• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
20 Juni 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home CSR

Ribuan Penyandang Disabilitas Mental di DKI Jakarta Jalani Rapid Test COVID-19

by Editor
22 Juni 2020
Rapid tes penyandang disabilitas mental (dokumentasi Perhimpunan Jiwa Sehat)

Rapid tes penyandang disabilitas mental (dokumentasi Perhimpunan Jiwa Sehat)

64
SHARES
399
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

JAKARTA, KabarSDGs — RS Mitra Keluarga, Halodoc, Standard Chartered Bank Indonesia, Perhimpunan Jiwa Sehat, dan CBM bekerja sama menggelar rapid test bagi ribuan penyandang disabilitas mental di panti-panti sosial di DKI Jakarta.

Kolaborasi ini diharapkan memutus mata rantai penyebaran COVID-19 pada kelompok masyarakat yang rentan dalam masa pandemi COVID-19. Mereka hidup bersama-sama dalam satu lokasi.

BACA JUGA

Pelindo Daya Sejahtera Siapkan Layanan Ramah Disabilitas Jelang Mudik Lebaran

Pelindo Daya Sejahtera Siapkan Layanan Ramah Disabilitas Jelang Mudik Lebaran

10 Maret 2026
Wagub Lampung Hadiri Silaturahmi Ramadan Komunitas Disabilitas

Wagub Lampung Hadiri Silaturahmi Ramadan Komunitas Disabilitas

10 Maret 2026
Pelatihan Administrasi Perkantoran Perluas Akses Kerja Difabel di Balikpapan

Pelatihan Administrasi Perkantoran Perluas Akses Kerja Difabel di Balikpapan

19 Februari 2026

Di Jakarta misalnya, ada sekitar 3.000 penyandang disabilitas mental tinggal di empat panti sosial milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, sementara ratusan lainnya tinggal di panti sosial milik swasta. Karenanya, rapid test perlu dilakukan untuk mengantisipasi penularan virus lebih luas.

Merespons hal tersebut, Standard Chartered Bank memberi bantuan dengan menyediakan ribuan rapid test kit, melalui kolaborasi bersama CBM dan Perhimpunan Jiwa Sehat. Standard Chartered Bank Indonesia juga menggandeng Halodoc dan RS Mitra Keluarga sebagai pelaksana.

Proses rapid test di empat lokasi panti berjalan cukup baik dan lancar. Peserta yang hasil pemeriksaan reaktif langsung ditangani. Mereka dirujuk ke rumah sakit untuk pemeriksaan lanjutan dan penerapan karantina diri.

“Sesuai dengan janji brand kami ‘Here for good’,  ingin kehadiran kami senantiasa membawa dampak positif bagi pembangunan ekonomi dan komunitas tempat kami beroperasi,”  ujar Chief Executive Officer Standard Chartered Bank Indonesia Andrew Chia dalam siaran pers yang diterima, Minggu (21/6).

Dana bantuan darurat untuk penanganan COVID-19 yang digelontorkan Standard Chartered Bank Indonesia sebesar Rp 7,6 miliar bagi Indonesia, salah satunya dalam bentuk rapid test.

Ia menambahkan, Standard Chartered Bank berkomitmen membantu pemerintah memutus mata rantai penyebaran. Dengan begitu, pandemi bisa lebih cepat diatasi.

Direktur CBM Indonesia Marisa Kristianah menyampaikan sumbangan dan kerja keras dari Standard Chartered Bank Indonesia, Halodoc, dan RS Mitra Keluarga dalam mengupayakan dan melaksanakan rapid test bermanfaat untuk mencegah penularan virus yang bisa menyebar cepat.

“Bila tidak segera dicegah, penyebaran virus di panti bisa mengakibatkan jatuhnya banyak korban seperti terjadi di panti-panti di Amerika dan Eropa,” ujarnya.

Ketua Perhimpunan Jiwa Sehat Yeni Rosa Damayanti juga menyatakan hal yang sama. Menurutnya, penyandang disabilitas mental atau sering juga disebut sebagai orang dengan gangguan kejiwaan adalah kelompok masyarakat paling marjinal dan kerap terlupakan.

Yeni menyadari rapid test yang dilaksanakan belum bisa menjangkau seluruh panti penyandang disabilitas. Ia berharap program ini bisa dicontoh berbagai pihak, sehingga pengujian di panti-panti penyandang disabilitas bisa dilakukan di seluruh pelosok Tanah Air.

Pelaksanaan rapid test yang berlangsung selama 2 minggu, mulai dari tanggal 4 – 18 Juni 2020 ini sukses melakukan deteksi dini COVID-19 terhadap 3.500 orang penghuni dan petugas panti di 3 Panti Sosial milik Dinas Sosial DKI Jakarta, di antaranya: Panti Sosial Bina Laras Harapan Sentosa 2 (1.250 orang); Panti Sosial Bina Laras Harapan Sentosa 1 (1.400 orang), Panti Sosial Bina Laras Harapan Sentosa 3 (570 orang);dan Panti Bina Insan (280 orang Petugas Pelayanan Pengawasan dan Pengendalian Sosial yang bertugas di lapangan).

Share26SendTweet16
Previous Post

Mendikbud: Sesuaikan UKT Mahasiswa Terdampak COVID-19

Next Post

Persiapan TSS Selat Sunda dan Lombok, Kemenhub Gelar Table Top Exercise

Next Post
Direktur Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) Ahmad

Persiapan TSS Selat Sunda dan Lombok, Kemenhub Gelar Table Top Exercise

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi.

Kemenhub dan Akademisi Bahas Metode Ukur Dampak Positif Transportasi

Discussion about this post

NEWS UPDATE

BRI Dukung Jazz Gunung 2026 Perkuat Ekonomi Kreatif dan Pariwisata

BRI Dukung Jazz Gunung 2026 Perkuat Ekonomi Kreatif dan Pariwisata

20 Juni 2026
BRI Dukung UMKM Ria Barokah Perluas Pasar dan Tingkatkan Usaha

BRI Dukung UMKM Ria Barokah Perluas Pasar dan Tingkatkan Usaha

20 Juni 2026
Tiga Perusahaan di Asahan Gotong Royong Perbaiki Jalan Desa

Tiga Perusahaan di Asahan Gotong Royong Perbaiki Jalan Desa

20 Juni 2026
Asahan Salurkan Bantuan Rp30 Miliar Untuk Bireuen

Asahan Salurkan Bantuan Rp30 Miliar Untuk Bireuen

20 Juni 2026
Bupati Kutim Kumpulkan Perusahaan Sawit Bahas Harga TBS

Bupati Kutim Kumpulkan Perusahaan Sawit Bahas Harga TBS

19 Juni 2026

POPULAR

  • Cargill Raih Gold Award ISDA Berkat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

    Cargill Raih Gold Award ISDA Berkat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

    462 shares
    Share 185 Tweet 116
  • Bank Muamalat Gelar Muamalah Executive Class Bahas Perjalanan Finansial dan Spiritual Menuju Baitullah

    425 shares
    Share 170 Tweet 106
  • Minamas Plantation Berbagi dengan Anak Yatim di Pekanbaru

    431 shares
    Share 172 Tweet 108
  • PTBA Buka Pendaftaran Program BIDIKSIBA 2026

    426 shares
    Share 170 Tweet 107
  • Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    702 shares
    Share 281 Tweet 176

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.