Penajam Paser Utara, Kabar SDGs – Rumah Sakit Umum Daerah Ratu Aji Putri Botung (RSUD RAPB) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur, kini mulai mengoperasikan layanan Computed Tomography (CT) Scan. Fasilitas tersebut diresmikan Wakil Bupati PPU Abdul Waris Muin pada Senin (31/8/2026).
Peresmian layanan baru tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah PPU Tohar, Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Muhajir, Direktur RSUD RAPB sekaligus Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Kesehatan PPU dr. Lukasiwan Eddy Saputro, serta jajaran manajemen dan tenaga fungsional kesehatan di lingkungan rumah sakit.
Abdul Waris mengatakan pengoperasian CT Scan menjadi salah satu langkah pemerintah daerah dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan bagi masyarakat Penajam Paser Utara. Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan dapat memperluas pilihan layanan medis yang dapat diperoleh masyarakat tanpa harus menghadapi keterbatasan akses pemeriksaan diagnostik.
Menurutnya, keberadaan CT Scan bukan sekadar penambahan peralatan medis di RSUD RAPB. Fasilitas tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah menyediakan layanan kesehatan yang lebih mudah dijangkau, cepat, dan memiliki kualitas yang baik.
“Peresmian fasilitas CT Scan ini bukan hanya tentang hadirnya sebuah alat kesehatan baru di rumah sakit kita. Lebih dari itu, ini merupakan bagian dari upaya nyata pemerintah dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan sekaligus memberikan akses pelayanan yang lebih mudah, cepat, dan berkualitas kepada masyarakat,” ungkap Abdul Waris dalam sambutannya.
Ia menjelaskan bahwa tersedianya CT Scan merupakan hasil dari proses yang telah dilakukan Pemkab PPU untuk memenuhi kebutuhan sarana dan prasarana pelayanan kesehatan. Teknologi tersebut nantinya dapat membantu proses pemeriksaan pasien yang membutuhkan pencitraan diagnostik sebagai salah satu bahan pertimbangan tenaga medis dalam menentukan diagnosis dan langkah penanganan.
“Fasilitas diharapkan dapat mendukung pemeriksaan pasien yang membutuhkan pencitraan diagnostik untuk membantu dokter dalam menentukan diagnosis dan penanganan medis,” imbuhnya.
Upaya memperkuat fasilitas kesehatan daerah, lanjut Abdul Waris, salah satunya dilakukan melalui audiensi Pemkab PPU dengan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia pada Oktober 2025. Dalam pertemuan tersebut, pemerintah daerah menyampaikan berbagai kebutuhan sektor kesehatan, termasuk pengembangan sarana dan prasarana pelayanan di RSUD Ratu Aji Putri Botung.
Dalam audiensi itu, Pemkab PPU juga memaparkan kondisi pelayanan kesehatan serta kebutuhan masyarakat di daerah. Pemerintah daerah sekaligus mengajukan dukungan kepada pemerintah pusat untuk membantu pemenuhan kebutuhan fasilitas kesehatan.
Abdul Waris menyebut pengajuan tersebut kemudian mendapat tanggapan positif dari Kementerian Kesehatan. Dukungan tersebut akhirnya turut mendukung terealisasinya layanan CT Scan di RSUD RAPB.
“Alhamdulillah, ikhtiar tersebut mendapatkan respons dan dukungan dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Hari ini, hasil dari proses tersebut dapat kita saksikan bersama dengan mulai beroperasinya layanan CT Scan di RSUD Ratu Aji Putri Botung,” katanya.
Dengan beroperasinya fasilitas tersebut, Abdul Waris berharap masyarakat PPU dapat memperoleh manfaat secara langsung, khususnya pasien yang membutuhkan pemeriksaan diagnostik lanjutan untuk membantu tenaga medis menentukan diagnosis maupun tindakan medis yang diperlukan.
“Semoga dukungan dan sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dapat terus kita tingkatkan dalam berbagai program lainnya untuk mendukung pembangunan daerah. Terlebih di tengah kondisi fiskal daerah dan tantangan kebutuhan pembangunan di masa mendatang,” pungkasnya.











Discussion about this post