• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
7 September 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY KESEHATAN

Pemerintah RI Menargetkan Penurunan 14 Persen Angka Stunting pada Tahun 2024

by SDGS Admin
12 Mei 2022
Pemerintah RI Menargetkan Penurunan 14 Persen Angka Stunting pada Tahun 2024
31
SHARES
191
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

JAKARTA, KabarSDGs – Pemerintah RI menargetkan penurunan prevalensi stunting 14 persen dapat tercapai pada 2024. Wakil Presiden (Wapres) K.H. Ma’ruf Amin berharap, tahun ini terjadi penurunan angka stunting hingga 3 persen.

Wapres menjelaskan, untuk memenuhi target tersebut, diperlukan kerjasama berbagai pihak, khususnya dalam pengaturan pendanaan di Kementerian/Lembaga (K/L) terkait.

BACA JUGA

Remaja Mojokerto Didorong Cegah Stunting Sejak Dini

Remaja Mojokerto Didorong Cegah Stunting Sejak Dini

10 Agustus 2026
Pertamina Perkuat Program Gizi Anak di Margasari

Pertamina Perkuat Program Gizi Anak di Margasari

9 Juli 2026
TP PKK Bali Dorong Konsumsi Ikan untuk Cegah Stunting

TP PKK Bali Dorong Konsumsi Ikan untuk Cegah Stunting

13 Juni 2026

“Perlu ada koordinasi, konvergensi antar semua kelembagaan, termasuk juga pengaturan pendanaannya dari berbagai kementerian dan lembaga,” ujar Wapres di Istana Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Selatan Nomor 6, Jakarta Pusat, Rabu (11/05) sore.

Ia juga mengharapkan, pertemuan antarlembaga tersebut menghasilkan progress penanganan stunting yang dapat berjalan efektif dan tepat sasaran.

“Dari pertemuan ini kita harapkan ada percepatan, karena intervensi-intervensi yang dilakukan dari berbagai lembaga itu bisa efektif dan tepat sasaran seperti yang kita lakukan,” harap Wapres

Terkait penggunaan anggaran untuk penanganan stunting, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menerangkan, saat ini pemerintah menambahkan jumlah bantuan sosial (bansos) karena pemerintah menyadari pemulihan ekonomi yang prosesnya tidak merata di masyarakat.

“Kita perlu koordinasi pendataan, karena anggaran terbesar ada di Kementerian Sosial yaitu dalam bentuk bansos. Pemerintah menambah bansos. Bansos ini sekarang hampir comparable dengan tahun lalu,” ujarnya.

Sri Mulyani juga mengingatkan, perlunya kejelasan penggunaan anggaran yang lebih sinkron karena beragamnya kebutuhan para lembaga terkait dalam menangani stunting.

Kedua, lanjutnya, penggunaan anggarannya harus lebih sinkron. Dikarenakan belanja tersebut lebih dari 34 triliun rupiah ada di 17 kementerian.

“Ada yang betul-betul direct stunting, ada yang supporting stunting. Sekarang mau dikoordinasi lebih tajam supaya sesuai dengan program stunting,” terang Sri Mulyani.

Sri Mulyani berharap, hal ini bisa mengurangi stunting tahun ini tiga persen, dan tahun depan juga terakselerasi sehingga target 14 persen tetap tercapai.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy menambahkan, langkah pemerintah dalam menangani stunting, salah satunya melalui perbaikan lingkungan yang ada di sekitar masyarakat.

“Kita tangani secara holistik, jadi mulai dari perbaikan lingkungan, seperti sanitasi lingkungan, air bersih, kemudian perbaikan rumah tidak layak huni, itu diintegrasikan dengan penanganan stunting dan penanganan kemiskinan ekstrem,” jelas Muhadjir.

Share12SendTweet8
Previous Post

6.169 Peserta Lolos Seleksi Program Beasiswa Santri Berprestasi

Next Post

CPNS Kemendes PDTT Harus Paham UU Desa dan SDGS Desa

Next Post
CPNS Kemendes PDTT Harus Paham UU Desa dan SDGS Desa

CPNS Kemendes PDTT Harus Paham UU Desa dan SDGS Desa

Capabilities Every Online Gambling house Should Have

Discussion about this post

NEWS UPDATE

MR.D.I.Y. Indonesia Buka Toko Ke-1.400

MR.D.I.Y. Indonesia Buka Toko Ke-1.400

7 September 2026
PT PAL Indonesia Salurkan Bantuan Rp83 Juta Untuk Korban Bencana NTT

PT PAL Indonesia Salurkan Bantuan Rp83 Juta Untuk Korban Bencana NTT

7 September 2026
Budidaya Ikan Baung Riau Didorong Jadi Komoditas Unggulan

Budidaya Ikan Baung Riau Didorong Jadi Komoditas Unggulan

7 September 2026
ASDP Optimalkan Layanan Penyeberangan Merak-Bakauheni

ASDP Optimalkan Layanan Penyeberangan Merak-Bakauheni

7 September 2026
Kewaspadaan Ditingkatkan di Wilayah Terdampak Karhutla

Abu Vulkanik Anak Krakatau Menyebar, Menkes Meminta Masyarakat Batasi Aktivitas di Luar Rumah

7 September 2026

POPULAR

  • Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    2663 shares
    Share 1065 Tweet 666
  • Minamas Plantation Berbagi dengan Anak Yatim di Pekanbaru

    2340 shares
    Share 936 Tweet 585
  • Kemenpar Perkuat Persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Indonesia

    2343 shares
    Share 937 Tweet 586
  • Cargill Raih Gold Award ISDA Berkat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

    2376 shares
    Share 950 Tweet 594
  • PTBA Buka Pendaftaran Program BIDIKSIBA 2026

    2339 shares
    Share 936 Tweet 585

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.