Surabaya, Kabar SDGs – National Youth Health & Career Readiness Initiative digelar di Auditorium Lantai 7 UC Main Building, Senin (25/5/2026). Kegiatan yang digagas Yayasan Amway Peduli bersama Universitas Ciputra Surabaya tersebut mengangkat pentingnya kesehatan generasi muda sekaligus kesiapan menghadapi dunia kerja.
Ketua Yayasan Amway Peduli, Riana Nur Wulan mengatakan edukasi mengenai healthy eating dan healthy lifestyle sengaja difokuskan kepada generasi muda karena kesehatan menjadi salah satu faktor penting yang menentukan masa depan mereka.
“Kalau anak-anak hanya fokus pendidikan tetapi mengesampingkan kesehatan, itu bisa berdampak pada masa depan mereka juga. Sekarang perusahaan saat rekrutmen juga mulai memperhatikan kondisi kesehatan calon pekerjanya,” kata Riana.
Menurutnya, kesehatan pencernaan memiliki pengaruh besar terhadap kondisi tubuh secara keseluruhan. Karena itu, pihaknya ingin menanamkan kesadaran sejak dini agar generasi muda lebih memperhatikan pola makan serta aktivitas fisik sehari-hari.
Riana menilai gaya hidup sehat dapat dimulai dari kebiasaan sederhana seperti memilih makanan sehat dan rutin bergerak aktif setiap hari.
“Kita ingin meskipun nanti sudah berumur tetap sehat dan aktif, tidak menjadi beban keluarga. Karena itu penting mengetahui apa yang kita makan dan menjaga pola hidup sehat,” paparnya.
Ia menjelaskan, program edukasi kesehatan tersebut telah dijalankan Yayasan Amway Peduli sejak 2024 di berbagai universitas di Indonesia dan akan terus dilakukan secara berkelanjutan.
Selain fokus pada sektor kesehatan, yayasan tersebut juga menjalankan program pendidikan melalui bantuan perlengkapan sekolah kepada ribuan anak di sejumlah daerah di Indonesia.
Dalam kegiatan seminar itu, Palang Merah Indonesia turut memberikan layanan pemeriksaan kesehatan gratis kepada peserta. Pemeriksaan yang dilakukan meliputi pengecekan berat badan, tekanan darah, hingga gula darah.
Kepala Bidang Penanggulangan Bencana PMI, Pungky Sugiarto mengatakan pemeriksaan dilakukan sebelum dan sesudah seminar agar peserta dapat mengetahui kondisi kesehatannya secara langsung.
“Peserta dilakukan screening kesehatan, termasuk pemeriksaan gula darah dan konsultasi dengan dokter relawan PMI,” katanya.
Pungky menyebut hasil pemeriksaan sementara menunjukkan mayoritas peserta berada dalam kondisi normal. Meski demikian, keluhan yang paling banyak ditemukan adalah tekanan darah tinggi.
“Kalau gula darah rata-rata masih normal karena pemeriksaan acak. Yang sering justru tekanan darah naik, apalagi karena faktor panas dan aktivitas,” ujarnya.










Discussion about this post