• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
24 Juni 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home TRAVEL & LIFESTYLE

Kunjungan Wisatawan di Suspension Bridge Situ Gunung Menurun

by SDGS Admin
12 Februari 2025
Kunjungan Wisatawan di Suspension Bridge Situ Gunung Menurun
76
SHARES
477
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

Sukabumi, Kabar SDGs – Jumlah kunjungan ke destinasi wisata Jembatan Gantung Situ Gunung, yang berada di Kecamatan Kadudampit, Kabupaten Sukabumi, menunjukkan penurunan yang signifikan selama periode libur panjang Isra Mirah dan Imlek 2025.

Lia Melia, yang bertanggung jawab sebagai pengelola Wisata Alam Jembatan Gantung Situ Gunung, mengungkapkan bahwa penurunan ini dipicu oleh informasi yang terpampang di Google Maps, yang menggambarkan lokasi itu sebagai zona berbahaya setelah terjadinya bencana alam yang merusak Kabupaten Sukabumi pada Desember 2024.

BACA JUGA

Awali Tahun 2026, Menteri Pariwisata Pastikan Bali Berikan Layanan Prima Bagi Wisatawan

Awali Tahun 2026, Menteri Pariwisata Pastikan Bali Berikan Layanan Prima Bagi Wisatawan

13 Januari 2026
Jatim Park, Pastikan Kesiapan Sambut Lonjakan Wisatawan

Jatim Park, Pastikan Kesiapan Sambut Lonjakan Wisatawan

1 Juli 2025
Penyebaran Informasi Mengenai Panduan Berwisata kepada Wisatawan Asing Sangatlah Penting

Penyebaran Informasi Mengenai Panduan Berwisata kepada Wisatawan Asing Sangatlah Penting

30 Mei 2023

Selain itu, Google Maps hanya memberikan izin bagi kendaraan bermotor roda dua untuk memasuki area tersebut, sedangkan kendaraan roda empat masih dilarang. Hal ini menciptakan keraguan bagi pengunjung yang berencana untuk datang.

“Penurunan ini terbilang signifikan, sekitar 30 persen. Sebelum bencana terjadi, jumlah pengunjung pada akhir pekan bisa lebih dari 1.000 orang, tetapi kini mengalami penurunan yang tajam,” ujarnya pada hari Minggu (09/02).

Namun, Lia menegaskan bahwa kawasan Jembatan Gantung Situ Gunung merupakan tempat yang aman untuk dikunjungi karena tidak terkena dampak langsung dari bencana tersebut.

Dalam kawasan wisata ini, pengunjung dapat merasakan berbagai wahana, seperti flying fox, keranjang sultan, serta ekspedisi lembah purba. “Rute untuk ekspedisi ini semakin diminati karena terdapat lebih banyak jembatan dan berakhir di Curug Kembar, yang dikenal akan keindahannya,” tuturnya.

Tersedia juga paket wisata jalur hijau yang mencakup penyeberangan jembatan gantung, menikmati keranjang sultan, dan kembali melalui jembatan merah.

Atraksi flying fox yang memiliki panjang 735 meter juga sangat menarik bagi pengunjung yang mencari pengalaman menantang dan mendapatkan adrenalin. Sementara itu, ekspedisi lembah purba, meski menempuh jarak 6 kilometer, tetap ramai dikunjungi karena menawarkan delapan jembatan dengan tingkat kesulitan yang bervariasi.

“Tarif tiket untuk masuk kawasan ini juga mengalami kenaikan. Sebelumnya, tiket untuk hari kerja seharga Rp16 ribu, kini meningkat menjadi Rp22 ribu. Untuk akhir pekan, harga tiket naik dari Rp18.500 menjadi Rp32 ribu. Kenaikan ini disebabkan oleh peningkatan PPH,” paparnya.

Di sisi lain, biaya untuk melintasi Jembatan Gantung adalah Rp100 ribu, dan ini terpisah dari biaya masuk kawasan yang dikenakan Rp32 ribu. Artinya, wisatawan perlu melakukan dua kali pembayaran.

“Banyak pengunjung yang datang berasal dari Jakarta dan Bandung, dengan sejumlah turis asing yang juga menikmati daya tarik di kawasan ini,” tutupnya.

Share30SendTweet19
Previous Post

Menteri UMKM Dorong Nilai Wirausaha di Kalangan Siswa SMA

Next Post

Renovasi Masjid Baitul Barokah Telan Biaya 160 Juta dari Warga Diresmikan Bupati Bantul

Next Post
Renovasi Masjid Baitul Barokah Telan Biaya 160 Juta dari Warga Diresmikan Bupati Bantul

Renovasi Masjid Baitul Barokah Telan Biaya 160 Juta dari Warga Diresmikan Bupati Bantul

Elang Ular Bido Dilepasliar di Taman Nasional Gunung Gede Pangrango

Elang Ular Bido Dilepasliar di Taman Nasional Gunung Gede Pangrango

Discussion about this post

NEWS UPDATE

SLPI Fase II Diluncurkan untuk Perkuat Pengelolaan Lanskap Berkelanjutan

SLPI Fase II Diluncurkan untuk Perkuat Pengelolaan Lanskap Berkelanjutan

24 Juni 2026
Workshop Onang-Onang Dorong Literasi Budaya Generasi Muda

Workshop Onang-Onang Dorong Literasi Budaya Generasi Muda

23 Juni 2026
Soechi Lines Tawarkan Sukuk Rp500 Miliar untuk Refinancing Utang

Soechi Lines Tawarkan Sukuk Rp500 Miliar untuk Refinancing Utang

23 Juni 2026
YKI Balikpapan Gencarkan Deteksi Dini Kanker bagi Perempuan

YKI Balikpapan Gencarkan Deteksi Dini Kanker bagi Perempuan

23 Juni 2026
Tapir Sumatera Tewas di Jalan Koridor Dekat Tesso Nilo

Tapir Sumatera Tewas di Jalan Koridor Dekat Tesso Nilo

23 Juni 2026

POPULAR

  • Cargill Raih Gold Award ISDA Berkat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

    Cargill Raih Gold Award ISDA Berkat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

    525 shares
    Share 210 Tweet 131
  • Minamas Plantation Berbagi dengan Anak Yatim di Pekanbaru

    495 shares
    Share 198 Tweet 124
  • Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    766 shares
    Share 306 Tweet 192
  • PTBA Buka Pendaftaran Program BIDIKSIBA 2026

    491 shares
    Share 196 Tweet 123
  • Bank Muamalat Gelar Muamalah Executive Class Bahas Perjalanan Finansial dan Spiritual Menuju Baitullah

    486 shares
    Share 194 Tweet 122

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.