• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
16 April 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY KESEHATAN

Pemda Diminta Evaluasi Menyeluruh Tekan Penularan Covid-19

by Editor
9 Desember 2020
Pemda Diminta Evaluasi Menyeluruh Tekan Penularan Covid-19

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito. Foto: BNPB

27
SHARES
169
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

JAKARTA, KabarSDGs — Pemerintah daerah diminta segera mengevaluasi secara menyeluruh terkait implementasi protokol kesehatan untuk menekan penularan Covid-19.

“Seminggu terakhir terjadi kenaikan kasus (positif) sebesar 13,5 persen dari 36.599 minggu lalu menjadi 41.536 pada minggu ini. Pada pekan ini, jumlah provinsi yang mengalami kenaikan kasus lebih banyak dari provinsi yang mengalami penurunan,” jelas Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito dalam keterangan resmi yang diterima KabarSDGs, Rabu (9/12/2020).

BACA JUGA

Ini Alasan Vaksin Booster Masih Digunakan Pemerintah RI

Ini Alasan Vaksin Booster Masih Digunakan Pemerintah RI

19 September 2022
Pemda Diminta Antisipasi Naiknya Jumlah Zona Kuning

Satgas Minta Pemda Karantina Pemudik Nekat

12 Mei 2021
Satgas Ingatkan Faskes Tak Tolak Lansia Menerima Vaksin Kedua

Pemerintah Tangguhkan WNI Asal India Masuk Indonesia

28 April 2021

Menurut dia, kenaikan kasus positif Covid-19, pada pekan ini terjadi pada 19 provinsi, sedangkan penurunan terjadi pada 15 provinsi. “Hal ini menunjukkan, penanganan kasus di sebagian besar provinsi, mengalami perkembangan ke arah yang kurang baik.

Dia menambahkan, kasus aktif di Indonesia per 8 Desember 2020 sebanyak 85.345 kasus atau 14,5%. Angka ini masih lebih rendah dari rata-rata dunia sebesar 28,47%. Sedangkan penambahan kasus positif sebanyak 5.292 kasus. Kasus sembuh ada 483.496 atau 82,3%% dibandingkan rata-rata dunia 69,24%. Sedangkan pasien meninggal 18.000 kasus atau 3,1% dibandingkan rata-rata dunia 3,06%.

“Ada 5 provinsi teratas dalam kenaikan kasus positif Covid-19 mingguan. Berturut-turut dari urutan pertama Jawa Barat naik 3.785 (3.712 -> 7.497), Papua naik 1.813. (250 -> 2.063), Jawa Timur naik 725 (2.804 -> 3.529), Sulawesi Selatan naik 367 (655 -> 1.022) dan Kalimantan Timur naik 291 (1.223 -> 1.514),” jelas Wiku.

Pekan ini juga, katanya, ada 2 provinsi mendapat sorotan yakni Jawa Barat mengalami kenaikan sangat signifikan. Jika dilihat perkembangan harian, Jawa Barat sempat mengalami penambahan 1.648 kasus dalam satu hari, pada 3 Desember lalu. Selain itu, Jawa Timur masih masuk dalam 5 besar kenaikan kasus tertinggi pekan ini.

“Jawa Timur bertahan selama 4 minggu berturut-turut. “Ini sangat mengecewakan keadaannya, ini adalah kondisi yang harus diperbaiki bersama-sama,” ujarnya.

Untuk kasus kematian pasien Covid-19 secara nasional, papar dia, mengalami penurunan sebesar 10,3% atau dari 912 menjadi 818 kematian dalam satu minggu. Secara urutan lima besar, DKI Jakarta urutan pertama naik 58 (102 -> 160), Jawa Barat naik 29 (34 -> 63), Sumatera Selatan naik 20 kasus (16 -> 36), Nusa Tenggara Timur naik 8 (102 -> 160) dan Sulawesi Selatan naik 6 (6 -> 12).

Namun secara persentase, tambah Wiku, kematian tertinggi, Jawa Timur urutan pertama sebesar 7,05%, diikuti Sumatera Selatan 5,47%, Nusa Tenggara Barat 5,14%, Bengkulu 4,19% dan Jawa Tengah 4,07%.

“Meskipun pekan ini mengalami penurunan dibandingkan pekan lalu, namun kita harus tetap mewaspadai seiring peningkatan kasus positif dan kasus aktif. Jangan sampai angka kematian meningkat lagi pada pekan-pekan berikutnya. Ini harus menjadi perhatian kita semuanya,” ujarnya.

