Surabaya, Kabar SDGs – Pemerintah Kota Surabaya mencatat penyelenggaraan ratusan kegiatan sepanjang tahun 2025 yang mencakup bidang seni, budaya, pariwisata, olahraga, hingga ekonomi kreatif. Beragam agenda tersebut menjadi bagian dari strategi pembangunan kota untuk mendorong pergerakan ekonomi sekaligus memperkuat interaksi sosial masyarakat.
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyampaikan bahwa event tidak semata-mata diselenggarakan sebagai hiburan, tetapi juga memiliki fungsi sosial dan ekonomi yang nyata bagi warga. “Event tidak hanya sebagai hiburan, tetapi juga ruang kebersamaan, ruang ekonomi, dan ruang budaya,” kata Eri, Rabu (31/12/2026).
Pada awal tahun 2025, Pemkot Surabaya menggelar Market Sounding Kota Lama Surabaya 3.0 yang mempertemukan pemilik bangunan kawasan heritage dengan calon investor. Kegiatan ini diarahkan untuk mendorong pengembangan kawasan Kota Lama agar tetap lestari sekaligus memiliki nilai ekonomi yang berkelanjutan.
Sejumlah agenda tahunan turut digelar sepanjang tahun, di antaranya Kya-Kya Chunjie Fest, pemasangan ornamen Ramadan di berbagai ruang publik, serta kebijakan perpanjangan jam operasional Taman Hiburan Pantai Kenjeran untuk meningkatkan kunjungan wisata.
Di sektor perdagangan dan konsumsi, Pemkot Surabaya menyelenggarakan Surabaya Holiday Super Sale 2025 yang melibatkan 17 pusat perbelanjaan, serta Surabaya Shopping Festival 2025 dengan partisipasi sejumlah mal besar. Kegiatan ini dinilai mampu meningkatkan daya beli masyarakat sekaligus menggairahkan sektor ritel.
Bidang olahraga juga menjadi agenda penting dengan penyelenggaraan berbagai kejuaraan, mulai dari Surabaya Marathon, Surabaya Big Fight, Barati Cup Internasional, hingga Surabaya dipercaya menjadi tuan rumah Kejuaraan Dunia Voli Wanita U-21 FIVB 2025.
Sementara itu, pada sektor seni dan ekonomi kreatif, Pemkot Surabaya menggelar ARTSUBS 2025 sebagai pameran seni lintas medium di Balai Pemuda serta menjalankan program Inovboyo untuk mendukung dan mengembangkan potensi pelaku kreatif lokal.
Sepanjang 2025, Surabaya juga menerima kunjungan 18 kapal pesiar internasional yang bersandar di wilayah Jawa Timur, dengan sebagian wisatawan mancanegara melakukan kunjungan ke Kota Surabaya. Kehadiran wisatawan tersebut turut memberikan dampak ekonomi bagi sektor pariwisata dan jasa.
Menutup rangkaian kegiatan tahun 2025, Pemerintah Kota Surabaya menegaskan bahwa penyelenggaraan event akan terus dilanjutkan sebagai bagian dari pembangunan kota berbasis kolaborasi lintas sektor. Dukungan terhadap langkah tersebut disampaikan Ketua DPRD Kota Surabaya Adi Sutarwijono. “Kami berharap kegiatan-kegiatan tersebut dapat memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.












Discussion about this post