JAKARTA, KabarSDGs – PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) atau Antam telah mengalokasikan dana sebesar Rp 124,47 miliar pada tahun 2022 untuk Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), dengan sejumlah Rp 6,82 miliar diperuntukkan bagi Program Pendanaan Usaha Mikro dan Kecil (PUMK) UMKM.
Direktur Eksekutif Energy Watch, Daymas Arangga, memberikan apresiasi terhadap penyaluran program TJSL kepada UMKM dan menganggapnya sebagai program yang sangat positif. Menurut Daymas, ini sama seperti memberikan pancing, bukan ikan.
“Artinya, Antam memberikan nilai tambah melalui dukungan kepada produk-produk UMKM,” jelas Daymas.
Ia juga memuji efektivitas penyaluran program yang mencapai 28,8 persen, mengingat pentingnya mekanisme dan sasaran yang tepat dalam mendistribusikan dana tersebut.
“Yang perlu diperhatikan adalah mekanisme dan sasaran dari UMKM yang didukung, yang harus benar-benar membutuhkan dan berasal dari area lokasi perusahaan tersebut,” ujar Daymas.
Menurut Daymas, sebuah program CSR yang baik adalah yang menyentuh beberapa aspek, seperti lingkungan, sosial, dan pendidikan, tetapi tetap mengikuti prosedur yang telah ditetapkan.
“Stakeholder Perception Index Antam mencapai 3,86. Sementara Program Pendanaan Usaha Mikro dan Kecil (PUMK) ANTM bertujuan untuk meningkatkan keberlanjutan usaha mikro dan kecil sehingga menjadi usaha yang tangguh dan mandiri,” ungkapnya.
Ia menerangkan, hingga tahun 2022, Antam telah melibatkan 42.259 UMKM dalam Program PUMK dengan 4.835 mitra binaan aktif.
Pada tahun 2022, pelaksanaan Program PUMK mencapai 69,59% dari target yang ditetapkan dalam Rencana Kerja dan Anggaran Program PUMK 2022, dengan anggaran sebesar Rp 9,8 miliar. Efektivitas penyaluran dana Program PUMK pada tahun 2022 mencapai 28,80%.
“Antam berkomitmen sepenuhnya untuk memberikan kontribusi positif dalam menciptakan kesejahteraan masyarakat di wilayah operasional perusahaan,” jelas Daymas.
Ia menjelaskan, Antam percaya bahwa kesejahteraan masyarakat dapat terwujud melalui pengembangan sumber daya manusia yang berkualitas.
Melalui pilar sosialnya, Antam berusaha mencapai tujuan tersebut dengan melaksanakan berbagai program dan inisiatif kepada masyarakat, terutama dalam peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan.
Selain Program PUMK, Antam juga menyalurkan dana TJSL sebesar Rp 117,65 miliar dengan tingkat kepuasan mencapai 85,06% atau sangat puas. Program-program tersebut mencakup Program Bank Sampah Pintar (BSP), Program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM), dan Program Pengembangan Kopi Halmahera.












Discussion about this post