Balikpapan, Kabar SDGs – PT Angkasa Pura Indonesia melalui kantor cabang Bandar Udara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan kembali menyalurkan bantuan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) sebagai komitmen perusahaan dalam memberi kontribusi sosial yang berkelanjutan bagi masyarakat sekitar bandara. Kegiatan seremonial berlangsung di Gedung Serba Guna kantor administrasi bandara, dihadiri Deputi Bidang Human Capital Solution & Business Partner Regional VI, PGS. General Manager, jajaran lurah dari tiga kelurahan, manajemen Bandara SAMS Sepinggan, serta para penerima manfaat. “Kami menyadari bahwa operasional bandara harus berjalan beriringan dengan perhatian terhadap lingkungan sekitar. Karena itu, bantuan TJSL kami fokuskan pada perbaikan infrastruktur publik, peningkatan sarana kesehatan, dan fasilitas ibadah,” ujar PGS. General Manager Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan, Rizal Aries Laksono.
Penyaluran bantuan tersebut menjangkau sejumlah kelurahan dengan beragam dukungan, mulai dari perbaikan Jalan RT 05 Kelurahan Sepinggan Raya, sarana dan prasarana Posyandu Mutiara Hati RT 19 Kelurahan Sungai Nangka, bantuan penanggulangan stunting untuk TP-PKK Sepinggan Raya, hingga kegiatan khitanan massal Karang Taruna Sepinggan Raya. Perusahaan juga membantu perbaikan dan penataan Masjid As-Sajadah RT 15 Kelurahan Sepinggan, penyediaan sarana lingkungan Pantai Seraya, pengadaan peralatan hadroh Majelis Ta’lim & Sholawat Safinatun Najah, serta perbaikan drainase RT 16 Kelurahan Sepinggan. Selain itu, sebanyak 1.500 paket sembako dibagikan melalui program Injourney Airports Berbagi sebagai dukungan langsung untuk masyarakat. “Penyaluran paket sembako ini merupakan wujud tali kasih kami untuk meringankan kebutuhan pokok masyarakat di sekitar wilayah kerja kami,” tambah Rizal.
Rizal menegaskan bahwa program TJSL telah menjadi bagian integral dalam menjaga harmonisasi antara kegiatan operasional bandara dengan masyarakat sekitar. Menurutnya, komitmen tersebut tidak hanya dijalankan sebagai kewajiban korporasi, tetapi juga sebagai bentuk tanggung jawab moral untuk menghadirkan manfaat nyata. Ia berharap program TJSL yang berkelanjutan mampu memperkuat hubungan baik antara bandara dan warga Balikpapan, serta menumbuhkan dampak positif yang lebih luas. “Melalui program CSR yang berkelanjutan, kami ingin memberi dampak positif tidak hanya dalam pelayanan jasa kebandarudaraan, tetapi juga dalam menjaga hubungan baik dengan masyarakat dan lingkungan Kota Balikpapan,” tutupnya.












Discussion about this post