• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
21 September 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home AKADEMIKA

BNPB dan UGM Lakukan Kerja Sama Pemasangan Instrumen Peringatan Dini Bencana Longsor

by SDGS Admin
8 September 2022
BNPB dan UGM Lakukan Kerja Sama Pemasangan Instrumen Peringatan Dini Bencana Longsor
47
SHARES
292
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

JAKARTA, Kabar SDGs – Badan Nasional Penaggulangan Bencana (BNPB) menandatangani perjanjian kerja sama dengan Universitas Gadjah Mada (UGM) terkait Pemasangan Instrumen Peringatan Dini Bencana Longsor Tahun Anggaran 2022. Penandatanganan kerja sama tersebut dilaksanakan secara daring pada Rabu (7/9).

Diketahui, penandatanganan perjanjian melibatkan Pejabat Pembuat Komitmen Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Linda Lestari, S.Kom., M.Han. dan pihak UGM, Dekan Fakultas Teknik UGM, Prof. Ir. Selo, S.T., M.T., M.Sc., Ph.D. Tujuan perjanjian kerja sama ini yakni pemasangan sistem peringatan dini longsor atau landslide early warning system (LEWS).

BACA JUGA

Gen Z Impact Fest Dorong Anak Muda Ciptakan Dampak

Gen Z Impact Fest Dorong Anak Muda Ciptakan Dampak

17 September 2026
UGM Perkuat Riset AI Lewat Pusat Teknologi

UGM Perkuat Riset AI Lewat Pusat Teknologi

17 Agustus 2026
ITS Kembangkan Material Komposit Berbasis Sumber Daya Lokal

ITS Kembangkan Material Komposit Berbasis Sumber Daya Lokal

16 Juli 2026

Pada tahun 2022 ini, BNPB dan UGM memasang instrumen sebagai bagian dari LEWS di 2 lokasi yang telah ditetapkan sebagai Prioritas Nasional 2022. Kedua lokasi tersebut yakni Kabupaten Bandung Barat dan Kabupaten Sukabumi. Pemberian stimulan alat peringatan dini ini diharapkan dapat meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat di daerah rawan bencana longsor.

Dalam kerja sama ini, para pihak sepakat untuk menerapkan teknologi peringatan dini bencana longsor yang mudah untuk dioperasikan oleh masyarakat awam dan dapat memberikan peringatan yang akurat untuk meminimalkan dampak korban jiwa dan kerugian harta benda akibat bencana tanah longsor.

Direktur Peringatan Dini BNPB Ir. Afrial Rosya, M.A., M.Si. mengucapkan terima kasih kepada UGM karena senantiasa memberikan dukungan, mengingat ini merupakan kerja sama kegiatan yang berkelanjutan sejak 2008.

“Komitmen dari pemerintah daerah sangat diperlukan dalam pemeliharaan stimulan alat peringatan dini yang diberikan, selain itu BNPB dan UGM perlu bersama-sama bersinergi agar kegiatan ini dapat dilaksanakan dengan sebaik mungkin,” ujar Afrial dalam siaran tertulisnya.

Ia menerangkan, penerapan sistem ini merupakan pendukung terbentuknya Desa Tangguh Bencana atau Destana, yang merupakan cikal bakal terwujudnya ketangguhan bangsa.

Sepanjang tahun 2008-2021, UGM bekerja sama dengan BNPB dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) telah melaksanakan penerapan sistem peringatan dini bencana longsor dan banjir di lebih dari 100 kabupaten/kota di 32 provinsi di Indonesia.

Sistem peringatan dini longsor yang diterapkan terdiri atas tujuh sub-sistem utama sebagai berikut, sesuai SNI 8235:2017, SNI 8840:2019, ISO 22327:2018, ISO 22328-1:2020 yaitu: (1) penilaian risiko; (2) sosialiasi; (3) pembentukan tim siaga bencana; (4) pembuatan panduan operasional evakuasi; (5) penyusunan prosedur tetap; (6) pemantauan, peringatan dini dan geladi evakuasi; (7) membangun komitmen otoritas lokal dan masyarakat dalam pengoperasian dan pemeliharaan keseluruhan sistem.

