Batu, Kabar SDGs – Suasana halaman Mapolres Batu tampak semarak, Sabtu (28/6/2025), saat ratusan pecinta Vespa dari berbagai daerah berkumpul dalam Batu Vespa Fest 2025. Event ini digelar untuk memeriahkan Hari Bhayangkara ke-79 dan memperkuat silaturahmi komunitas skuter klasik.
Peserta datang dari berbagai wilayah seperti Jawa Tengah, Jawa Timur, hingga Bali, membawa berbagai tipe Vespa mulai dari klasik hingga modifikasi. Mereka disambut langsung oleh Kapolres Batu, AKBP Andi Yudha Pranata, yang juga secara resmi membuka acara dan memberangkatkan peserta riding bersama.
“Selamat datang di Kota Batu, Salam Satu Vespa Sejuta Saudara. Batu Vespa Fest 2025 resmi saya buka,” ujar AKBP Andi Yudha.
Rute riding dimulai dari Mapolres Batu menuju deretan lokasi wisata pilihan: Hotel Golden Tulip, Jatim Park 2, Museum Angkut, Balai Kota Among Tani, Cafe Cana, Paralayang, Santera De Laponte, hingga finis di kawasan Air Terjun Cuban Rondo.
Kapolres menjelaskan, rute ini dirancang agar para peserta tak hanya menikmati keindahan alam dan udara segar Batu, tapi juga ikut mempromosikan destinasi wisata yang jarang tersorot publik.
“Kami ingin peserta mengeksplorasi tempat-tempat yang belum banyak diketahui wisatawan. Harapannya, geliat pariwisata bisa merata,” jelasnya.
Usai beristirahat di Cuban Rondo, rombongan kembali riding melalui jalur ikonik Songgoriti, Alun-Alun Kota Batu, Pasar Among Tani, dan ditutup dengan melintasi kawasan Batu Night Spectacular (BNS).
Tak hanya riding, Batu Vespa Fest 2025 juga dimeriahkan oleh kontes Vespa unik dan klasik, pameran Vespa kolektor langka, serta live music dari band lokal ternama yang menambah keseruan suasana.
“Antusiasme luar biasa. Ini bukan sekadar hobi, tapi wadah persaudaraan, solidaritas, dan juga promosi wisata,” pungkas AKBP Andi.
Ajang ini menjadi bukti bahwa Vespa bukan hanya kendaraan, tapi juga simbol gaya hidup, komunitas, dan semangat kebersamaan lintas generasi.












Discussion about this post