Untuk itu, para kepala daerah diminta evaluasi pelayanan pasien Covid-19 di fasilitas kesehatan. Pemda diminta segera petakan masalah yang menghambat, jika ada kendala yang sulit segera komunikasi dengan pemerintah pusat atau satgas Covid-19 pusat.

Selanjutnya, pada angka kesembuhan pekan ini meningkat dibandingkan pekan sebelumnya, sebesar 1,8% atau dari 27.179 . menjadi 27.662 orang. Meskipun terjadi kenaikan pada persentase kesembuhan, perhatian harus ditujukan pada 5 provinsi dengan penurunan kesembuhan pekan ini.

Kelimanya di Jawa Barat turun 552 (5.605 -> 5.083), Bali turun 482 (496 -> 14), Kalimantan Tengah (304 -> 0), DKI Jakarta turun 298 (7.266 -> 6.968) dan Sulawesi Barat (269 -> 85). Secara persentasenya, kesembuhan terendah secara lima besar berada di Papua (44,53%), Nusa Tenggara Timur (54,2%), Lampung (54,63%), Kalimantan Utara (58,53%) dan Jambi (62,25%).

Wiku mengatakan, provinsi yang mendapat sorotan pekan ini seperti di Jawa Barat karena perkembangan pekan ini, menjadi provinsi dengan penambahan kasus positif tertinggi, juga mengalami penurunan kesembuhan tertinggi.

“Mohon Jawa Barat, untuk betul-betul meningkatkan kualitas penanganan pasien positif Covid-19, agar kasus positif yang masih dalam perawatan bisa menjadi sembuh seluruhnya. Dengan begitu, Jawa Barat dapat kembali mendongkrak angka kesembuhan dan menurunkan angka kematian,” kata Wiku.

Dia juga minta Bali diperhatikan karena mengalami penurunan kesembuhan yang cukup drastis pekan ini. Begitu pula Kalimantan Tengah pekan ini tidak mencatatkan kesembuhan. “Saya meminta agar provinsi-provinsi ini agar berusaha lebih keras lagi dan serius untuk menyembuhkan seluruh pasien Covid-19,” pesan Wiku.

Share11SendTweet7
Previous Post

Daerah Harus Pastikan Ketersediaan Alkes Jelang Akhir Tahun

Next Post

Jusuf Kalla: Industri Rokok Sulit Bisa Dikurangi

Next Post
Jusuf Kalla: Industri Rokok Sulit Bisa Dikurangi

Jusuf Kalla: Industri Rokok Sulit Bisa Dikurangi

Doni: Jangan Puas Tingkat Kepatuhan Prokes Pilkada di Atas 96 Persen

Doni: Jangan Puas Tingkat Kepatuhan Prokes Pilkada di Atas 96 Persen

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Pabrik Melamin Gresik Perkuat Industri Nasional

Pabrik Melamin Gresik Perkuat Industri Nasional

16 April 2026
Kementerian PU Ganti Jembatan Manyar Lama di Gresik, Target Rampung Agustus 2026

Kementerian PU Ganti Jembatan Manyar Lama di Gresik, Target Rampung Agustus 2026

16 April 2026
Kolaborasi Alumni ITB Perkuat Smart City IKN

Kolaborasi Alumni ITB Perkuat Smart City IKN

16 April 2026
Ribuan Pelamar Padati Booth KAI di Campus Job Fair Semarang

Ribuan Pelamar Padati Booth KAI di Campus Job Fair Semarang

16 April 2026
KAI Services Hadirkan Inisiatif Ramah Lingkungan untuk Transportasi Berkelanjutan

KAI Services Hadirkan Inisiatif Ramah Lingkungan untuk Transportasi Berkelanjutan

16 April 2026

POPULAR

  • Ancaman Spyware Modern Uji Ketahanan Siber Indonesia

    Ancaman Spyware Modern Uji Ketahanan Siber Indonesia

    36 shares
    Share 14 Tweet 9
  • Kemenkes Integrasikan Diari Diabetes Digital Primaku ke Aplikasi SatuSehat

    53 shares
    Share 21 Tweet 13
  • Gubernur Bukhara Tawari Indonesia Destinasi Umrah Plus di Uzbekistan

    49 shares
    Share 20 Tweet 12
  • Port Connect 2025: Sinergi IPCC dan PTP Nonpetikemas Kembangkan Talenta Muda untuk Ekonomi Maritim

    30 shares
    Share 12 Tweet 8
  • Wisata Bromo Ditutup Sementara demi Pemulihan Alam

    25 shares
    Share 10 Tweet 6

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.