Sementara itu, Dekan Fakultas Teknik UGM, Prof. Ir. Selo, S.T., M.T., M.Sc., Ph.D. menyambut baik keberlanjutan kerja sama antara UGM dengan BNPB sekaligus untuk terus mendorong inovasi-inovasi baru dari UGM di bidang kebencanaan.

“Selain sistem peringatan dini longsor, UGM juga telah mengembangkan sistem peringatan dini banjir bandang, aliran lahar dan tsunami,” ujarnya.

Menurut Selo, evaluasi kegiatan pemasangan sebelumnya sangat penting dan UGM berkomitmen untuk terus mengawal operasional sistem ini dan terus mengembangkan inovasi-inovasi baru untuk menjawab tantangan ke depan.

“Terima kasih dan penghargaan atas dukungan dan kepercayaan BNPB terhadap aplikasi produk-produk riset antar disiplin di bidang kebencanaan yang telah dibangun Fakultas Teknik UGM,” ungkapnya.

Penandatangan secara virtual tersebut turut dihadiri inovator sekaligus konseptor SNI dan ISO Sistem Peringatan Dini, Prof. Teuku Faisal Fathani dan Dr. Wahyu Wilopo.

Saat ini BNPB bekerja sama dengan UGM dan BSN telah berhasil menyusun SNI 8235:2017, SNI 8840:2019, ISO 22327:2018 dan ISO 22328-1:2020 tentang sistem peringatan multi bencana. Selanjutnya, BNPB-BMKG-UGM-BSN sedang menyusun SNI dan ISO tentang sistem peringatan dini tsunami, yang berikutnya diikuti dengan sistem peringatan dini banjir dan letusan gunung api.

Share19SendTweet12
Previous Post

Diresmikan Bulan Depan, Nara Kupu Jogya Ajak Siswa Hingga Kopassus Bikin Event Sosial

Next Post

Sebanyak 897.565 Warga Kabupaten Lombok Timur Iuran BPJS Kesehatannya Ditanggung Pemerintah

Next Post
Sebanyak 897.565 Warga Kabupaten Lombok Timur Iuran BPJS Kesehatannya Ditanggung Pemerintah

Sebanyak 897.565 Warga Kabupaten Lombok Timur Iuran BPJS Kesehatannya Ditanggung Pemerintah

Wapres Buka Peringatan HAORNAS 2022 di Balikpapan

Wapres Buka Peringatan HAORNAS 2022 di Balikpapan

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Polinela dan ITERA Perkuat Kerja Sama Akademik

Polinela dan ITERA Perkuat Kerja Sama Akademik

21 September 2026
Brand Fesyen Lokal Kuasai Pasar Internasional

Brand Fesyen Lokal Kuasai Pasar Internasional

21 September 2026
Pelindo Multi Terminal Dukung Ketahanan Energi Bali melalui Penataan Terminal LNG Benoa

Pelindo Multi Terminal Dukung Ketahanan Energi Bali melalui Penataan Terminal LNG Benoa

21 September 2026
Pulihkan Aceh Tengah lewat Program Ekraf Peduli

Pulihkan Aceh Tengah lewat Program Ekraf Peduli

21 September 2026
Akademisi UIN Ar-Raniry Bahas Syariat Aceh di Australia

Akademisi UIN Ar-Raniry Bahas Syariat Aceh di Australia

21 September 2026

POPULAR

  • Kemenpar Perkuat Persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Indonesia

    Kemenpar Perkuat Persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Indonesia

    2874 shares
    Share 1150 Tweet 719
  • Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    3197 shares
    Share 1279 Tweet 799
  • Cargill Raih Gold Award ISDA Berkat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

    2886 shares
    Share 1154 Tweet 722
  • BPKH Salurkan Bingkisan Lebaran Untuk 100 Anak Yatim Di Malang

    2839 shares
    Share 1136 Tweet 710
  • Minamas Plantation Berbagi dengan Anak Yatim di Pekanbaru

    2873 shares
    Share 1149 Tweet 718

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.