JAKARTA, KabarSDGs – Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) kembali mengadakan Kuliah Kewirausahaan Pemuda (Wiramuda) di Universitas Budi Luhur, Petukangan, Jakarta Selatan pada Selasa (20/6/2023).
Menurut Deputi Pengembangan Pemuda Kemenpora, Asrorun Niam Sholeh dalam sambutannya saat membuka kuliah Wiramuda di UBL, kerjasama antara Kemenpora dan Universitas Budi Luhur ini merupakan upaya bersama untuk meningkatkan peran pemuda dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045.
“Pertama-tama, saya ingin berterima kasih kepada Pak Rektor UBL yang telah bekerja sama dengan Kemenpora dalam upaya mencetak wirausaha muda untuk menuju Indonesia Emas 2045. Indonesia Emas 2045 akan dicirikan oleh kemandirian sebagai bangsa, salah satunya melalui peningkatan jumlah entrepreneur, terutama wirausaha muda,” ucapnya dalam sambutan pembukaan perkuliahan di Ruang Teater Unit 6 Lantai 4 UBL.
Menurutnya, para entrepreneur milenial yang berada di kampus UBL ini berada di tempat yang tepat, yaitu di lingkungan pendidikan, sehingga tinggal bagaimana potensi yang ada dapat dioptimalkan.
“Kita semua memiliki potensi yang unik dan unggul, dan di UBL ini adalah tempat yang tepat. Tugas kita sebagai pemerintah, Pak Rektor, dan jajaran lainnya adalah mengenali potensi-potensi tersebut,” ucapnya.
Asrorun Niam Sholeh menjelaskan bahwa terdapat tiga tahapan awal untuk mengenali potensi dan mempercepat perkembangan wirausaha muda di Indonesia. Jika hal ini dapat terwujud, maka akan menjadi dorongan bagi pertumbuhan pengusaha muda dalam memulai usaha dan mencapai kesuksesan.
“Pertama, penumbuhan minat. Inilah mengapa kuliah Wiramuda kali ini penting, karena di sini dapat muncul kreasi dan inovasi dari generasi muda,” katanya.
Kedua, lanjutnya, memberikan testimoni dan berbagi pengalaman dari para motivator dan inisiator yang telah sukses dalam berbisnis. Dan yang ketiga, kolaborasi dan networking, karena tanpa jaringan dan saling mengingatkan, tidak akan berarti dan tidak akan dapat mencapai apa pun.
Rektor UBL, Wendi Usino menyampaikan, ucapan selamat datang dan terima kasih atas kehadiran dan kerjasama jajaran Kemenpora, yang semakin membangkitkan semangat UBL dalam melahirkan wirausaha muda.
“Terima kasih kepada Pak Deputi. Tema kita kali ini adalah ‘Membangun Usaha Melalui Model Bisnis Bagi Wirausaha Muda’, yang bertujuan untuk terus semangat dalam mencetak wirausaha muda melalui UBL. Semoga kerjasama, kolaborasi, dan sinergi semakin meningkat di antara kita semua,” ucapnya.
Acara pembukaan perkuliahan ditandai dengan penyerahan naskah MoU dan pemberian plakat secara bergantian antara Deputi Pengembangan Pemuda dan Rektor UBL. Hadir pula dalam acara tersebut Stafsus Bidang Komunikasi dan Hubungan Internasional, Alia Noorayu Laksono, TAM Bidang Komunikasi Publik, Mikha Tambayong, Asdep Kewirausahaan Pemuda, Hendro Wicaksono, dan Vice President PT Pegadaian, Suban Fausin.












Discussion about this post