• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
10 Juni 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY EKONOMI

Integrasi Transportasi Wujudkan Perkotaan yang Lebih Nyaman

by Riski Yanti
1 Agustus 2025
Integrasi Transportasi Wujudkan Perkotaan yang Lebih Nyaman
20
SHARES
125
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

Jakarta, KabarSDGs – Pengembangan integrasi transportasi menjadi salah satu upaya Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dalam meningkatkan konektivitas antar moda.

Kemenhub berkomitmen terus meningkatkan integrasi transportasi untuk mendorong masyarakat beralih dari kendaraan pribadi ke transportasi umum, sehingga mewujudkan perkotaan yang lebih nyaman.

BACA JUGA

Uji Petik Kelaiklautan Kapal Dilakukan di Pelabuhan Ternate Jelang Angkutan Libur Sekolah 2026

Uji Petik Kelaiklautan Kapal Dilakukan di Pelabuhan Ternate Jelang Angkutan Libur Sekolah 2026

7 Juni 2026
Pemkot Batam Optimalkan Layanan Trans Batam

Pemkot Batam Optimalkan Layanan Trans Batam

29 Mei 2026
Kemenhub Siapkan Operasional Sistem Navigasi Penerbangan Nasional di New JATSC 

Kemenhub Siapkan Operasional Sistem Navigasi Penerbangan Nasional di New JATSC 

22 Mei 2026

“Integrasi transportasi bertujuan untuk menciptakan transportasi yang terintegrasi secara lancar, sehingga terjadi efisiensi biaya, kecepatan, ketepatan, kemudahan dan kenyamanan. Kami memastikan bagaimana antar wilayah terhubung, antara first mile dengan last mile terintegrasi dan berkelanjutan,” ujar Direktur Jenderal Integrasi Transportasi dan Multimoda (Intram) Risal Wasal pada acara Press Background: Integrasi Transportasi Sektor Darat dan Kereta Api, di Jakarta, Kamis (31/7).

Adapun rencana pengembangan integrasi transportasi dan multimoda pada Ditjen Intram sepanjang 2025-2029, meliputi 10 kawasan metropolitan, 9 wilayah terpencil, terdepan, tertinggal, dan perbatasan (3TP), 5 Kawasan Sentra Produksi Pangan (KSPP), dan 10 Daerah Pariwisata Prioritas (DPP), termasuk pengembangan 13 stasiun kereta api dan tiga terminal.

Konsep integrasi layanan transportasi tidak hanya integrasi fisik saja, melainkan integrasi tarif, integrasi operasional, integrasi informasi, serta integrasi kebijakan.

Pada sektor transportasi darat, sebanyak 17 layanan angkutan perkotaan di 13 kawasan perkotaan telah terintegrasi dengan simpul stasiun kereta api, antara lain di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, Medan, Palembang, Bandung Raya, Surakarta, Semarang, Yogyakarta, Surabaya dan Makassar.

Layanan transportasi umum berbasis jalan ini telah melayani stasiun kereta api (KA) perkotaan seperti Moda Raya Terpadu (MRT), Lintas Raya Terpadu (LRT) dan Kereta Commuterline serta stasiun KA antarkota.

Direktur Prasarana Transportasi Jalan Toni Tauladan menyampaikan, Kemenhub aktif berkoordinasi dengan pemerintah daerah maupun pemerintah kota dalam mewujudkan integrasi transportasi di sektor transportasi darat.

“Koordinasi kami terutama dalam hal kebijakan untuk memastikan tingkat layanan yang sama baiknya bagi penumpang angkutan umum. Seperti layanan Teman Bus yang sudah diupayakan terintegrasi dari first mile hingga last mile,” ujarnya.

Untuk memperluas serta memperkuat pengembangan integrasi transportasi, Direktorat Jenderal Perhubungan Darat menyiapkan sejumlah dukungan kepada Ditjen Intram.

