• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
15 Mei 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY KESRA

ACT Bekasi Bangun Puluhan Sumur Wakaf Keluarga

Atasi Krisis Air Saat Kemarau

by Editor
7 Juli 2020
ACT Bekasi Bangun Puluhan Sumur Wakaf Keluarga

Warga Desa Sukatenang, Kecamatan Sukawangi, Kabupaten Bekasi menikmati sumur wakaf yang dibantun Global Wakaf-ACT Bekasi, belum lama ini. Foto: Global Wakaf-ACT Bekasi

29
SHARES
183
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

BEKASI, KabarSDGs – Global Wakaf – Aksi Cepat Tanggap (ACT) Bekasi Bersama Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) menginisiasi pembuatan 28 unit sumur wakaf keluarga di Desa Sukatenang, Kecamatan Sukawangi, Kabupaten Bekasi dengan kedalaman 100 meter lebih.

Kabupaten Bekasi menjadi salah satu daerah yang masih menjadi langganan kekeringan akibat musim kemarau panjang di pertengahan tahun. Akibatnya, masyarakat pun mengalami krisis air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

BACA JUGA

Distribusi Air Bersih di Bintan Bantu Warga Terdampak Kekeringan

Distribusi Air Bersih di Bintan Bantu Warga Terdampak Kekeringan

28 Maret 2026
BMH Kaltim Bangun Sumur Bor, 150 Warga Km 39 Samboja Kini Nikmati Air Bersih

BMH Kaltim Bangun Sumur Bor, 150 Warga Km 39 Samboja Kini Nikmati Air Bersih

11 Maret 2026
Kementerian PU Kerahkan Alat Berat dan Sarana Air Bersih Bagi Pengungsi Longsor

Kementerian PU Kerahkan Alat Berat dan Sarana Air Bersih Bagi Pengungsi Longsor

25 Januari 2026

“Alhamdulillah kita sudah bangun sumur lewat program ‘Wakaf Rame-Rame’ Sumur Wakaf ACT Bekasi dari para pewakif. Pembangunan sumur wakaf ini sangat penting mengingat daerah ini rawan kekeringan kalau sudah masuk musim kemarau kaya sekarang ini,” ujar Kepala Cabang ACT Bekasi Ishaq Maulana dalam keterangan pers digital yang diterima KabarSDGs, Selasa (7/7/2020).

Ishaq mengatakan, krisis air bersih jadi masalah laten di daerah tersebut. Kekeringan yang terjadi bisa mencapai kurun waktu tujuh bulan bahkan lebih.

“Tahun lalu, sampai tujuh bulan kekeringan, sehingga kalau sumurnya dangkal sekitar 10 sampai 12 meter itu enggak bisa harus sampai 100 meter minimal baru dapat air tawar yang bagus, yang insya Allah manfaatnya panjang. Meskipun yang dibangun sumur keluarga tapi yang bisa memanfaatkan bisa lebih dari satu keluarga,” kata Ishaq.

Salah satu penerima manfaat, Ety (30) mengatakan, dirinya harus menempuh jarak sekira 100 hingga 200 meter untuk mengambil air bersih di masjid kampungnya ketika musim kemarau. Ia juga tidak jarang meminta keluarga atau bahkan membeli dengan harga Rp 3 ribu per jerigen.

“Biasanya kalau air udah mulai susah, ngambil di rumah tetangga atau ngambil di masjid dan beli juga airnya, emang sering banget kekeringan,” jelas ibu yang sehari-harinya beternak.

Kini setelah dapat sumur wakaf ini, Ety dan warga Desa Sukatenang, Kecamatan Sukawangi senang karena mereka dapat menikmati air tidak jauh-jauh dari tempat tinggalnya untuk keperluan cuci piring atau baju, dan minum.

Program Wakaf Produktif bertajuk Wakaf Rame-Rame jadi salah satu program yang terus digencarkan oleh ACT Bekasi. Sebab, dengan instrumen tersebut, persoalan-persoalan sosial masyarakat di Bekasi dapat diatasi, salah satunya adalah persoalan air bersih.

Masyarakat yang ingin turut berpartisipasi dalam program Wakaf tersebut dapat menunaikannya melalui laman bekasi.indonesiadermawan.id/sumurwakafkeluarga atau melalui transfer ke rekening BNI Syariah 8660291020020124 atas nama Aksi Cepat Tanggap, lalu konfirmasi ke 08111486865.my

Share12SendTweet7
Previous Post

Menikmati Novel Dalam Podcast Sandiwara Sastra

Next Post

Vaksin COVID-19 Belum Ditemukan

Next Post
Vaksin COVID-19 Belum Ditemukan

Vaksin COVID-19 Belum Ditemukan

Tiap Jam 13 Orang Meninggal Akibat TBC

Tiap Jam 13 Orang Meninggal Akibat TBC

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Pelaku Ekraf IKN Didorong Kuasai Transaksi Digital

Pelaku Ekraf IKN Didorong Kuasai Transaksi Digital

15 Mei 2026
Astra Perkuat Kepemimpinan Perempuan Lewat AWN 2026

Astra Perkuat Kepemimpinan Perempuan Lewat AWN 2026

15 Mei 2026
Dinkes Tanjungpinang Waspadai Ancaman Hantavirus

Dinkes Tanjungpinang Waspadai Ancaman Hantavirus

15 Mei 2026
Mahasiswa UPER Ciptakan Drone Otonom SkyFast

Mahasiswa UPER Ciptakan Drone Otonom SkyFast

15 Mei 2026
MJO Picu Hujan Tinggi di Riau

MJO Picu Hujan Tinggi di Riau

14 Mei 2026

POPULAR

  • Titik Longsor Jalan Lintas Curup-Lebong Mulai Diperbaiki Dengan Anggaran Rp 200 Miliar

    Titik Longsor Jalan Lintas Curup-Lebong Mulai Diperbaiki Dengan Anggaran Rp 200 Miliar

    113 shares
    Share 45 Tweet 28
  • PTPN IV PalmCo Perkuat Transisi Energi Hijau Lewat Pembangunan 16 Pabrik CBG

    45 shares
    Share 18 Tweet 11
  • KAI Services Buka Lowongan Pramugara dan Pramugari Kereta Api

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Surabaya Perkuat Wisata Event Lewat HJKS 2026

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • BPDP Promosikan Produk UMKM Sawit di PALMEX 2026

    19 shares
    Share 8 Tweet 5

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.