• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
9 September 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY EKONOMI

Kemenhub Resmi Umumkan, Indonesia sebagai Anggota Dewan ICAO 2026

by Riski Yanti
2 September 2026
Kemenhub Resmi Umumkan, Indonesia sebagai Anggota Dewan ICAO 2026
16
SHARES
99
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

Jakarta, KabarSDGs – Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Perhubungan secara resmi mengumumkan pencalonan Indonesia sebagai Anggota Dewan Organisasi Penerbangan Sipil Internasional (International Civil Aviation Organization/ICAO) pada 43rd Extraordinary Assembly 2026, Senin (31/8/2026).

Pencalonan ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat peran dan kontribusi Indonesia dalam tata kelola penerbangan sipil internasional.

BACA JUGA

Kemenhub Tegaskan Penyesuaian Fuel Surcharge Bukan Kenaikan Tarif Dasar Tiket Pesawat

Kemenhub Tegaskan Penyesuaian Fuel Surcharge Bukan Kenaikan Tarif Dasar Tiket Pesawat

5 September 2026
Kompetensi Personel Transportasi Udara Diperkuat, Dorong Digitalisasi untuk Penerbangan Aman dan Keberlanjutan

Kompetensi Personel Transportasi Udara Diperkuat, Dorong Digitalisasi untuk Penerbangan Aman dan Keberlanjutan

5 September 2026
Kewaspadaan Ditingkatkan di Wilayah Terdampak Karhutla

Kewaspadaan Ditingkatkan di Wilayah Terdampak Karhutla

5 September 2026

Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Lukman F. Laisa, dalam laporan pelaksanaannya menyampaikan bahwa Indonesia pernah menduduki kursi Dewan ICAO selama 12 periode berturut-turut pada 1962–2001, dan kini dengan bertambahnya jumlah anggota Dewan ICAO dari 36 menjadi 40 negara, terbuka peluang besar bagi Indonesia untuk kembali berkontribusi di tingkat global.

“Pencalonan ini adalah momentum strategis bagi Indonesia untuk kembali hadir di meja pengambilan keputusan penerbangan sipil dunia. Rekam jejak kita sebagai anggota Dewan ICAO selama 12 periode berturut-turut sejak 1962 hingga 2001 menjadi modal kepercayaan diri, dan perluasan keanggotaan Dewan ini membuka peluang besar bagi Indonesia untuk berkontribusi kembali,” ujar Lukman.

Pencalonan Indonesia didasarkan pada kepentingan, kapasitas, pengalaman, dan rekam jejak dalam penerbangan sipil internasional.

Sebagai negara kepulauan dengan lebih dari 17.000 pulau, berada di antara Samudra Pasifik dan Hindia, berpenduduk lebih dari 280 juta jiwa, serta memiliki wilayah udara sekitar 7,7 juta kilometer persegi, sektor penerbangan memiliki peran strategis dalam menjaga konektivitas nasional sekaligus menghubungkan Indonesia dengan dunia.

“Hingga semester pertama 2026, kita telah melayani 24,9 juta penumpang domestik dan 18,5 juta penumpang internasional melalui 257 bandar udara, dengan 297 rute domestik dan 160 rute internasional yang dioperasikan oleh 14 maskapai nasional dan 59 maskapai asing,” kata Lukman.

Dari sisi keselamatan dan keamanan, berdasarkan audit ICAO USOAP, Indonesia membukukan Effective Implementation sebesar 78,85 persen, lebih tinggi dari rata-rata global 70,6 persen maupun rata-rata Asia Pasifik 69,6 persen.

Pada audit keamanan penerbangan ICAO USAP, Indonesia turut mencatatkan capaian 88,53 persen, jauh di atas target global sebesar 75 persen.

“Effective Implementation kita di audit ICAO USOAP tercatat 78,85 persen, di atas rata-rata global maupun Asia Pasifik. Pada audit keamanan ICAO USAP, capaian kita 88,53 persen, jauh melampaui target global 75 persen,” jelas Lukman.

Indonesia juga aktif berkontribusi kepada komunitas penerbangan internasional melalui Indonesia – ICAO Developing Countries Training Programme, dengan melatih lebih dari 80 negara anggota ICAO diantaranya negara di kawasan Pasifik dan Afrika, serta meraih status Platinum Member ICAO TRAINAIR PLUS melalui Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan.

Pencalonan ini membawa visi “Bridging Regions, Strengthening Global Aviation”, untuk menjadi wakil Asia Pasifik yang mendorong dialog dan kerja sama antarkawasan, serta mendukung kebijakan ICAO yang berimbang dengan mengedepankan keselamatan, keamanan, dan keberlanjutan sistem penerbangan global yang inklusif.

“Pencalonan ini bukan sekadar upaya pemerintah, melainkan pencalonan seluruh ekosistem penerbangan Indonesia. Kami mengajak kementerian/lembaga, maskapai, pengelola bandar udara, penyelenggara navigasi penerbangan, hingga seluruh pemangku kepentingan penerbangan untuk bersama-sama mendukung langkah ini, karena keberhasilan Indonesia duduk di Dewan ICAO adalah kebanggaan dan keberhasilan bersama seluruh bangsa,” tutur Lukman.

Kementerian Perhubungan berharap dukungan dari seluruh pemangku kepentingan penerbangan nasional dan internasional dapat mengantarkan Indonesia kembali dipercaya duduk sebagai anggota Dewan ICAO.

Share6SendTweet4
Previous Post

DPR RI Setujui Perubahan Pagu Anggaran Kemenhub 2026 dan 2027

Next Post

Badung Mulai Modernisasi Pertanian dengan PMAAS

Next Post
Badung Mulai Modernisasi Pertanian dengan PMAAS

Badung Mulai Modernisasi Pertanian dengan PMAAS

Probolinggo Sae Carnival Meriahkan HUT Kemerdekaan

Probolinggo Sae Carnival Meriahkan HUT Kemerdekaan

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Sango Ceramics Buka Showroom Baru di Surabaya

Sango Ceramics Buka Showroom Baru di Surabaya

9 September 2026
KAI Services dan Kasultanan Ngayogyakarta Hadiningrat Lanjutkan Kerja Sama Pengelolaan Loko Cafe Malioboro

KAI Services dan Kasultanan Ngayogyakarta Hadiningrat Lanjutkan Kerja Sama Pengelolaan Loko Cafe Malioboro

9 September 2026
Kewaspadaan Ditingkatkan di Wilayah Terdampak Karhutla

Bandara Wunopito NTT Ditutup akibat Abu Vulkanik Gunung Lewotolok

9 September 2026
ASDP Perkuat Layanan Penyeberangan, Antrean Ketapang-Gilimanuk Berhasil Terurai

ASDP Perkuat Layanan Penyeberangan, Antrean Ketapang-Gilimanuk Berhasil Terurai

9 September 2026
20 Tukik Dilepasliarkan di Pantai Banyuwangi

20 Tukik Dilepasliarkan di Pantai Banyuwangi

8 September 2026

POPULAR

  • Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    2712 shares
    Share 1085 Tweet 678
  • Minamas Plantation Berbagi dengan Anak Yatim di Pekanbaru

    2395 shares
    Share 958 Tweet 599
  • Kemenpar Perkuat Persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Indonesia

    2389 shares
    Share 956 Tweet 597
  • BPKH Salurkan Bingkisan Lebaran Untuk 100 Anak Yatim Di Malang

    2367 shares
    Share 947 Tweet 592
  • PTBA Buka Pendaftaran Program BIDIKSIBA 2026

    2379 shares
    Share 952 Tweet 595

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.