• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
15 Maret 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home AKADEMIKA

Telkom University dan Museum Konferensi Asia Afrika Rumuskan Konsep Museum yang Ramah Bagi Difabel

by SDGS Admin
4 Juli 2023
Telkom University dan Museum Konferensi Asia Afrika Rumuskan Konsep Museum yang Ramah Bagi Difabel
39
SHARES
243
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

BANDUNG, KabarSDGs – Museum merupakan tempat pengembangan budaya dan pembelajaran bagi seluruh masyarakat, termasuk bagi mereka yang memiliki difabilitas. Sayangnya, masih banyak museum di Indonesia yang belum ramah bagi pengunjung difabel, terutama mereka yang tunanetra. Oleh karena itu, tim dosen dari Fakultas Komunikasi dan Bisnis, Telkom University, mengadakan workshop dan sosialisasi dengan tema Aksesibilitas Informasi dan Pemberdayaan Tunanetra dalam Menciptakan Museum yang Ramah Bagi Difabel (21/6/2023).

Acara ini diawali dengan sambutan virtual dari Bunda Asuh Disabilitas Jawa Barat, Dr. Hj. Atalia Praratya, S.IP, M.I.Kom. Menurutnya, kehadiran teknologi assistive di museum merupakan solusi yang luar biasa, karena dapat membantu penyandang tunanetra mencapai kemandirian, akses informasi, dan kesempatan yang sama.

BACA JUGA

Pemkab Muba Lepas 25 Penerima Kuliah Gratis ke Universitas Telkom

Pemkab Muba Lepas 25 Penerima Kuliah Gratis ke Universitas Telkom

25 Agustus 2025
Dua Dekade Jalan Tol Cipularang, Kini Pilar Mobilitas dan Konektivitas

Dua Dekade Jalan Tol Cipularang, Kini Pilar Mobilitas dan Konektivitas

8 Agustus 2025
Whoosh Jadi Pilihan 17 Dubes Afrika Rayakan 70 Tahun KAA di Bandung

Whoosh Jadi Pilihan 17 Dubes Afrika Rayakan 70 Tahun KAA di Bandung

24 April 2025

“Saya sangat mendukung dan mengapresiasi Universitas Telkom atas inisiatifnya. Saya berharap hal ini dapat memberikan akses yang adil bagi mereka yang hidup dengan keterbatasan penglihatan,” ujarnya dalam siaran tertulisnya.

Kegiatan ini dilaksanakan di Museum Konferensi Asia Afrika (KAA) Bandung dan dihadiri oleh Deddy Mulyana selaku Plt Kepala Museum, para edukator museum KAA, serta teman netra dari Yayasan Mata Hati Indonesia. Pada sesi pertama, narasumber dari Telkom University memberikan pelatihan komunikasi kepada edukator museum dalam berinteraksi dengan pengunjung tunanetra. Sesi kedua, teman-teman netra, perwakilan Museum KAA, dan dosen-dosen Telkom University duduk bersama untuk merumuskan solusi dalam menciptakan museum yang ramah bagi difabel.

“Ini adalah suatu bentuk penghormatan dan upaya pemenuhan hak bagi penyandang disabilitas dalam mengakses informasi. Saya berharap apa yang telah kita diskusikan dalam FGD (focus group discussion) dapat diimplementasikan, tentunya dengan melibatkan teman-teman difabel,” ujar Kepala Bidang Pengembangan Program Yayasan Mata Hati Indonesia, Dudi N. Rahimi.

Ia menerangkan, Museum Konferensi Asia Afrika sendiri sedang berusaha secara bertahap untuk menjadi museum yang ramah bagi difabel.

“Semoga setelah acara hari ini, Museum KAA dapat belajar lebih banyak lagi untuk membuat museum ini lebih inklusif dan memahami lebih baik kebutuhan difabel tunanetra,” imbuh Perwakilan edukator museum, Wisnu, .

Setelah kegiatan workshop, sosialisasi, dan FGD, teman-teman netra diajak berkeliling untuk menikmati saksi bisu berbagai peristiwa sejarah Konferensi Asia Afrika yang diadakan di Kota Bandung 68 tahun yang lalu. Acara semakin meriah dengan penampilan bakat dari teman-teman netra yang memiliki suara merdu, seperti Delia yang pernah berduet dengan Yura Yunita, dan juga Atep Sulaeman.

Para dosen dari program studi S1 Ilmu Komunikasi dan Digital Public Relations Telkom University berkomitmen untuk terus mengembangkan riset agar program pengabdian ini dapat berlangsung secara berkelanjutan demi tercapainya salah satu tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), terutama dalam mempromosikan kesetaraan, pendidikan, komunitas berkelanjutan, dan kemitraan.

Share16SendTweet10
Previous Post

Libur Panjang Idul Adha, ASDP Sukses Layani 691.487 Orang Penumpang dan 169.054 Kendaraan di Lintas Sumatera, Jawa dan Bali

Next Post

Momen Libur Sekolah, Museum Lawang Sewu Hadirkan Miniatur Lokomotif Terbesar Se-Indonesia

Next Post
Momen Libur Sekolah, Museum Lawang Sewu Hadirkan Miniatur Lokomotif Terbesar Se-Indonesia

Momen Libur Sekolah, Museum Lawang Sewu Hadirkan Miniatur Lokomotif Terbesar Se-Indonesia

Presiden Jokowi Hadiri ALM di Sydney, Ini 4 Prioritas yang Harus Dilakukan Indonesia dengan Australia

Presiden Jokowi Hadiri ALM di Sydney, Ini 4 Prioritas yang Harus Dilakukan Indonesia dengan Australia

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Minamas Plantation Berbagi dengan Anak Yatim di Pekanbaru

Minamas Plantation Berbagi dengan Anak Yatim di Pekanbaru

14 Maret 2026
Tiga tahun Jaga Sawitan, Ini PR Sektor Pekerja Kelapa Sawit!

Tiga tahun Jaga Sawitan, Ini PR Sektor Pekerja Kelapa Sawit!

14 Maret 2026
Suasana Haru Selimuti Buka Puasa Bersama Warga Binaan dan Keluarga di Lapas Pekanbaru

Suasana Haru Selimuti Buka Puasa Bersama Warga Binaan dan Keluarga di Lapas Pekanbaru

14 Maret 2026
Pemprov Riau Matangkan Penetapan FREL Untuk Mitigasi Perubahan Iklim

Pemprov Riau Matangkan Penetapan FREL Untuk Mitigasi Perubahan Iklim

14 Maret 2026
BRK Syariah Perkuat Layanan Digital Melalui Mobile Banking Bernuansa Ibadah

BRK Syariah Perkuat Layanan Digital Melalui Mobile Banking Bernuansa Ibadah

14 Maret 2026

POPULAR

  • Cargill Raih Gold Award ISDA Berkat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

    Cargill Raih Gold Award ISDA Berkat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

    50 shares
    Share 20 Tweet 13
  • Diskon Tarif Tol 30 Persen di 29 Ruas Selama Periode Mudik Lebaran 2026

    26 shares
    Share 10 Tweet 7
  • Apple Luncurkan iPhone 17e dengan Chip A19 dan Dukungan MagSafe

    31 shares
    Share 12 Tweet 8
  • Pelantikan Pengurus KADIN Kaltim Di IKN

    21 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Ketika Green Financing Indonesia Jadi Rebutan Luar, Lokal Masih Ogah Bergerak

    20 shares
    Share 8 Tweet 5

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.