Surabaya, Kabar SDGs – PT Industri Kereta Api atau INKA (Persero) kembali mencatatkan kinerja ekspor dengan mengirimkan tiga unit platform lokomotif ke mitra United Group Limited (UGL) Australia melalui Terminal Petikemas Surabaya (TPS). Pengiriman ini merupakan bagian dari kontrak pengadaan 50 unit platform lokomotif, dengan total realisasi sebanyak 13 unit hingga akhir tahun 2025.
Senior Manager Hubungan Masyarakat dan Kantor Perwakilan PT INKA (Persero) Hartono menyampaikan bahwa pengiriman di penghujung tahun tersebut menjadi capaian positif karena berjalan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan perusahaan. “Kami telah berhasil mengirimkan tiga unit platform lokomotif ke Australia. Pada awal 2026 akan dilakukan pengiriman lanjutan untuk jenis kereta yang berbeda. Ini menjadi momentum untuk menjaga keberlanjutan ekspor sekaligus mengawali tahun baru dengan baik,” ujar Hartono.
Ia menjelaskan, seluruh proses pengiriman dilakukan melalui koordinasi lintas perusahaan dengan memperhatikan aspek keselamatan serta kepatuhan terhadap ketentuan ekspor internasional, sehingga produk dapat diterima sesuai standar yang dipersyaratkan oleh mitra luar negeri.
Dukungan terhadap kelancaran ekspor tersebut juga disampaikan oleh Senior Vice President Komersial dan Pengembangan Bisnis PT TPS Bayu Setyadi. Menurutnya, TPS berkomitmen mendukung distribusi produk manufaktur nasional ke pasar global. “TPS mendukung penuh kelancaran ekspor produk perkeretaapian Indonesia agar mampu bersaing di pasar internasional,” katanya, Rabu (31/12/2025).
Hartono menambahkan bahwa kerja sama antara INKA dan UGL tidak hanya terbatas pada pengiriman platform lokomotif. Hingga saat ini, INKA juga telah mengekspor sekitar 1.000 unit flat wagon ke Australia. “Capaian ini menunjukkan kepercayaan internasional terhadap produk INKA sekaligus memperkuat ekspansi global perusahaan,” pungkasnya.












Discussion about this post