Samosir, Kabar SDGs – Bupati Samosir, Vandiko Timotius Gultom, ST, melakukan peninjauan lokasi lahan untuk zona investasi Kawasan Pertanian Terpadu bersama dengan perwakilan dari Dewan Ekonomi Nasional, Van Basten Panjaitan, serta Direktur PT. JCO, Johnny Andrean. Ini terjadi di Desa Hariara Pintu, Kecamatan Harian, Kabupaten Samosir pada Rabu (4/6).
Kunjungan ini bertujuan untuk membahas rencana pengembangan perkebunan kopi seluas 200 Ha yang akan dilakukan oleh PT. JCO dalam zona investasi Kawasan Pertanian Terpadu. Kawasan tersebut mencakup area seluas 2.650 Ha, di mana zona investasi sendiri memiliki luas 536 Ha.
Van Basten Panjaitan dari DEN mengingatkan agar status lahan yang ingin dikelola oleh investor dapat dipastikan terlebih dahulu dalam keadaan ‘bersih dan jelas’. Selain itu, perlu ada perbaikan terhadap infrastruktur jalan yang menuju ke lokasi.
Ia menekankan bahwa kawasan pertanian terpadu ini memiliki nilai strategis, dengan lahan untuk plasma dan zona investasi yang tersedia. “Kami berharap ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar dan memfasilitasi para investor yang ingin berinvestasi,” ujarnya.
Setelah peninjauan, Johnny Andrean dari PT. JCO menyatakan keyakinannya bahwa lahan yang berada pada elevasi 1.700 mdpl ini sangat ideal untuk penanaman kopi.
Bupati Vandiko Timotius Gultom menyambut positif rencana investasi yang diajukan oleh PT. JCO, yang juga didukung oleh Dewan Ekonomi Nasional.
Vandiko mengarahkan kepada organisasi perangkat daerah yang terlibat untuk memberikan dukungan penuh terhadap seluruh urusan administrasi guna mempercepat proses investasi, termasuk status lahan dan rencana peningkatan infrastruktur jalan agar dapat diusulkan ke pemerintah pusat.
Dalam peninjauan juga hadir Pabung Kodim 0210/TU G. Sebayang, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Tumiur Gultom, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Rudimantho Limbong, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Pilippi Simarmata, serta Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika yang diwakili oleh Kabid IKP Togarma Naibaho, Kabag Pertanahan Charles Samosir, Kabid Aset Pangondian Limbong, dan Camat Harian Hartopo Manik.












Discussion about this post