• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
12 Juni 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home TRAVEL & LIFESTYLE

Menikmati Novel Dalam Podcast Sandiwara Sastra

by Editor
7 Juli 2020
Menikmati Novel Dalam Podcast Sandiwara Sastra

Novel Layar Terkembang karya Sutan Takdir Alisjahbana. Foto: Balai Pustaka

64
SHARES
402
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

JAKARTA, KabarSDGs — Masyarakat Indonesia kini dapat menikmati novel dan cerita pendek karya pujangga baru dan sastrawan kekinian dalam bentuk Sandiwara Sastra. Kali ini dikemas dalam inovasi siniar (podcast).

Sebut saja novel Layar Terkembang karya Sutan Takdir Alisjahbana yang diterbitkan Balai Pustaka tahun 1932, novel Orang-orang Oetimu karya Felix K. Nesi, novel Ronggeng Dukuh Paruk karya Ahmad Tohari, novel Helen dan Sukanta karya Pidi Baiq.

BACA JUGA

Cikeas Art Gallery, SBY Jelaskan Karya Lukisan, Musik, Puisi Hingga Novel

Cikeas Art Gallery, SBY Jelaskan Karya Lukisan, Musik, Puisi Hingga Novel

19 Mei 2025
Putri Koster Berikan Sambutan Positif atas Buku ‘Semua Karena Nirankara’

Putri Koster Berikan Sambutan Positif atas Buku ‘Semua Karena Nirankara’

25 Maret 2025

Sementara cerita pendek (cerpen) Kemerdekaan karya Putu Wijaya; cerpen Menunggu Herman karya Dee Lestari; cerpen Berita dari Kebayoran karya Promoedya Ananta Toer; novel Lalita karya Ayu Utami; cerpen Seribu Kunang-kunang di Manhattan karya Umar Kayam; cerpen Persekot karya Eka Kurniawan .

Alih wahana karya sastra Indonesia ke dalam medium audio ini ditujukan untuk memperkenalkan dan menghidupkan kembali karya-karya sastra Indonesia.

Menteri Pendidikan dan Keduayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makariem menyebutkan Sandiwara Sastra bukan hanya menjadi sebuah karya seni dan inovasi. Lebih dari itu, ini adalah jalan untuk mengangkat literasi.

“Sastra menempati posisi penting dalam pemajuan budaya dan pembentukan karakter bangsa,” ujar Mendikbud dalam siaran pers digital yang diterima KabarSDGs, di Jakarta, Selasa (7/7/2020).

Alih wahana sastra ke dalam bentuk sandiwara audio siniar ini dapat disimak mulai 8 Juli 2020 pukul 17.00 WIB melalui podcast audio @budayakita.

Tidak tanggung-tanggung, Sandiwara Sastra ini diiperankan oleh aktor-aktor terkemuka Indonesia, sandiwara audio yang masing-masing berdurasi 30 menit ini nantinya juga akan disiarkan melalui Radio Republik Indonesia (RRI) agar dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas.

 

Christine Hakim

Aktor-aktor pendukung Sandiwara Sastra itu seperti Christine Hakim, Mathias Muchus, Maudy Koesnaedi, Atiqah Hasiholan, Happy Salma, Lukman Sardi, Lulu Tobing, Marsha Timothy, Najwa Shihab, Nicholas Saputra, Reza Rahadian, Rio Dewanto, Tara Basro, Vino G. Bastian, Widi Mulia, Adinia Wirasti, Ario Bayu, Arswendy Bening Swara, Asmara Abigail, Chelsea Islan, Chicco Jerikho, Eva Celia, Iqbaal Ramadhan, Jefri Nichol, Kevin Ardilova, Nino Kayam, Oka Antara, Pevita Pearce.

Direktur Jenderal Kebudayaan Kemendikbud Hilmar Farid menjelaskan arah ke depan dalam pengembangan sastra. Kemendikbud melakukan upaya pelestarian sastra melalui Sandiwara Sastra.

“Semakin banyak orang membaca dan mendengarkan karya sastra, semakin banyak juga orang yang menemukan nilai-nilai kehidupan dan pengaruh sastra bagi kehidupan,” ujar Hilmar.

