• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
25 Oktober 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY EKONOMI

Integrasi Transportasi Wujudkan Perkotaan yang Lebih Nyaman

by Riski Yanti
1 Agustus 2025
Integrasi Transportasi Wujudkan Perkotaan yang Lebih Nyaman
21
SHARES
131
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

Jakarta, KabarSDGs – Pengembangan integrasi transportasi menjadi salah satu upaya Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dalam meningkatkan konektivitas antar moda.

Kemenhub berkomitmen terus meningkatkan integrasi transportasi untuk mendorong masyarakat beralih dari kendaraan pribadi ke transportasi umum, sehingga mewujudkan perkotaan yang lebih nyaman.

BACA JUGA

Kemenhub Perkuat Pengawasan Kendaraan ODOL di Pelabuhan Tanjung Perak

Kemenhub Perkuat Pengawasan Kendaraan ODOL di Pelabuhan Tanjung Perak

19 Oktober 2026
Kemenhub Terus Melakukan Pengawasan Operasional Penerbangan di Tengah Dampak Karhutla

Kemenhub Terus Pantau Dampak Karhutla

19 Oktober 2026
Kemenhub Kukuhkan 90 Marine Inspector

Kemenhub Kukuhkan 90 Marine Inspector

19 Oktober 2026

“Integrasi transportasi bertujuan untuk menciptakan transportasi yang terintegrasi secara lancar, sehingga terjadi efisiensi biaya, kecepatan, ketepatan, kemudahan dan kenyamanan. Kami memastikan bagaimana antar wilayah terhubung, antara first mile dengan last mile terintegrasi dan berkelanjutan,” ujar Direktur Jenderal Integrasi Transportasi dan Multimoda (Intram) Risal Wasal pada acara Press Background: Integrasi Transportasi Sektor Darat dan Kereta Api, di Jakarta, Kamis (31/7).

Adapun rencana pengembangan integrasi transportasi dan multimoda pada Ditjen Intram sepanjang 2025-2029, meliputi 10 kawasan metropolitan, 9 wilayah terpencil, terdepan, tertinggal, dan perbatasan (3TP), 5 Kawasan Sentra Produksi Pangan (KSPP), dan 10 Daerah Pariwisata Prioritas (DPP), termasuk pengembangan 13 stasiun kereta api dan tiga terminal.

Konsep integrasi layanan transportasi tidak hanya integrasi fisik saja, melainkan integrasi tarif, integrasi operasional, integrasi informasi, serta integrasi kebijakan.

Pada sektor transportasi darat, sebanyak 17 layanan angkutan perkotaan di 13 kawasan perkotaan telah terintegrasi dengan simpul stasiun kereta api, antara lain di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, Medan, Palembang, Bandung Raya, Surakarta, Semarang, Yogyakarta, Surabaya dan Makassar.

Layanan transportasi umum berbasis jalan ini telah melayani stasiun kereta api (KA) perkotaan seperti Moda Raya Terpadu (MRT), Lintas Raya Terpadu (LRT) dan Kereta Commuterline serta stasiun KA antarkota.

Direktur Prasarana Transportasi Jalan Toni Tauladan menyampaikan, Kemenhub aktif berkoordinasi dengan pemerintah daerah maupun pemerintah kota dalam mewujudkan integrasi transportasi di sektor transportasi darat.

“Koordinasi kami terutama dalam hal kebijakan untuk memastikan tingkat layanan yang sama baiknya bagi penumpang angkutan umum. Seperti layanan Teman Bus yang sudah diupayakan terintegrasi dari first mile hingga last mile,” ujarnya.

Untuk memperluas serta memperkuat pengembangan integrasi transportasi, Direktorat Jenderal Perhubungan Darat menyiapkan sejumlah dukungan kepada Ditjen Intram.

Dukungan tersebut antara lain menyiapkan data teknis guna mempermudah Ditjen Intram dalam menyimpulkan integrasi antara moda darat dengan moda lainnya, salah satunya moda kereta api.

