• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
19 September 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY LINGKUNGAN

Green Justice Indonesia Salurkan 10 Ribu Bibit Kemenyan untuk Pulihkan Hutan Adat

by SDGS Admin
19 Juni 2026
Green Justice Indonesia Salurkan 10 Ribu Bibit Kemenyan untuk Pulihkan Hutan Adat
20
SHARES
125
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

Tapanuli Utara, Kabar SDGs – Green Justice Indonesia (GJI) mendistribusikan sedikitnya 10.000 bibit kemenyan kepada sejumlah komunitas masyarakat adat di Kabupaten Tapanuli Utara, Kabupaten Toba, dan Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, sepanjang tahun 2026. Program tersebut menjadi bagian dari upaya rehabilitasi hutan adat sekaligus memperkuat peran masyarakat adat dalam menjaga kelestarian sumber daya alam di wilayah kelola mereka.

Direktur Green Justice Indonesia, Panut Hadisiswoyo, menjelaskan bahwa bibit yang disalurkan terdiri dari beberapa varietas kemenyan yang memiliki nilai penting bagi masyarakat adat, yakni kemenyan toba, durame, dan bulu. Bibit-bibit tersebut diberikan kepada kelompok masyarakat adat yang terlibat aktif dalam pengelolaan dan pemulihan kawasan hutan adat di daerah masing-masing.

BACA JUGA

Bupati Samosir dan Direktur PT. JCO Tinjau Lahan Investasi Kawasan Pertanian Terpadu

Bupati Samosir dan Direktur PT. JCO Tinjau Lahan Investasi Kawasan Pertanian Terpadu

13 Juni 2025
PHR Berupaya untuk Tetap Jaga Keberagaman Hayati

PHR Berupaya untuk Tetap Jaga Keberagaman Hayati

26 Mei 2025
Kebun Raya Eka Karya di Bali Diharapkan Fokus Konservasi Jenis Tanaman yang Terancam Punah

Kebun Raya Eka Karya di Bali Diharapkan Fokus Konservasi Jenis Tanaman yang Terancam Punah

4 Mei 2023

Menurut Panut, program distribusi dan penanaman bibit kemenyan merupakan bagian dari upaya memperbaiki tutupan vegetasi pada kawasan adat yang mengalami degradasi akibat berbagai faktor, termasuk bencana ekologis yang terjadi dalam beberapa tahun terakhir.

“Penanaman kemenyan diharapkan dapat berkontribusi terhadap peningkatan fungsi ekologis kawasan, perlindungan sumber-sumber air, pengurangan risiko erosi, serta peningkatan ketahanan lanskap terhadap perubahan iklim,” katanya, Senin (15/6/2026).

Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga menjadi bentuk dukungan terhadap berbagai inisiatif masyarakat adat dalam memulihkan kawasan yang mengalami kerusakan akibat aktivitas industri ekstraktif. Sejumlah wilayah adat di Sumatera Utara diketahui menghadapi tekanan lingkungan yang cukup besar sebagai dampak dari pemanfaatan sumber daya alam yang tidak berkelanjutan.

Melalui program ini, GJI tidak hanya berupaya mengembalikan fungsi ekologis kawasan hutan, tetapi juga mendukung keberlangsungan sumber penghidupan masyarakat adat yang selama ini bergantung pada hasil hutan bukan kayu.

“Kemenyan merupakan komoditas yang memiliki nilai ekonomi, budaya, dan ekologis yang tinggi bagi masyarakat adat di Sumatera Utara. Melalui program ini, kami ingin mendukung upaya masyarakat adat dalam memulihkan kawasan hutan yang terdegradasi sekaligus memperkuat keberlanjutan sumber penghidupan yang telah diwariskan secara turun-temurun,” ujarnya.

