel Pattern’ di Sulsel

Menparekraf Ingin Kembangkan 'Travel Pattern' di Sulsel

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Kementerian PU Ganti Jembatan Manyar Lama di Gresik, Target Rampung Agustus 2026

Kementerian PU Ganti Jembatan Manyar Lama di Gresik, Target Rampung Agustus 2026

16 April 2026
Kolaborasi Alumni ITB Perkuat Smart City IKN

Kolaborasi Alumni ITB Perkuat Smart City IKN

16 April 2026
Ribuan Pelamar Padati Booth KAI di Campus Job Fair Semarang

Ribuan Pelamar Padati Booth KAI di Campus Job Fair Semarang

16 April 2026
KAI Services Hadirkan Inisiatif Ramah Lingkungan untuk Transportasi Berkelanjutan

KAI Services Hadirkan Inisiatif Ramah Lingkungan untuk Transportasi Berkelanjutan

16 April 2026
Fitur CCTV Travoy Diakses 3,59 Juta Kali Selama Periode Mudik-Balik Lebaran 2026

Fitur CCTV Travoy Diakses 3,59 Juta Kali Selama Periode Mudik-Balik Lebaran 2026

15 April 2026

POPULAR

  • Ancaman Spyware Modern Uji Ketahanan Siber Indonesia

    Ancaman Spyware Modern Uji Ketahanan Siber Indonesia

    36 shares
    Share 14 Tweet 9
  • Gubernur Bukhara Tawari Indonesia Destinasi Umrah Plus di Uzbekistan

    49 shares
    Share 20 Tweet 12
  • Kemenkes Integrasikan Diari Diabetes Digital Primaku ke Aplikasi SatuSehat

    53 shares
    Share 21 Tweet 13
  • Port Connect 2025: Sinergi IPCC dan PTP Nonpetikemas Kembangkan Talenta Muda untuk Ekonomi Maritim

    30 shares
    Share 12 Tweet 8
  • Wisata Bromo Ditutup Sementara demi Pemulihan Alam

    25 shares
    Share 10 Tweet 6

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.