• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
16 Juni 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home TRAVEL & LIFESTYLE

Tren Wisata Nostalgic Gateways, Ini Destinasi Wisata Seru untuk Nostalgia

by Riski Yanti
18 November 2023
Tren Wisata Nostalgic Gateways, Ini Destinasi Wisata Seru untuk Nostalgia
37
SHARES
229
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

Jakarta, KabarSDGs – Ketidakpastian selama pandemi COVID-19 mengubah tren perjalanan wisatawan. Dibandingkan mencari penginapan terbaik untuk staycation, saat ini wisatawan cenderung mencari kegiatan liburan yang lebih sederhana, tapi tetap berkesan. Hal inilah yang akhirnya menumbuhkan kembali tren nostalgic gateways di sektor pariwisata.

Munculnya tren nostalgic gateways sebenarnya diawali dengan keinginan wisatawan untuk kembali ke masa-masa yang lebih sederhana. Dengan kata lain, wisatawan ingin kegiatan berlibur terasa lebih seru dan intim, layaknya pada masa pra-digital.

BACA JUGA

Menpar Dorong Penguatan Pariwisata Lewat Gastronomi di BBTF 2026

Menpar Dorong Penguatan Pariwisata Lewat Gastronomi di BBTF 2026

30 Mei 2026
Kemenpar dan Swisscontact Perkuat SDM Poltekpar untuk Pariwisata Berdaya Saing Global

Kemenpar dan Swisscontact Perkuat SDM Poltekpar untuk Pariwisata Berdaya Saing Global

22 April 2026
Libur Lebaran 2026 Dongkrak Pariwisata, Ekonomi Bergerak

Libur Lebaran 2026 Dongkrak Pariwisata, Ekonomi Bergerak

1 April 2026

Dibandingkan melakukan aktivitas relaksasi yang tenang dan menenangkan seperti staycation, tren pariwisata nostalgic gateways fokus mengajak wisatawan mengenang kembali kesenangan masa lalu atau masa kecil. Jadi, kegiatan liburan bisa sekaligus menjadi momen nostalgia yang manis.

Lantas, di mana saja lokasi yang cocok untuk ber-nostalgic gateways? Berikut beberapa pilihannya:

Pulau Kelor, Kepulauan Seribu

Film Petualangan Sherina 2 (2023) seakan menjadi wadah nostalgia generasi milenial atau generasi 90an. Mengingat, film ini menjadi momen dipertemukannya Sherina dan Sadam (Derby Romero) setelah 23 tahun.

Bernostalgia dengan Sherina dan Sadam tidak hanya dengan menonton filmnya. Sobat Parekraf juga bisa mengunjungi langsung salah satu lokasi syuting film yang berada di Pulau Kelor, Kepulauan Seribu, Jakarta.

Salah satu pulau kecil yang terletak di gugusan Kepulauan Seribu ini tidak hanya identik dengan pasir putih dan air laut yang jernih. Tapi, juga terkenal dengan benteng batu bata berwarna merah yang dinamakan Benteng Martello.

Konon, benteng yang dibangun pada 1850 tersebut menjadi benteng pertahanan Belanda.

Pantai Tanjung Tinggi, Bangka Belitung

Selanjutnya Pantai Tanjung Tinggi, destinasi wisata di Bangka Belitung yang menjadi tempat syuting film Laskar Pelangi (2008).

Pantai berpasir putih lembut, dan memiliki air laut berwarna hijau jernih. Untuk bernostalgia, kita bisa duduk santai di batu granit raksasa yang ikonik.

Selain jalan-jalan di Tanjung Tinggi, Sobat Parekraf juga bisa bernostalgia di sekitar pantai. Seperti Pantai Laskar Pelangi, Pantai Mabai, Pantai Paonggarona, atau coba melakukan island hopping ke Pulau Kepayang.

Jika ingin nostalgia film Laskar Pelangi, Sobat Parekraf bisa menunjungi beberapa lokasi syuting di Bangka Belitung, seperti replika SD Muhammadiyah atau ke Museum Kata Andrea Hirata.

