• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
16 Oktober 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY LINGKUNGAN

BRIN Konversasi Tumbuhan yang Dinyatakan Punah oleh IUCN-SSC

by SDGS Admin
22 Mei 2023
BRIN Konversasi Tumbuhan yang Dinyatakan Punah oleh IUCN-SSC
47
SHARES
296
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

CIBINONG, KabarSDGs – Menyambut peringatan Hari Biodiversitas Internasional 2023, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) telah melaksanakan usaha konservasi terhadap spesies langka tumbuhan bernama Dipterocarpus Cinereus. Tumbuhan ini sebelumnya telah dinyatakan punah oleh International Union for Conservation of Nature’s Species Survival Commission (IUCN-SSC) pada tahun 1998.

Tim peneliti dari Kebun Raya Bogor telah memulai upaya konservasi terhadap tumbuhan yang telah dinyatakan punah ini sejak tahun 2013. Hal tersebut diumumkan oleh Andes Hamuraby Rozak, Kepala Pusat Riset Konservasi Tumbuhan, Kebun Raya, dan Kehutanan BRIN, setelah acara penanaman pohon langka dalam peringatan Hari Biodiversitas Internasional 2023 di Kawasan Sains dan Teknologi Soekarno, Cibinong, Jawa Barat pada Senin (22/05).

BACA JUGA

BRIN Soroti Risiko Vape bagi Generasi Muda

BRIN Soroti Risiko Vape bagi Generasi Muda

1 Oktober 2026
Kementerian PU Salurkan 286 Ribu Liter Air Bersih ke 10 Daerah di Jawa Barat

Kementerian PU Salurkan 286 Ribu Liter Air Bersih ke 10 Daerah di Jawa Barat

24 September 2026
Tiga Sekolah Rakyat di Jabar Siap Difungsikan, Kementerian PU Pastikan Fasilitas Dukung Belajar Siswa

Tiga Sekolah Rakyat di Jabar Siap Difungsikan, Kementerian PU Pastikan Fasilitas Dukung Belajar Siswa

11 Agustus 2026

“Setelah dinyatakan punah, tim peneliti dari Kebun Raya Bogor mulai melakukan ekspedisi ke pulau Mursala dan berhasil menemukan populasi tumbuhan tersebut,” jelas Andes.

Ia menerangkan, Dipterocarpus Cinereus, atau yang lebih dikenal sebagai Keruing, termasuk dalam kelompok meranti-merantian. Ekspedisi ini dilakukan bekerja sama dengan Kementerian Lingkungan Hidup. Pulau Mursala sendiri adalah sebuah pulau kecil dengan luas 80 kilometer persegi yang terletak di Kabupaten Tapanuli Tengah, Provinsi Sumatera Utara.

“Setelah ditemukan dan diambil sampel, langkah selanjutnya adalah memperbanyak bibit tumbuhan tersebut. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan jumlah populasi Dipterocarpus cinereus sebagai tumbuhan asli Indonesia,” ungkap Andes.

Karena proses perkembangan tumbuhan ini sulit, lanjutnya, campur tangan manusia diperlukan dalam upaya konservasi untuk mencapai hasil yang optimal sebelum tumbuhan ini ditanam kembali di habitat aslinya.

“Kedepannya, bibit tumbuhan ini akan dikembalikan ke alam. Saat ini, kita tidak dapat hanya mengandalkan regenerasi alami dalam memulihkan populasi tersebut, tetapi manusia juga harus ikut campur tangan,” terang Andes.

Ia juga menekankan, manfaat dari Dipterocarpus cinereus tidak hanya dilihat dari aspek nilai ekonominya, tetapi juga dari nilai ekosistem yang memberikan manfaat bagi makhluk hidup lainnya. Selain berperan sebagai penghasil oksigen, tumbuhan ini juga memberikan tempat tinggal bagi fauna lain di habitatnya.

Menurut International Union for Conservation of Nature, tidak hanya Dipterocarpus cinereus yang terancam punah di Indonesia, tetapi terdapat juga sekitar 1070 jenis tumbuhan lainnya.

“Angka tersebut kemungkinan masih akan bertambah seiring dengan dilakukannya penilaian terhadap status konservasi tumbuhan di Indonesia,” tutur Andes.

Menurutnya, yang perlu dilakukan saat ini adalah bagaimana untuk mencegah kepunahan dari ribuan spesies tumbuhan yang ada. Dari asesmen tersebut, akan didapatkan status konservasi terhadap jenis tumbuhan, yang kemudian akan dapat disusun desain strategi konservasinya.

Andes menerangkan, banyak hal yang mempengaruhi terhadap kepunahan tumbuhan, namun yang paling dominan adalah dikarenakan adanya aktivitas manusia, seperti alih fungsi lahan, yang semula untuk kawasan hutan sekarang dijadikan lahan pertanian.

“Anthropogenic activities saat ini yang cenderung mempunyai peran tinggi dalam proses kepunahan, seperti adanya pembukaan lahan pertanian yang menjadi salah satu penyebab kepunahan,” tutupnya.

Share19SendTweet12
Previous Post

50 Ton Komoditas Kopi Asal Subang Diekspor ke Mesir dan Libanon

Next Post

Jakarta International BNI Java Jazz Festival 2023 Diharapkan Tarik Minat Wisatawan Lokal Maupun Mancanegara

Next Post
Jakarta International BNI Java Jazz Festival 2023 Diharapkan Tarik Minat Wisatawan Lokal Maupun Mancanegara

Jakarta International BNI Java Jazz Festival 2023 Diharapkan Tarik Minat Wisatawan Lokal Maupun Mancanegara

Pemerintah Indonesia dan Iran Jalin Kerja Sama terkait Jaminan Produk Halal

Pemerintah Indonesia dan Iran Jalin Kerja Sama terkait Jaminan Produk Halal

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Prashanti Hotel Lampung Gelar Topping Off Siap Hadirkan Konsep Wellness

Prashanti Hotel Lampung Gelar Topping Off Siap Hadirkan Konsep Wellness

14 Oktober 2026
Elnusa Bidik Pasar Internasional untuk Perkuat Pertumbuhan Bisnis

Elnusa Bidik Pasar Internasional untuk Perkuat Pertumbuhan Bisnis

14 Oktober 2026
Mitigasi Galodo di Solok, Kementerian PU Pasang 3 Titik Early Warning System

Mitigasi Galodo di Solok, Kementerian PU Pasang 3 Titik Early Warning System

14 Oktober 2026
Kaltim Kekurangan Pasokan Daging Domba hingga 50 Persen Kebutuhan

Kaltim Kekurangan Pasokan Daging Domba hingga 50 Persen Kebutuhan

14 Oktober 2026
Aktivasi Creative Hub Perkuat 50 Talenta Kreatif di Banten

Aktivasi Creative Hub Perkuat 50 Talenta Kreatif di Banten

14 Oktober 2026

POPULAR

  • Cargill Raih Gold Award ISDA Berkat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

    Cargill Raih Gold Award ISDA Berkat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

    3795 shares
    Share 1518 Tweet 949
  • Kemenpar Perkuat Persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Indonesia

    3786 shares
    Share 1514 Tweet 947
  • Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    4084 shares
    Share 1634 Tweet 1021
  • PTBA Buka Pendaftaran Program BIDIKSIBA 2026

    3732 shares
    Share 1493 Tweet 933
  • BPKH Salurkan Bingkisan Lebaran Untuk 100 Anak Yatim Di Malang

    3697 shares
    Share 1479 Tweet 924

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.