• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
29 Oktober 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home TRAVEL & LIFESTYLE

Wisata Sejarah Rumah Kelahiran Bung Hatta di Bukittinggi

by Riski Yanti
17 April 2022
Wisata Sejarah Rumah Kelahiran Bung Hatta di Bukittinggi
53
SHARES
329
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

Bukittinggi, KabarSDGs.com – Satu langkah untuk mengenang salah seorang dari Proklamator Kemerdekaan Indonesia adalah dengan memotret jejak kehidupan dan penghidupannya di masa lampau.

Mencoba untuk hadir di tempat-tempat yang sarat kenangan, agar bisa merasakan kembali suasana kehidupan di masa lalu menjadi salah satu yang dilakukan dengan membangun kembali rumah kelahiran Bung Hatta.

BACA JUGA

Bahasa dan Literasi Fondasi Karya Kreatif di Era AI

Bahasa dan Literasi Fondasi Karya Kreatif di Era AI

8 Februari 2026
Jelang Imlek, Indonesia Negara Paling Inklusif

Jelang Imlek, Indonesia Negara Paling Inklusif

8 Februari 2026
Pedoman Penerapan BGCE Wujudkan Pariwisata Berkualitas dan Berkelanjutan

Pedoman Penerapan BGCE Wujudkan Pariwisata Berkualitas dan Berkelanjutan

22 Oktober 2024

Di rumah bergaya klasik yang berlokasi di Bukittinggi itu, kini wisatawan bisa mengenal lebih dekat kehidupan Bung Hatta sewaktu kecil, hingga perjuangannya untuk mewujudkan kemerdekaan Republik Indonesia.

Hadirnya kembali rumah kelahiran Bung Hatta diharapkan mendorong generasi penerus, bisa mempelajari dan lebih memahami kepribadian serta ketokohan Bung Hatta, sebagai pemimpin terkemuka di Republik ini.

Siapa tak kenal Bung Hatta atau Mohammad Hatta di negeri ini. Pria yang lahir dengan nama Muhammad Athar di Bukittinggi, 12 Agustus 1902, itu merupakan anak dari pasangan Muhammad Djamil dan Siti Saleha.

Di kota kecil yang indah inilah Bung Hatta dibesarkan di lingkungan keluarga ibunya. Ayahnya, Muhammad Djamil, meninggal ketika Bung Hatta berusia delapan bulan.

Dari ibunya, Hatta memiliki enam saudara perempuan, di mana Bung Hatta adalah anak laki-laki satu-satunya. Ayah tirinya, Haji Ning sangat sayang kepadanya.

Awalnya bahkan ia tak tahu ayahnya adalah ayah tiri sampai ketika usianya 5 tahun.

Menurut keterangan salah seorang tour guide Rumah Kelahiran Bung Hatta, Susi Susetiowati, ayah dari Wakil Presiden pertama sekaligus Proklamator Kemerdekaan Republik Indonesia tersebut meninggal pada usia 30 tahun.

“Jadi ayahnya itu punya istri 3, salah satunya adalah ibunya Bung Hatta. Pada saat Bung Hatta usia delapan bulan, ayahnya meninggal di usia 30 tahun. Jadi ia dibesarkan oleh ibu dan mamaknya atau yang berarti pamannya,” kata Susi.

Bung Hatta berada di rumah kelahirannya hanya selama 11 tahun. Pada tahun 1913, Bung Hatta pindah ke Padang untuk melanjutkan pendidikannya di Meer Uitgebreid Lager Onderwijs (MULO), yang kini dikenal dengan SMP 1 Padang.

Bung Hatta juga menimba pendidikan di Prins Hendrik School (PHS) di Batavia. Kemudian melanjutkan pendidikan di Handels Hooge School- sekolah dagang di Rotterdam, Belanda dari tahun 1921-1932.

Walaupun relatif singkat berada di rumah kelahirannya di Bukittinggi, tetapi suasana dari kehidupan di rumah ini memberikan kenangan yang mendalam serta berperan besar dalam pembentukan wataknya.

