• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
19 Mei 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home CSR

Pertamina Hulu Sanga Sanga Dukung Pengolahan Limbah Tali Kapal Lewat CSR Balanipa

by SDGS Admin
6 Oktober 2024
Program Balanipa yang memanfaatkan limbah tali kapal.

Program Balanipa yang memanfaatkan limbah tali kapal.

27
SHARES
166
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

Kutai Kartanegara, KabarSDGs – PT Pertamina Hulu Sanga Sanga (PHSS) telah memperkenalkan Program Balanipa untuk menggalakkan pemanfaatan limbah tali kapal di Kecamatan Muara Badak, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, dan berkomitmen untuk meningkatkan pelaksanaan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) untuk berinovasi.

Melalui Program Balanipa, limbah tali kapal yang sebelumnya hanya berupa limbah laut, kini diolah menjadi tali rumpon dan berbagai produk turunannya yang bernilai ekonomi tinggi.

BACA JUGA

Kelompok Binaan Pertamina Panen Perdana Ikan Bioflok

Kelompok Binaan Pertamina Panen Perdana Ikan Bioflok

16 Mei 2026
Tunanetra Balikpapan Istiqomah Belajar Al Quran

Tunanetra Balikpapan Istiqomah Belajar Al Quran

16 Mei 2026
Mahasiswa UPER Ciptakan Drone Otonom SkyFast

Mahasiswa UPER Ciptakan Drone Otonom SkyFast

15 Mei 2026

Inisiatif ini dilakukan bekerja sama dengan Kelompok Usaha Bersama Balanipa (KUBE) dengan menggunakan Balanipa Rope Technology (Barotech) yang terbukti berhasil meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat setempat.

Mesin pemintal tali laut bekas Barotech telah mampu mempersingkat waktu produksi per gulungan tali dari 30 menit menjadi hanya 10 menit. Efisiensi ini membuat kelompok binaan mampu memproduksi hingga 25 gulungan tali per hari, meningkat signifikan dari kapasitas produksi awal yang hanya 6 gulungan dengan hasil pemintalan lebih kuat dan kencang dibandingkan dengan cara manual sehingga meningkatkan kualitas produk.

Keberhasilan ini tidak hanya memberikan dampak positif bagi kelompok sasaran, namun juga menggairahkan perekonomian masyarakat setempat.

“Program ini tidak hanya membantu meningkatkan pendapatan tetapi juga mendorong ekonomi sirkular yang ramah lingkungan. Setiap bulannya, perusahaan-perusahaan kelompok ini memperoleh penghasilan dengan menjual 750 rol tali dengan harga Rp 290. 000 per gulung dan bisa mencapai penjualan hingga Rp 217,5 juta ,” jelas Direktur Komunikasi CID Zona 9 Elise Fauziyah.

Di kawasan Muara Badak yang berbatasan dengan Selat Makassar, limbah tali kapal bekas mencapai 180 ton setiap tahunnya sehingga menimbulkan permasalahan lingkungan. Dengan menggunakan tali laut, program Balanipa berkontribusi terhadap perlindungan lingkungan dengan mengembangkan produk rumpon yang lebih kuat dan ekonomis bagi nelayan.

Selain rumpon, tali bekas juga diolah menjadi produk seperti tempat sampah, aksesoris, cermin dinding, bahkan kursi eco-brick yang memiliki nilai jual tinggi. Selain itu, program ini juga berhasil melibatkan dan memberdayakan kelompok perempuan secara inklusif.

Sejak diluncurkan pada tahun 2020, program Balanipa telah menjadi solusi bagi 53 perempuan Desa Badak Baru di Muara Badak yang sebelumnya tidak memiliki pekerjaan tetap. Program ini akan memberikan pelatihan kepada 18 orang penerima manfaat dalam membuat kerajinan tangan dari tali bekas dan pelatihan kepada 20 orang anggota kelompok dalam menggunakan teknik Barotech.

Dengan dukungan dari PHSS, para perempuan ini kini mampu meningkatkan pendapatan bulanan mereka masing-masing hingga Rp 2 juta.

“Program ini berawal dari upaya mencari solusi permasalahan limbah tali kapal yang mencemari lautan. Kami ingin memberdayakan mereka,” kata Manager PHSS Field, Widhiarto Imam Subarkah.