Dia menjelaskan, Kemendikbud juga ingin membangkitkan minat untuk menulis agar tercipta karya-karya sastra baru yang berkualitas. Bahkan, gerakan untuk menghidupkan kembali kecintaan terhadap sastra Indonesia di kalangan anak muda.

Hilmar juga menyampaikan alasan Kemendikbud mengalih wahanakan karya sastra ke dalam format audio siniar dan siar. “Sandiwara Sastra adalah langkah untuk mendekatkan khazanah sastra kita kepada publik,” ujarnya.

Di masa lalu, sandiwara audio yang disiarkan lewat radio sangat populer. Ketika muncul media audio-visual dan media sosial, bentuk ini mulai memudar popularitasnya. Tapi belakangan ada kebangkitan media audio seperti podcast.

Kemendikbud berharap sandiwara sastra ini bisa turut mewarnai ruang media baru dan juga mengangkat kembali kejayaan sastra Indonesia.

Sandiwara Sastra ini kolaborasi produksi antara Kemendikbud, Yayasan Titimangsa, dan KawanKawan Media. Alih wahana karya sastra ini diproduseri oleh aktor film dan teater Happy Salma dan produser film Yulia Evina Bhara.

Disutradarai oleh sutradara teater, aktor film, dan pendiri Teater Garasi Gunawan Maryanto, Sandiwara Sastra akan dilengkapi dengan tata musik dan suara yang akan membuat alih wahana karya sastra semakin dapat dipahami maknanya.

Sandiwara Sastra merupakan kolaborasi produksi antara Kemendikbud, Yayasan Titimangsa, dan KawanKawan Media. Diproduseri oleh aktor film dan teater Happy Salma dan produser film Yulia Evina Bhara. my

Share26SendTweet16
Previous Post

HUT RI ke-75, Rakyat Diharapkan Berpartisipasi Secara Virtual

Next Post

ACT Bekasi Bangun Puluhan Sumur Wakaf Keluarga

Next Post
ACT Bekasi Bangun Puluhan Sumur Wakaf Keluarga

ACT Bekasi Bangun Puluhan Sumur Wakaf Keluarga

Vaksin COVID-19 Belum Ditemukan

Vaksin COVID-19 Belum Ditemukan

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Tindak Lanjuti Aduan Masyarakat, Pemerintah Deportasi 25 Fotografer Ilegal

Tindak Lanjuti Aduan Masyarakat, Pemerintah Deportasi 25 Fotografer Ilegal

12 Juni 2026
Gelar Karya SMP Labschool Unesa Tampilkan Inovasi Siswa

Gelar Karya SMP Labschool Unesa Tampilkan Inovasi Siswa

12 Juni 2026
Security LRT Jabodebek Dibina, KAI Services Tingkatkan Profesionalisme Kerja

Security LRT Jabodebek Dibina, KAI Services Tingkatkan Profesionalisme Kerja

12 Juni 2026
ASDP Perkuat Infrastruktur Desa Adat dan Warisan Budaya Bali, Beri Bantuan Rp1 Miliar

ASDP Perkuat Infrastruktur Desa Adat dan Warisan Budaya Bali, Beri Bantuan Rp1 Miliar

12 Juni 2026
PLN Kaltimra Perkuat Aksi Peduli Lingkungan

PLN Kaltimra Perkuat Aksi Peduli Lingkungan

11 Juni 2026

POPULAR

  • Minamas Plantation Berbagi dengan Anak Yatim di Pekanbaru

    Minamas Plantation Berbagi dengan Anak Yatim di Pekanbaru

    337 shares
    Share 135 Tweet 84
  • Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    607 shares
    Share 243 Tweet 152
  • Cargill Raih Gold Award ISDA Berkat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

    363 shares
    Share 145 Tweet 91
  • Bank Muamalat Gelar Muamalah Executive Class Bahas Perjalanan Finansial dan Spiritual Menuju Baitullah

    327 shares
    Share 131 Tweet 82
  • BPKH Salurkan Bingkisan Lebaran Untuk 100 Anak Yatim Di Malang

    330 shares
    Share 132 Tweet 83

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.