Pelaksanaan program dilakukan dengan pendekatan partisipatif yang melibatkan masyarakat adat sejak tahap perencanaan, distribusi hingga penanaman bibit. Langkah tersebut ditempuh untuk memastikan kegiatan rehabilitasi sesuai dengan kebutuhan masyarakat, kondisi lingkungan setempat, serta rencana pengelolaan wilayah adat yang telah disusun komunitas.

GJI meyakini bahwa keberhasilan pemulihan ekosistem hutan sangat bergantung pada pengakuan dan penguatan peran masyarakat adat sebagai pengelola utama wilayahnya. Karena itu, dukungan terhadap program rehabilitasi yang dipimpin langsung oleh masyarakat adat dinilai menjadi strategi penting dalam mewujudkan pengelolaan sumber daya alam yang adil dan berkelanjutan.

“Melalui distribusi dan penanaman 10.000 bibit kemenyan ini, GJI berharap dapat berkontribusi terhadap peningkatan tutupan hutan, pemulihan fungsi ekologis kawasan, serta penguatan ketahanan sosial-ekonomi masyarakat adat di Sumatera Utara,” katanya.

Program penanaman kemenyan tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang, tidak hanya bagi pelestarian lingkungan dan pemulihan hutan adat, tetapi juga bagi keberlangsungan budaya serta peningkatan kesejahteraan masyarakat adat di Sumatera Utara.

Share8SendTweet5
Previous Post

Pertamina Drilling Perkuat Komitmen Energi dan Lingkungan di Usia Ke-18

Next Post

Tingkatkan Standar Layanan, InJourney Airports Kembangkan 4 Bandara Tahun Ini

Next Post
Tingkatkan Standar Layanan, InJourney Airports Kembangkan 4 Bandara Tahun Ini

Tingkatkan Standar Layanan, InJourney Airports Kembangkan 4 Bandara Tahun Ini

Kementerian Ekraf Dukung Rayakan Kemerdekaan Lewat Instalasi Pinisi Rasi Creativity

Kementerian Ekraf Dukung Rayakan Kemerdekaan Lewat Instalasi Pinisi Rasi Creativity

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Pembangunan SPAM Origon Aceh Tengah Dipercepat, Tingkatkan Kapasitas Lebih Besar

Pembangunan SPAM Origon Aceh Tengah Dipercepat, Tingkatkan Kapasitas Lebih Besar

18 September 2026
Lokasi Longsor Aceh Tengah Bakal Uji Teknik, Fokus Selamatkan Pemukiman Warga

Lokasi Longsor Aceh Tengah Bakal Uji Teknik, Fokus Selamatkan Pemukiman Warga

18 September 2026
Kementerian PU Salurkan 23,2 Juta Liter Air Bersih Hadapi Kekeringan di Jateng dan Jatim

Kementerian PU Salurkan 23,2 Juta Liter Air Bersih Hadapi Kekeringan di Jateng dan Jatim

18 September 2026
Banjir Aceh Tenggara, Pemerintah Siapkan Solusi Flyover di Jembatan Kuning

Banjir Aceh Tenggara, Pemerintah Siapkan Solusi Flyover di Jembatan Kuning

18 September 2026
Kapolri Sebut Buruh Tekstil Pahlawan Devisa

Kapolri Sebut Buruh Tekstil Pahlawan Devisa

17 September 2026

POPULAR

  • Cargill Raih Gold Award ISDA Berkat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

    Cargill Raih Gold Award ISDA Berkat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

    2806 shares
    Share 1122 Tweet 702
  • Kemenpar Perkuat Persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Indonesia

    2791 shares
    Share 1116 Tweet 698
  • Minamas Plantation Berbagi dengan Anak Yatim di Pekanbaru

    2794 shares
    Share 1118 Tweet 699
  • Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    3112 shares
    Share 1245 Tweet 778
  • BPKH Salurkan Bingkisan Lebaran Untuk 100 Anak Yatim Di Malang

    2759 shares
    Share 1104 Tweet 690

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.