Bung Hatta dikenal dengan sosok yang sederhana, disiplin, penuh dengan kasih sayang, tidak banyak bicara, dan senang sekali membaca buku.

Sifat-sifat itu dicontohnya dari sang Kakek, H. Marah atau Pak Gaek. Kesehariannya.

Melihat sosok Pak Gaek yang merupakan kontraktor pos partikelir bekerja dengan ketelitian, disiplin, organisasi yang baik, dan tepat waktu dalam menyiapkan segala kebutuhan pengiriman, sehingga memberikan kesan yang berbekas di benak Bung Hatta.

“Teman-temannya menilai beliau dengan sosok yang dingin, kaku, lebih suka membaca buku, daripada menghabiskan waktu untuk membicarakan hal yang tidak penting. Beliau ini benar-benar pekerja keras, dan disiplin sekali seperti kakeknya,” kata Susi.

Sejak kecil, Bung Hatta juga dididik dalam lingkungan keluarga yang taat melaksanakan ajaran Islam. Kakeknya dari pihak ayah, Abdurrahman Batuhampar dikenal sebagai ulama pendiri Surau Batuhampar.

Hidup di lingkungan keluarga religius, membuat Bung Hatta pun tidak pernah meninggalkan ibadah.

“Jadi Bung Hatta ini, kalau sudah waktunya shalat, beliau langsung bergegas ke masjid. Kalau pulang ke rumah, saat isya ataupun subuh setelah dari masjid, ia tidak masuk ke rumah lewat pintu depan, melainkan pintu belakang, karena ia takut membangunkan orang rumah, begitu besar toleransi beliau dalam memikirkan orang lain,” ujarnya.

Share21SendTweet13
Previous Post

Kemenag RI Percepat Pencairan BOS Madrasah

Next Post

Pemerintah RI Terus Mempercepat Pembangunan Insfrastruktur di Indonesia

Next Post
Pemerintah RI Terus Mempercepat Pembangunan Insfrastruktur di Indonesia

Pemerintah RI Terus Mempercepat Pembangunan Insfrastruktur di Indonesia

Wisata Sejarah Rumah Kelahiran Bung Hatta di Bukittingi, Part 2

Wisata Sejarah Rumah Kelahiran Bung Hatta di Bukittingi, Part 2

Discussion about this post

NEWS UPDATE

BIKE Akuisisi Tambang Batu Bara Berau Usaha Mandiri

BIKE Akuisisi Tambang Batu Bara Berau Usaha Mandiri

28 Oktober 2026
Kaltim Perkuat Pencegahan Kecacingan pada Anak

Kaltim Perkuat Pencegahan Kecacingan pada Anak

28 Oktober 2026
PPU Matangkan Peta Jalan CSR untuk Pembangunan Daerah

PPU Matangkan Peta Jalan CSR untuk Pembangunan Daerah

28 Oktober 2026
Kutai Timur Perluas Akses Modal Usaha hingga Pelosok Desa

Kutai Timur Perluas Akses Modal Usaha hingga Pelosok Desa

28 Oktober 2026
PGN Perluas Edukasi Jargas untuk Warga Surabaya

PGN Perluas Edukasi Jargas untuk Warga Surabaya

27 Oktober 2026

POPULAR

  • Minamas Plantation Berbagi dengan Anak Yatim di Pekanbaru

    Minamas Plantation Berbagi dengan Anak Yatim di Pekanbaru

    4045 shares
    Share 1618 Tweet 1011
  • Bank Muamalat Gelar Muamalah Executive Class Bahas Perjalanan Finansial dan Spiritual Menuju Baitullah

    3436 shares
    Share 1374 Tweet 859
  • PTBA Buka Pendaftaran Program BIDIKSIBA 2026

    4020 shares
    Share 1608 Tweet 1005
  • Kemenpar Perkuat Persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Indonesia

    4074 shares
    Share 1630 Tweet 1019
  • BPKH Salurkan Bingkisan Lebaran Untuk 100 Anak Yatim Di Malang

    3984 shares
    Share 1594 Tweet 996

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.