Samarinda, Kabar SDGs – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di Kantor Dinas Pangan Tanaman Pangan dan Hortikultura Kalimantan Timur pada Rabu (11/3/2026). Kegiatan ini dilaksanakan serentak bersama 31 provinsi lain di Indonesia sebagai upaya menjaga stabilitas harga pangan menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional.
Sebanyak 45 tenant ambil bagian dalam kegiatan tersebut dengan menyediakan berbagai komoditas strategis, mulai dari beras, sayur-mayur, bawang merah, cabai, buah-buahan, daging ayam, ikan, hingga telur. Seluruh komoditas tersebut dijual di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah.
Kepala DPTPH Kaltim, Fahmi Himawan, menjelaskan bahwa program Gerakan Pangan Murah dirancang untuk mempertemukan produsen dan konsumen secara langsung. Dengan mekanisme tersebut, para petani, peternak, pekebun, serta gabungan kelompok tani dapat menjual hasil produksinya tanpa melalui perantara.
“Dengan sistem ini, harga yang dijual tetap terkendali dan tidak melebihi Harga Eceran Tertinggi, sehingga masyarakat bisa mendapatkan bahan pangan dengan harga yang lebih terjangkau,” kata Fahmi Himawan.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur juga memastikan bahwa seluruh komoditas yang diperjualbelikan dalam kegiatan tersebut memenuhi standar sehat, aman, halal, serta terjamin keamanan pangannya.
Selain kegiatan pasar murah, acara tersebut juga diisi dengan penyerahan bingkisan dari Eramart kepada para mustahik dari Badan Amil Zakat Nasional sebagai bagian dari program kepedulian sosial.
Gerakan Pangan Murah merupakan agenda rutin pemerintah daerah yang bertujuan menjaga stabilitas harga serta memperkuat ketahanan pangan masyarakat, khususnya pada periode dengan lonjakan permintaan seperti menjelang hari besar keagamaan.












Discussion about this post