Balikpapan, Kabar SDGs – Halaman Balikpapan Islamic Center tidak hanya berfungsi sebagai pusat kegiatan keagamaan, tetapi juga bertransformasi menjadi ruang strategis penguatan ekonomi lokal. Menjelang bulan suci Ramadan, ratusan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah memanfaatkan kawasan ini sebagai wadah promosi sekaligus konsolidasi usaha.
Ketua Forum UMKM Olahrasa, Said Muhammad Sahar, menyebut sebanyak 130 UMKM yang tergabung dalam forum tersebut ambil bagian dalam kegiatan yang berlangsung di halaman BIC. Momentum ini dinilai penting untuk mempersiapkan pelaku usaha menghadapi lonjakan aktivitas ekonomi selama Ramadan.
“Alhamdulillah hari ini terlaksana dengan baik. Banyak teman-teman yang antusias, dari UMKM dan seluruh kegiatan yang ada di sini. Semuanya berjalan lancar,” ujar Said saat ditemui pada Sabtu (14/2/2026) malam.
Ia menjelaskan, Ramadan merupakan salah satu periode krusial bagi UMKM, terutama di sektor kuliner dan produk olahan rumahan. Karena itu, penguatan jaringan usaha, promosi bersama, serta kolaborasi antarpelaku UMKM terus didorong agar mampu memaksimalkan peluang pasar.
“Kami punya 130 UMKM yang ada di Forum UMKM Olahrasa. Mudah-mudahan ke depannya bisa lebih baik daripada yang sekarang dan terus berkembang,” ucapnya.
Said juga menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak yang mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut, termasuk UPT dan instansi terkait. Menurutnya, dukungan lintas pihak menjadi faktor penting dalam menjaga keberlanjutan kegiatan ekonomi UMKM di ruang publik.
“Kami berterima kasih kepada teman-teman dari UPT dan pihak-pihak yang terkait. Semoga apa yang kita jalankan ini menjadi berkah untuk kita semua,” imbuhnya.
Dalam kegiatan tersebut, beragam produk ditawarkan kepada masyarakat, mulai dari aneka kuliner, minuman, hingga produk kreatif rumahan. Kehadiran pengunjung yang cukup ramai diharapkan mampu mendorong perputaran ekonomi sekaligus memperluas jangkauan pasar UMKM lokal.
Ke depan, Forum UMKM Olahrasa berharap halaman Balikpapan Islamic Center dapat terus dimanfaatkan sebagai ruang bertumbuh bagi UMKM, tidak hanya menjelang Ramadan, tetapi juga sebagai pusat aktivitas ekonomi rakyat yang berkelanjutan.










Discussion about this post