JAKARTA, KabarSDGs — Salah satu Duta SDGs Indoensia Alissa Wahid menyebutkan, tujuan pembangunan berkelanjutan (TPB) /Sustainable Development Goals (SDGs) berperan penting menyukseskan bonus demografi Indonesia pada 2030.
Menurut putri Presiden ke-4 Abdurrahman Wahid ini, SDGs berfungsi menyiapkan generasi muda produktif guna menyongsong tahun 2030 yang diprediksi menjadi titik balik perubahan sosial-ekonomi Indonesia.
“Jelas sekali itu korelasinya sangat besar. Bonus demografi itu tidak secara otomatis bisa kita dapatkan. Modalnya, angkatan muda yang produktif, betul-betul memiliki keterampilan yang cukup dan bisa menggerakkan ekonomi,” kata Alissa lewat video konperensi pers, Kamis (22/10/2020).
Oleh karenanya, lewat SDGs banyak hal yang bisa dipersiapkan seperti menuntaskan kemiskinan, meningkatkan kualitas kesehatan dan kesejahteraan, kota layak huni, dan akses terhadap keadilan.
“Jadi kita untuk mencapainya dengan melakukan SDGs,” tegas Alissa.
Namun, katanya dia, sebaliknya jika saat ini para generasi muda tidak dipersiapkan, maka Bonus Demografi 2030 hanya menjadi mimpi belaka.
“Kalau pada sampai saat itu banyak anak mudanya lemas, mereka tidak mampu berpikir panjang, tidak mampu menciptakan pekerjaan, tapi mencari pekerjaan atau menunggu pemerintah, maka nanti bonus demografi menjadi mimpi buruk demografi,” jelas Alissa. YAUMAL HUTASUHUT











Discussion about this post