Tempat makan tematik

Nostalgic gateways tidak harus mengunjungi tempat wisata yang menjadi lokasi syuting film semasa kecil saja. Tapi, kita juga bisa mengunjungi tempat makan tematik yang mengusung konsep “rumah nenek”. Salah satu yang cukup terkenal adalah tempat makan tematik, Kopi Klotok, Yogyakarta. Identik dengan bangunan rumah tradisional yang dikelilingi suasana pedesaan, Kopi Klotok menghadirkan suasana layaknya di rumah nenek yang hangat dan asri.

Selain Kopi Klotok, Sobat Parekraf juga bisa mampir ke Mangut Lele Mbah Marto yang terletak di Kabupaten Bantul, Yogyakarta. Saat tiba, Sobat Parekraf langsung diarahkan ke pawon (dapur), dan mengambil makanan sesuai keinginan layaknya mengambil makan di rumah sendiri. Setelah itu, kita bisa langsung menyantap hidangan mangut lele dengan cita rasa yang autentik, dengan suasana pedesaan yang syahdu.

*Taman Bermain*
Meski sudah memasuki usia dewasa, tidak ada salahnya Sobat Parekraf mengunjungi theme park atau taman bermain untuk bernostalgia. Tak sekadar seru, ternyata liburan ke taman bermain bisa menjadi momen nostalgic gateways mengenang masa-masa pertama kali diajak ke taman bermain oleh orang tua.

Di taman bermain, Sobat Parekraf bisa menjajal permainan yang paling berkesan. Misal dengan naik roller coaster yang pertama kali dinaiki bersama dengan keluarga, mengenang masa-masa indah sambil naik komidi putar, atau sekadar membeli permen kapas dan makanan manis lainnya sebagai obat rindu masa kecil.

Bagaimana, sudah siap untuk liburan sekaligus bernostalgia, Sobat Parekraf?

Share15SendTweet9
Previous Post

Kementerian PUPR Tuntaskan Seluruh Ruas Tol Cinere-Jagorawi Sepanjang 14,64 Km

Next Post

KAI Imbau Disiplin Di Perlintasan, Agar Kecelakaan Tidak Terulang

Next Post
Tingkatkan Sinergisitas, KAI dan PTBA Tanda Tangani Perjanjian Angkutan Batu Bara

KAI Imbau Disiplin Di Perlintasan, Agar Kecelakaan Tidak Terulang

Pelindo Multi Terminal Raih Hold Award, dalam 2023 Inspire Awards Corporate Publishing Competition

Pelindo Multi Terminal Raih Hold Award, dalam 2023 Inspire Awards Corporate Publishing Competition

Discussion about this post

NEWS UPDATE

FPIK UB Kukuhkan Dua Guru Besar Bidang Kelautan

FPIK UB Kukuhkan Dua Guru Besar Bidang Kelautan

15 Juni 2026
D’Youth Fest 6.0 Jadi Wadah Kreativitas Generasi Muda Denpasar

D’Youth Fest 6.0 Jadi Wadah Kreativitas Generasi Muda Denpasar

15 Juni 2026
Road Show Travel Malaysia Perkuat Kerja Sama Pariwisata Lampung

Road Show Travel Malaysia Perkuat Kerja Sama Pariwisata Lampung

15 Juni 2026
Surabaya Temukan Lebih dari Empat Ribu Kasus TBC Hingga Mei 2026

Surabaya Temukan Lebih dari Empat Ribu Kasus TBC Hingga Mei 2026

14 Juni 2026
BBWS Mesuji Sekampung Percepat Perbaikan Irigasi Way Gemol

BBWS Mesuji Sekampung Percepat Perbaikan Irigasi Way Gemol

14 Juni 2026

POPULAR

  • Bank Muamalat Gelar Muamalah Executive Class Bahas Perjalanan Finansial dan Spiritual Menuju Baitullah

    Bank Muamalat Gelar Muamalah Executive Class Bahas Perjalanan Finansial dan Spiritual Menuju Baitullah

    376 shares
    Share 150 Tweet 94
  • PTBA Buka Pendaftaran Program BIDIKSIBA 2026

    380 shares
    Share 152 Tweet 95
  • Cargill Raih Gold Award ISDA Berkat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

    411 shares
    Share 164 Tweet 103
  • Minamas Plantation Berbagi dengan Anak Yatim di Pekanbaru

    382 shares
    Share 153 Tweet 96
  • Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    654 shares
    Share 262 Tweet 164

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.