Dukungan tersebut antara lain menyiapkan data teknis guna mempermudah Ditjen Intram dalam menyimpulkan integrasi antara moda darat dengan moda lainnya, salah satunya moda kereta api.

“Integrasi ini diperlukan karena di Indonesia sebagai negara kepulauan, sangat jarang terjadi satu layanan transportasi mampu mengakomodir perjalanan dari satu tempat ke tujuan. Untuk itu, integrasi transportasi diharapkan tidak hanya mengakomodasi satu layanan, namun juga antarmoda,” papar Toni.

Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Kereta Api, Arif Anwar memaparkan, pengembangan integrasi fisik pada bidang perkeretaapian bertujuan mencapai kondisi ideal, di mana ada stasiun multimoda yang terhubung, layanan feeder, kawasan transit oriented development (TOD), fasilitas alih moda, park and ride, serta stasiun dengan desain yang inklusif.

“Jika sebelum adanya konsep TOD area pemukiman, pedestrian, area bisnis dan transportasi umum terpisah, maka setelah konsep TOD diterapkan diharapkan semua terhubung sehingga mudah memberikan fasilitas kepada masyarakat untuk bergerak,” sebut Arif.

Implementasi pengembangan integrasi layanan perkeretapian telah dilakukan di beberapa kawasan, diantaranya kawasan TOD Blok M dan Tanah Abang, Sky Bridge integrasi stasiun MRT Asean dan Halte Transjakarta, Kawasan Dukuh Atas, pengembangan Stasiun Baru Jatake serta pengembangan Stasiun Tigaraksa.

Share8SendTweet5
Previous Post

KAI Kirim 60 Gerbong Datar Tahap Awal, Perkuat Ekosistem Logistik

Next Post

Letkol Teddy Diusulkan Jadi Duta Sekolah Rakyat dalam Pentas Seni Penuh Haru

Next Post
Letkol Teddy Diusulkan Jadi Duta Sekolah Rakyat dalam Pentas Seni Penuh Haru

Letkol Teddy Diusulkan Jadi Duta Sekolah Rakyat dalam Pentas Seni Penuh Haru

RSUP IKN Hadirkan Layanan Unggulan Jantung dan Syaraf di Jantung Ibu Kota Baru

RSUP IKN Hadirkan Layanan Unggulan Jantung dan Syaraf di Jantung Ibu Kota Baru

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Pemko Batam Evaluasi Gotong Royong Usai Kebakaran Lahan

Pemko Batam Evaluasi Gotong Royong Usai Kebakaran Lahan

10 Juni 2026
UMKM Balikpapan Didorong Terapkan Ekonomi Hijau

UMKM Balikpapan Didorong Terapkan Ekonomi Hijau

10 Juni 2026
Pendanaan Internasional Dorong Pengembangan Proyek Panas Bumi PGEO

Pendanaan Internasional Dorong Pengembangan Proyek Panas Bumi PGEO

10 Juni 2026
Lion Parcel Luncurkan MINIPACK Untuk Tekan Biaya Kirim Paket Ringan

Lion Parcel Luncurkan MINIPACK Untuk Tekan Biaya Kirim Paket Ringan

10 Juni 2026
Demi Pendidikan Yang Berkualitas Sekolah Tahap II Jateng I di Brebes Dikebut

Demi Pendidikan Yang Berkualitas Sekolah Tahap II Jateng I di Brebes Dikebut

9 Juni 2026

POPULAR

  • Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    589 shares
    Share 236 Tweet 147
  • Cargill Raih Gold Award ISDA Berkat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

    344 shares
    Share 138 Tweet 86
  • Bank Muamalat Gelar Muamalah Executive Class Bahas Perjalanan Finansial dan Spiritual Menuju Baitullah

    308 shares
    Share 123 Tweet 77
  • Kemenpar Perkuat Persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Indonesia

    310 shares
    Share 124 Tweet 78
  • PTBA Buka Pendaftaran Program BIDIKSIBA 2026

    313 shares
    Share 125 Tweet 78

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.