• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
8 Oktober 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY KESEHATAN

Menkes: PPKM Mikro Tekan Penularan Covid-19

by Editor
27 April 2021
Menkes: PPKM Mikro Tekan Penularan Covid-19

Menkes) Budi Gunadi Sadikin,

21
SHARES
131
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

JAKARTA, KabarSDGs — Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin, menyatakan pelaksanaan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) berskala mikro dan vaksinasi massal mampu menekan laju kasus aktif Covid-19 selepas libur Paskah beberapa waktu lalu.

“Dua minggu setelah liburan Paskah memang kita amati ada kenaikan sedikit, tetapi tidak sebesar kenaikan liburan-liburan sebelumnya. Jadi, ini bukti bahwa sekali lagi program PPKM mikro dan vaksinasinya yang sudah kita jalankan masih bisa menahan setelah liburan panjang tiga hari,” ujar Budi, di Jakarta, Senin (26/4/2021).

BACA JUGA

Perbandingan Varian COVID-19 XEC dan JN.1

Perbandingan Varian COVID-19 XEC dan JN.1

3 Juni 2025
COVID-19 Meningkat di Asia, Riau Siaga dan Imbau Warga Waspada

COVID-19 Meningkat di Asia, Riau Siaga dan Imbau Warga Waspada

26 Mei 2025
Resmi Masuki Masa Endemi Covid-19, Presiden RI Menyarankan Tetap Hidup Sehat dan Bersih

Resmi Masuki Masa Endemi Covid-19, Presiden RI Menyarankan Tetap Hidup Sehat dan Bersih

22 Juni 2023

Ke depannya, Budi berharap agar perkembangan ini dapat terus terjaga baik tingkat kasus aktif, tingkat kesembuhan, maupun tingkat keterisian rumah sakit yang merawat pasien Covid-19.

Belajar dari pengalaman yang terjadi di India di mana baru-baru ini terjadi lonjakan kasus penularan Covid-19 yang sangat luar biasa, maka kewaspadaan masyarakat terhadap potensi dan risiko penularan Covid-19 juga harus tetap dijaga dan bahkan ditingkatkan. Kewaspadaan tersebut sangat diperlukan seiring dengan adanya mutasi baru dari virus korona yang menjadi salah satu faktor terjadinya lonjakan kasus di India.

“Teman-teman bisa bayangkan lonjakan yang sangat tinggi dan itu disebabkan oleh dua hal utama, yang pertama adalah mutasi baru yang masuk B117 dan ada mutasi lokal B1617 di sana. Jadi mutasi virus baru penyebab pertamanya, yang kedua adalah tidak konsisten menjalankan protokol kesehatan,” ucapnya.

“Di India itu sempat turun cukup drastis sehingga kasus per harinya hanya sekitar 5 ribu kasus. Yang terakhir kemarin kita lihat sudah naik ratusan kali lipat menjadi 349 ribu kasus per hari dari 5 ribu kasus per hari,” imbuh Menkes.

Faktor lain dari meningkatnya kasus penularan di India ialah adanya ketidakwaspadaan masyarakat setempat dalam menjalankan protokol kesehatan karena merasa vaksinasi sudah berhasil dan sempat menurunkan jumlah kasus penularan.

Oleh karena itu, Menkes terus menyampaikan pesan kepada seluruh masyarakat bahwa meski telah memperoleh vaksinasi Covid-19, penerapan protokol kesehatan secara ketat masih tetap harus dilakukan. Vaksinasi yang diberikan saat ini diperuntukkan untuk memperkuat sistem imun tubuh, namun masih tetap dapat tertular ataupun menularkan virus korona penyebab Covid-19.

“Vaksinasi tidak membuat Bapak/Ibu kebal. Vaksinasi hanya memperkuat sistem imun kita sehingga apabila kita terkena virusnya, kita tidak usah ke rumah sakit (dirawat). Kalaupun ke rumah sakit, kita cepat sembuhnya sehingga tidak fatal. Tapi vaksinasi masih tetap bisa membuat kita tertular dan menularkan ke orang lain. Walaupaun sudah divaksinasi protokol kesehatan harus tetap dijaga,” ujarnya.

Share8SendTweet5
Previous Post

Indonesia Akan Dapatkan Tambahan Dosis Vaksin Covid-19 dari Sinovac dan GAVI

Next Post

Ketua Satgas Ajak Masyarakat Mudik Secara Virtual

Next Post
Doni Ingatkan Masyarakat Jangan Mudik Agar Tak Menyesal

Ketua Satgas Ajak Masyarakat Mudik Secara Virtual

Kemnaker: Pekerja Kontrak dan Outsourcing Berhak Terima THR

Kemnaker: Pekerja Kontrak dan Outsourcing Berhak Terima THR

Discussion about this post

NEWS UPDATE

PKK Bali Dukung Gerakan Bersih Lingkungan

PKK Bali Dukung Gerakan Bersih Lingkungan

8 Oktober 2026
Okupansi Hotel di Balikpapan Tertekan Pengetatan Anggaran

Okupansi Hotel di Balikpapan Tertekan Pengetatan Anggaran

8 Oktober 2026
Balikpapan Latih Teman Tuli Jadi Barista

Balikpapan Latih Teman Tuli Jadi Barista

7 Oktober 2026
Indosat Perpanjang Masa Jabatan Vikram Sinha

Indosat Perpanjang Masa Jabatan Vikram Sinha

7 Oktober 2026
Frasers Hospitality Perkuat Inklusi Sosial dan Martabat Masyarakat Kurang Beruntung

Frasers Hospitality Perkuat Inklusi Sosial dan Martabat Masyarakat Kurang Beruntung

7 Oktober 2026

POPULAR

  • Kemenpar Perkuat Persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Indonesia

    Kemenpar Perkuat Persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Indonesia

    3562 shares
    Share 1425 Tweet 891
  • Cargill Raih Gold Award ISDA Berkat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

    3569 shares
    Share 1428 Tweet 892
  • Minamas Plantation Berbagi dengan Anak Yatim di Pekanbaru

    3545 shares
    Share 1418 Tweet 886
  • PTBA Buka Pendaftaran Program BIDIKSIBA 2026

    3514 shares
    Share 1406 Tweet 879
  • Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    3865 shares
    Share 1546 Tweet 966

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.