Pangkalpinang, Kabar SDGs – Pemerintah Kota (Pemkot) Pangkalpinang menggandeng industri perhotelan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) untuk berbagi sembako kepada 12 panti asuhan di Kota Pangkalpinang.
Tujuan dari program ini adalah untuk meningkatkan kepedulian terhadap anak yatim dan untuk memajukan sektor perhotelan yang saat ini sedang terpuruk akibat situasi perekonomian di Bangkabulitung.
Wakil Wali Kota (Pj) Pangkalpinang Budi Utama menjelaskan kerja sama dengan pemangku kepentingan industri perhotelan ini akan diwujudkan dengan pembagian makanan secara bergantian setiap hari Jumat.
Makanan tersebut kemudian diambil oleh tim dinas sosial dan dibagikan ke panti asuhan.
Sebelumnya, Pemerintah Kota Pangkalpinang menggelar audiensi dengan para pemangku kepentingan industri pariwisata khususnya bidang penyediaan jasa akomodasi, di rumah dinas Wali Kota Pangkalpinang Jalan Merdeka pada Selasa (15/10).
Budi mengaku program tersebut tidak hanya sekedar amal namun juga wujud kepedulian kita terhadap anak yatim piatu.
“Melalui CSR ini, kami ingin mendorong sektor swasta untuk berpartisipasi dalam kebaikan bersama. Bukankah sangat disayangkan jika hotel terus membuang makanan sarapan yang tidak disiapkan? Mengapa tidak didonasikan dengan benar?” katanya (16/10).
Budi juga menunjukkan tantangan perekonomian yang saat ini dihadapi kawasan ini, yang juga berdampak pada industri perhotelan.
“Perekonomian kita sedang tidak bagus, jadi kita harus bersatu di tengah situasi ini. Kita tidak bisa sendirian, kita harus saling menguatkan.” imbuhnya.
Dengan inisiatif ini, hotel-hotel di Pangkalpinang diharapkan dapat terus beroperasi sambil turut berperan dalam kegiatan sosial.
Program ini diharapkan membawa manfaat tidak hanya bagi panti asuhan, tapi juga untuk menggairahkan kembali sektor perhotelan yang lesu.
“Kita berharap program ini bisa berjalan dengan lancar dan menjadi langkah awal untuk mendorong kesejahteraan anak-anak panti asuhan serta menjadi motivasi bagi sektor perhotelan agar tetap semangat di tengah kondisi ekonomi yang sulit,” pungkasnya.
Program CSR ini rencananya akan dimulai dalam waktu dekat dan diharapkan dapat menjadi contoh sinergi positif antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat.











Discussion about this post