“Awalnya ini merupakan tantangan yang harus kami atasi, sehingga kami akan memastikan aspek keamanan dan kualitas produk tetap terjaga dengan baik,” tambahnya.

Program Balanipa mendapat dukungan penuh dari berbagai pemangku kepentingan diantaranya Direktur Pelayanan Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Kutai Kartanegara, Alliant, S.Sos, M.Si.

“Program ini merupakan inisiatif pertama di Kutai Kartanegara yang mengubah tali kapal bekas menjadi rumpon. Manfaatnya nyata bagi masyarakat setempat, terutama dalam mengentaskan kemiskinan dan menciptakan lapangan kerja baru dari program ini,” ujarnya.

Berkat inovasi tersebut, program Baranipa berhasil direplikasi di wilayah Sulawesi Barat berkat bantuan Local Hero Sahabuddin yang merupakan peserta aktif dalam program tersebut.

“Kita harus memastikan limbah tali kapal ini tidak mencemari laut. Jika dimanfaatkan dengan benar, tali-tali ini sebenarnya bisa menjadi sumber pendapatan baru bagi masyarakat setempat,” jelas Sahabuddin.

PT Pertamina Hulu Sanga Sanga (PHSS) merupakan anak perusahaan PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) yang mengelola usaha hulu migas dan operasional di wilayah kerja Sanga-Sanga di Kalimantan Timur. Dengan berpegang pada prinsip-prinsip lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG), PHSS dan organisasi anggota PHI lainnya mendukung bisnis, pendidikan, kesehatan, Pertamina Hulu Sanga Sanga melaksanakan program CSR di bidang lingkungan hidup, infrastruktur, dan bantuan bencana (SDGs).

Share11SendTweet7
Previous Post

Grup Pupuk Indonesia Giatkan CSR Bagi Petani Banjarnegara

Next Post

BRI Peduli Bantu Masyarakat dan Nasabah di Bekasi dengan Pemeriksaan Kesehatan Gratis

Next Post
BRI Peduli Bantu Masyarakat dan Nasabah di Bekasi dengan Pemeriksaan Kesehatan Gratis

BRI Peduli Bantu Masyarakat dan Nasabah di Bekasi dengan Pemeriksaan Kesehatan Gratis

Bupati Anambas Minta Dana CSR Dioptimalkan untuk Kemajuan Anambas dengan Forum TJSLP

Bupati Anambas Harap Dana CSR Dioptimalkan untuk Kemajuan Anambas dengan Forum TJSLP

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Koster Bahas Kerja Sama Strategis Bali dan Tiongkok

Koster Bahas Kerja Sama Strategis Bali dan Tiongkok

19 Mei 2026
Jatim Open Woodball Perdana Digelar di Sidoarjo

Jatim Open Woodball Perdana Digelar di Sidoarjo

19 Mei 2026
Kuah Beulangong Aceh Hadir di Jakarta Selatan

Kuah Beulangong Aceh Hadir di Jakarta Selatan

19 Mei 2026
Pembangunan Sekolah Rakyat di Pacitan Capai 50%, Kementerian PU Percepat Penyelesaian

Pembangunan Sekolah Rakyat di Pacitan Capai 50%, Kementerian PU Percepat Penyelesaian

19 Mei 2026
Boat Wisata Terbalik di Perairan Ujong Pancu

Boat Wisata Terbalik di Perairan Ujong Pancu

19 Mei 2026

POPULAR

  • Titik Longsor Jalan Lintas Curup-Lebong Mulai Diperbaiki Dengan Anggaran Rp 200 Miliar

    Titik Longsor Jalan Lintas Curup-Lebong Mulai Diperbaiki Dengan Anggaran Rp 200 Miliar

    144 shares
    Share 58 Tweet 36
  • PTPN IV PalmCo Perkuat Transisi Energi Hijau Lewat Pembangunan 16 Pabrik CBG

    59 shares
    Share 24 Tweet 15
  • Kemnaker Buka Bantuan TKM Pemula 2026

    27 shares
    Share 11 Tweet 7
  • Pasar Sasagaran Hidupkan Kembali Kuliner Tradisional Purwakarta

    74 shares
    Share 30 Tweet 19
  • Dana Beasiswa Pekanbaru Segera Cair

    19 shares
    Share 8 Tweet 5

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.