• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
21 Februari 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY EKONOMI

Dampak Kebijakan AS, Ini Strategi Pelaku Usaha Indonesia

by Riski Yanti
4 April 2025
Dampak Kebijakan AS, Ini Strategi Pelaku Usaha Indonesia
35
SHARES
220
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

Jakarta, KabarSDGs – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump secara resmi mengumumkan tarif timbal balik (resiprokal) ke sejumlah negara pada Rabu (2/4) dengan menargetkan negara-negara yang memiliki surplus perdagangan dengan negara itu, termasuk Indonesia yang dikenai tarif impor sebesar 32%.

Senior Consultant Supply Chain Indonesia (SCI) Bortiandy Tobing menyatakan kebijakan Trump berpotensi mengakibatkan guncangan terhadap beberapa komoditas ekspor nasional.

BACA JUGA

Transportasi dan Pergudangan 2025 Tumbuh Tinggi 8,78%

Transportasi dan Pergudangan 2025 Tumbuh Tinggi 8,78%

8 Februari 2026
SCI Usul, KA Kilat Pajajaran Dialihkan ke Pengembangan Logistik Jabar

SCI Usul, KA Kilat Pajajaran Dialihkan ke Pengembangan Logistik Jabar

4 Desember 2025
Industri Rantai Dingin Diproyeksi Tumbuh 14 Persen

Industri Rantai Dingin Diproyeksi Tumbuh 14 Persen

4 November 2024

“Bukan saja karena produk nasional akan terkendala masuk ke AS, tetapi pasar ekspor di luar AS akan menjadi arena peperangan dagang yang baru dari negara-negara yang terkena tarif timbal balik,” ujarnya, melalui siaran media, diterima KabarSDGs.com, Jumat (4/4/2025).

Selain itu, Indonesia akan terdorong menjadi pasar peralihan dari negara-negara lain, terutama untuk produk-produk dengan grade non premium (original) dengan harga yang murah, sehingga akan mengganggu kondisi perekonomian nasional.

“Kebijakan itu juga akan berdampak pada rantai ekonomi, yakni para pengusaha akan mulai beralih kerja sama dengan perusahaan luar sebagai distributor dan para pedagang juga akan lebih memilih produk impor karena harga lebih murah,” kata dia.

Di sisi lain, dengan kondisi pelemahan ekonomi nasional saat ini, peranan pemerintah dalam membantu dunia usaha akan terkendala karena ruang fiskal yang sempit.

“Berdasarkan laporan Februari 2025, APBN mengalami defisit sebesar Rp 31,2 triliun dan pendapatan pajak turun hingga 30 persen dibandingkan tahun lalu,” ungkapnya.

Para pelaku usaha harus mampu melakukan perbaikan secara internal dan juga melalui kolaborasi pada masing-masing asosiasi usaha.

Bortiandy menyarankan perusahaan-perusahaan menjaga cashflow dalam keadaan berimbang dan semua yang berpotensi untuk menyebabkan likuiditas harus cepat diselesaikan, seperti stok yang berlebih dan sejenisnya.

Khusus untuk industri logistik, kolaborasi dan sharing menjadi kunci utama untuk menghadapi situasi ini.

Jika berjalan sendiri-sendiri, maka penyedia jasa logistik berpotensi hanya dapat menyediakan fasilitas dan teknologi usang serta layanan standar demi mencapai harga yang murah.

Bortiandy menyarankan semua pelaku ekonomi kembali melakukan review atas business plan 2025 yang telah disusun, termasuk inisiatif-inisiatif strategis pengembangan usaha.

Berbagai pandangan dan analisis mendalam harus digunakan untuk mengambil langkah strategis ke depan melalui perencanaan matang sesuai perkembangan dinamika global.

Share14SendTweet9
Previous Post

Perwakilan Kota Nanning China Kunjungi Indonesia, Soroti Kerja Sama Ekonomi Digital

Next Post

Libur Lebaran, 250 Ribu Tiket Whoosh Terjual

Next Post
Libur Lebaran, 250 Ribu Tiket Whoosh Terjual

Libur Lebaran, 250 Ribu Tiket Whoosh Terjual

Maksimalkan Arus Balik, Jasa Marga Imbau pengendara Pastikan Kecukupan Saldo Uang Elektronik

Maksimalkan Arus Balik, Jasa Marga Imbau pengendara Pastikan Kecukupan Saldo Uang Elektronik

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Bank Lampung Serahkan Hadiah Simpeda Rp200 Juta kepada Nasabah

Bank Lampung Serahkan Hadiah Simpeda Rp200 Juta kepada Nasabah

21 Februari 2026
Pasar Takjil Ramadan Semarakkan Prajurit Kulon Mojokerto

Pasar Takjil Ramadan Semarakkan Prajurit Kulon Mojokerto

21 Februari 2026
Serambi Ramadan Hadirkan Buka Puasa Sambil Berbagi di Surabaya

Serambi Ramadan Hadirkan Buka Puasa Sambil Berbagi di Surabaya

21 Februari 2026
RUKKI, TCSC IAKMI, dan CISDI Tekankan Perlunya Penguatan Regulasi dan Penegakan Hukum terhadap Rokok Elektronik

RUKKI, TCSC IAKMI, dan CISDI Tekankan Perlunya Penguatan Regulasi dan Penegakan Hukum terhadap Rokok Elektronik

21 Februari 2026
Ketika Hijau Kampus Belum Sampai ke Hati Mahasiswa

Ketika Hijau Kampus Belum Sampai ke Hati Mahasiswa

21 Februari 2026

POPULAR

  • Ketika Hijau Kampus Belum Sampai ke Hati Mahasiswa

    Ketika Hijau Kampus Belum Sampai ke Hati Mahasiswa

    24 shares
    Share 10 Tweet 6
  • BRIN dan Royal Botanic Gardens Kew Inggris Berkolaborasi terkait Bank Benih

    72 shares
    Share 29 Tweet 18
  • Jaringan Konektivitas Jalan Tol Trans Sumatera dan Kesiapan Tol Fungsional

    102 shares
    Share 41 Tweet 26
  • Imlek Nasional 2026 Angkat Harmoni Budaya Nusantara

    28 shares
    Share 11 Tweet 7
  • Makna Buah Keberuntungan di Perayaan Imlek Tahun Kuda

    18 shares
    Share 7 Tweet 5

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.