Nusantara, Kabar SDGs – Komitmen memperkuat layanan kesehatan di Ibu Kota Nusantara (IKN) resmi ditandai dengan kehadiran Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) IKN, yang akan segera beroperasi di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP). Rumah sakit ini merupakan RSUP vertikal pertama di Kalimantan, sekaligus tonggak penting dalam mewujudkan kota berorientasi kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat.
Sebagai rumah sakit pusat di bawah Kementerian Kesehatan (Kemenkes), RSUP IKN hadir dengan layanan unggulan di bidang jantung dan syaraf. Dua bidang ini dipilih sebagai prioritas mengingat kebutuhan layanan spesialis yang merata dan berkualitas di wilayah Kalimantan.
Dalam mendukung operasional tahap awal, puluhan Aparatur Sipil Negara (ASN) dari Kemenkes mengikuti pembekalan internalisasi atau Induction Program yang digelar di Kantor Kementerian Koordinator 1, Nusantara, Kamis (24/7). Kegiatan ini menjadi ajang perkenalan nilai-nilai dasar, arah pembangunan, hingga tata kelola pemerintahan di lingkungan IKN.
Sekretaris Otorita IKN, Bimo Adi Nursanthyasto, dalam keterangannya menyebut para ASN dari Kemenkes akan menjadi pelopor hidup sehat di kawasan ibu kota baru. “Kita akan menjadi pionir dan contoh bagi teman-teman dari kementerian dan lembaga lainnya yang secara bertahap datang berdasarkan prioritas. Saat ini, kita punya saudara baru dari Kementerian Kesehatan yang dapat menjadi contoh dan edukasi cara hidup sehat pada warga IKN lainnya,” ujarnya.
Ketua Pelayanan Medik RSUP IKN, Tirta Asprimi Angraen, dalam sambutannya menegaskan posisi strategis RSUP IKN dalam ekosistem pelayanan kesehatan nasional. Ia menyebut RSUP IKN sebagai salah satu dari 38 RS pusat milik Kemenkes, yang pertama berdiri di Kalimantan sebagai rumah sakit vertikal. “Kemenkes ini punya 38 rumah sakit pusat di Indonesia, nantinya ini akan menjadi rumah sakit umum pusat dan vertikal pertama di Kalimantan,” ujar Tirta.
Lebih dari sekadar fasilitas layanan kesehatan, RSUP IKN merupakan simbol dari tekad membangun fondasi layanan publik yang setara, inklusif, dan berstandar nasional. Keberadaannya tak hanya melayani warga di KIPP, tetapi juga masyarakat sekitar Sepaku dan kawasan delineasi IKN lainnya, menjadikan manusia sebagai pusat pembangunan ibu kota masa depan.












Discussion about this post