“Integrasi ini diperlukan karena di Indonesia sebagai negara kepulauan, sangat jarang terjadi satu layanan transportasi mampu mengakomodir perjalanan dari satu tempat ke tujuan. Untuk itu, integrasi transportasi diharapkan tidak hanya mengakomodasi satu layanan, namun juga antarmoda,” papar Toni.

Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Kereta Api, Arif Anwar memaparkan, pengembangan integrasi fisik pada bidang perkeretaapian bertujuan mencapai kondisi ideal, di mana ada stasiun multimoda yang terhubung, layanan feeder, kawasan transit oriented development (TOD), fasilitas alih moda, park and ride, serta stasiun dengan desain yang inklusif.

“Jika sebelum adanya konsep TOD area pemukiman, pedestrian, area bisnis dan transportasi umum terpisah, maka setelah konsep TOD diterapkan diharapkan semua terhubung sehingga mudah memberikan fasilitas kepada masyarakat untuk bergerak,” sebut Arif.

Implementasi pengembangan integrasi layanan perkeretapian telah dilakukan di beberapa kawasan, diantaranya kawasan TOD Blok M dan Tanah Abang, Sky Bridge integrasi stasiun MRT Asean dan Halte Transjakarta, Kawasan Dukuh Atas, pengembangan Stasiun Baru Jatake serta pengembangan Stasiun Tigaraksa.

Share8SendTweet5
Previous Post

KAI Kirim 60 Gerbong Datar Tahap Awal, Perkuat Ekosistem Logistik

Next Post

Letkol Teddy Diusulkan Jadi Duta Sekolah Rakyat dalam Pentas Seni Penuh Haru

Next Post
Letkol Teddy Diusulkan Jadi Duta Sekolah Rakyat dalam Pentas Seni Penuh Haru

Letkol Teddy Diusulkan Jadi Duta Sekolah Rakyat dalam Pentas Seni Penuh Haru

RSUP IKN Hadirkan Layanan Unggulan Jantung dan Syaraf di Jantung Ibu Kota Baru

RSUP IKN Hadirkan Layanan Unggulan Jantung dan Syaraf di Jantung Ibu Kota Baru

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Festival Musik Tradisi Indonesia 2026 Perkuat Pelestarian Gamelan di Wonosobo

Festival Musik Tradisi Indonesia 2026 Perkuat Pelestarian Gamelan di Wonosobo

23 Oktober 2026
Pertamina Latih 107 UMKM Kalimantan Kelola Arus Kas Usaha

Pertamina Latih 107 UMKM Kalimantan Kelola Arus Kas Usaha

23 Oktober 2026
Candi Muara Takus Didorong Jadi Destinasi Wisata Unggulan Riau

Candi Muara Takus Didorong Jadi Destinasi Wisata Unggulan Riau

23 Oktober 2026
Garden Fest Hadirkan Wisata Sawah dan Edukasi Pertanian di Surabaya

Garden Fest Hadirkan Wisata Sawah dan Edukasi Pertanian di Surabaya

23 Oktober 2026
BI Bali Raih Apresiasi Lewat Program Inovasi UMKM Hijau

BI Bali Raih Apresiasi Lewat Program Inovasi UMKM Hijau

22 Oktober 2026

POPULAR

  • BPKH Salurkan Bingkisan Lebaran Untuk 100 Anak Yatim Di Malang

    BPKH Salurkan Bingkisan Lebaran Untuk 100 Anak Yatim Di Malang

    3910 shares
    Share 1564 Tweet 978
  • PTBA Buka Pendaftaran Program BIDIKSIBA 2026

    3945 shares
    Share 1578 Tweet 986
  • Minamas Plantation Berbagi dengan Anak Yatim di Pekanbaru

    3971 shares
    Share 1588 Tweet 993
  • Cargill Raih Gold Award ISDA Berkat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

    4008 shares
    Share 1603 Tweet 1002
  • Bank Muamalat Gelar Muamalah Executive Class Bahas Perjalanan Finansial dan Spiritual Menuju Baitullah

    3360 shares
    Share 1344 Tweet 840

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.