Asahan, Kabar SDGs – Pemerintah Kabupaten Asahan mempromosikan kekayaan seni, budaya, dan produk unggulan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) pada Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) ke-50 yang digelar di Komplek PRSU, Jalan Jenderal Gatot Subroto, Kota Medan, Kamis (23/07/2026). Kegiatan ini dihadiri Kabid Kebudayaan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sumatera Utara Silvia Sylvia Rosita Armayanti Lubis, Bupati Asahan, Wakil Bupati Asahan, Sekretaris Daerah Kabupaten Asahan, jajaran pemerintah daerah, TP PKK Kabupaten Asahan, Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Asahan, serta masyarakat yang memadati arena PRSU.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Asahan, Musa Al Bakri, selaku ketua panitia menjelaskan bahwa PRSU merupakan agenda strategis untuk memperkenalkan berbagai capaian pembangunan, dunia usaha, industri, serta keberagaman budaya dari seluruh kabupaten dan kota di Sumatera Utara kepada masyarakat luas.
Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi media promosi ekonomi sekaligus etalase yang menampilkan berbagai potensi unggulan daerah sehingga masyarakat dapat lebih mengenal kekayaan budaya yang dimiliki setiap wilayah di Sumatera Utara.
“Pada malam ini, seluruh pertunjukan seni yang ditampilkan merupakan hasil kreativitas para siswa dan siswi jenjang SD, SMP, hingga SMA negeri dan swasta di Kabupaten Asahan,” ujarnya.
Sementara itu, Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang hadir menyaksikan penampilan seni budaya serta pameran produk UMKM Kabupaten Asahan pada ajang PRSU ke-50.
“Saya mengucapkan terima kasih atas kehadiran Bapak, Ibu dan seluruh masyarakat yang telah meluangkan waktu untuk menyaksikan pertunjukan seni, budaya dan produk UMKM Kabupaten Asahan malam ini,” ucap Bupati.
Ia berharap seluruh sajian yang ditampilkan tidak hanya menjadi hiburan bagi pengunjung, tetapi juga mampu memperkenalkan kekayaan budaya dan potensi ekonomi kreatif Kabupaten Asahan kepada masyarakat Sumatera Utara.
“Semoga penampilan seni, budaya dan produk UMKM yang kami tampilkan malam ini dapat menghibur sekaligus memperkenalkan potensi yang dimiliki Kabupaten Asahan kepada masyarakat Sumatera Utara,” katanya.
Pada kesempatan tersebut, Bupati juga memperkenalkan Pekan Seni Budaya Daerah (PSBD) Kabupaten Asahan yang diselenggarakan setiap dua tahun sekali. Kegiatan tersebut menjadi ruang pelestarian budaya dengan menghadirkan beragam kesenian dari 14 etnis yang hidup berdampingan di Kabupaten Asahan.
“PSBD merupakan salah satu agenda kebanggaan Kabupaten Asahan. Melalui kegiatan ini, seluruh seni dan budaya dari 14 etnis yang ada di Asahan ditampilkan sebagai bentuk pelestarian budaya sekaligus menjadi salah satu destinasi wisata unggulan Kabupaten Asahan,” ungkapnya.












Discussion about this post