• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
9 September 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY PENDIDIKAN & IPTEK

4 Sekolah Rakyat di Sulsel Mulai Beroperasi

by Riski Yanti
6 Agustus 2026
4 Sekolah Rakyat di Sulsel Mulai Beroperasi
17
SHARES
109
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

Jakarta, KabarSDGs – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) memastikan 4 Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) di Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) melaksanakan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) sejak 31 Juli 2026 sebagai bagian dari dimulainya Tahun Ajaran 2026/2027.

Keempat SRT tersebut berada di Kabupaten Barru, Sidenreng Rappang (Sidrap), Tana Toraja, dan Bone, yang kini mulai melayani 1.508 siswa.

BACA JUGA

Tugas Satgas Tanggap Darurat Infrastruktur Diperluas, Tangani seluruh Wilayah RI

Tugas Satgas Tanggap Darurat Infrastruktur Diperluas, Tangani seluruh Wilayah RI

7 September 2026
Cegah Banjir Tanjungpinang, Penanganan dari Sungai hingga Muara

Cegah Banjir Tanjungpinang, Penanganan dari Sungai hingga Muara

1 September 2026
Rumah Ibadah Terdampak Gempa Flores Dibongkar

Rumah Ibadah Terdampak Gempa Flores Dibongkar

1 September 2026

Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan pembangunan SRT merupakan bagian dari upaya pemerintah memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.

“Sekolah rakyat merupakan program utama untuk mengentaskan kemiskinan. Dengan menyekolahkan adik-adik dari keluarga prasejahtera, mereka diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup keluarganya dari prasejahtera menjadi sejahtera, sekaligus mempersiapkan generasi Indonesia Emas 2045,” kata Menteri Dody.

Seiring dimulainya kegiatan belajar, Kementerian PU terus menyempurnakan utilitas pendukung agar seluruh fasilitas berfungsi optimal.

Di SRT Kabupaten Barru, percepatan penyelesaian sistem penyediaan air bersih dilakukan melalui penyambungan jaringan PDAM dan koordinasi lintas instansi bersama pemerintah daerah.

Selama proses tersebut, kebutuhan air bersih tetap dipenuhi melalui distribusi mobil tangki sehingga pelaksanaan MPLS dan kegiatan belajar mengajar berjalan dengan baik.

Melalui Satuan Kerja Pelaksanaan Prasarana Strategis (Satker PS) Provinsi Sulawesi Selatan, Kementerian PU membangun Sekolah Rakyat sebagai kawasan pendidikan terpadu yang dilengkapi ruang kelas jenjang SD, SMP, dan SMA, laboratorium, asrama siswa, rumah susun guru, gedung serbaguna, masjid, kantin, dapur beserta instalasi pengolahan limbah, sistem penyediaan air bersih, lapangan olahraga, serta berbagai fasilitas pendukung lainnya.

Seluruh prasarana tersebut dirancang untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan mendukung pembentukan karakter peserta didik melalui sistem pendidikan berasrama.

Keempat SRT tersebut menampung 1.508 siswa, terdiri atas 446 siswa di Sidrap, 393 siswa di Barru, 340 siswa di Tana Toraja, dan 329 siswa di Bone.

Memasuki Tahun Ajaran 2026/2027, kawasan SRT mulai dihidupkan oleh aktivitas pendidikan.

Para siswa hadir bersama orang tua dan disambut kepala sekolah, guru, serta wali asuh yang akan mendampingi proses pembelajaran maupun kehidupan berasrama.

Di Provinsi Sulawesi Selatan, Kementerian PU membangun 9 Sekolah Rakyat Terintegrasi yang pelaksanaan MPLS-nya dilakukan secara bertahap.

Dengan beroperasinya 4 SRT tersebut, hingga saat ini 7 dari 9 Sekolah Rakyat telah melaksanakan MPLS, yakni di Kota Makassar, Kabupaten Takalar, Sinjai, Barru, Sidrap, Tana Toraja, dan Bone.

Sementara itu, Sekolah Rakyat di Kabupaten Soppeng dan Wajo akan memulai MPLS pada gelombang berikutnya seiring penyelesaian tahap akhir utilitas pendukung agar seluruh fasilitas siap berfungsi optimal sejak awal kegiatan belajar mengajar.

Direktorat Jenderal Prasarana Strategis menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan Sekolah Rakyat tidak hanya diukur dari selesainya konstruksi, tetapi juga dari berfungsinya infrastruktur dalam mendukung proses pendidikan.

Ketika ruang kelas mulai dipenuhi aktivitas belajar, guru menjalankan pembelajaran, dan para siswa memperoleh lingkungan pendidikan yang aman dan nyaman, saat itulah pembangunan prasarana memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Pembangunan Sekolah Rakyat merupakan bagian dari implementasi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dalam memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem.

Program ini juga sejalan dengan Visi PU 608, khususnya target 0 persen kemiskinan, melalui penyediaan infrastruktur pendidikan yang membuka akses terhadap layanan dasar dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Melalui sinergi dengan pemerintah daerah dan kementerian/lembaga terkait, Kementerian PU terus menghadirkan infrastruktur yang aman, fungsional, dan berkelanjutan sebagai fondasi menuju Indonesia yang Berdaulat, Adil, dan Makmur.

Share7SendTweet4
Previous Post

Hyundai Luncurkan STARIA Electric dan Hybrid di GIIAS 2026

Next Post

Jayapura Siapkan Lahan untuk Pembangunan Sekolah Rakyat

Next Post
Jayapura Siapkan Lahan untuk Pembangunan Sekolah Rakyat

Jayapura Siapkan Lahan untuk Pembangunan Sekolah Rakyat

18.000 Liter Air dan 9 Pompa Air di Salurkan Ke Aceh Besar

18.000 Liter Air dan 9 Pompa Air di Salurkan Ke Aceh Besar

Discussion about this post

NEWS UPDATE

KAI Services dan Kasultanan Ngayogyakarta Hadiningrat Lanjutkan Kerja Sama Pengelolaan Loko Cafe Malioboro

KAI Services dan Kasultanan Ngayogyakarta Hadiningrat Lanjutkan Kerja Sama Pengelolaan Loko Cafe Malioboro

9 September 2026
Kewaspadaan Ditingkatkan di Wilayah Terdampak Karhutla

Bandara Wunopito NTT Ditutup akibat Abu Vulkanik Gunung Lewotolok

9 September 2026
ASDP Perkuat Layanan Penyeberangan, Antrean Ketapang-Gilimanuk Berhasil Terurai

ASDP Perkuat Layanan Penyeberangan, Antrean Ketapang-Gilimanuk Berhasil Terurai

9 September 2026
20 Tukik Dilepasliarkan di Pantai Banyuwangi

20 Tukik Dilepasliarkan di Pantai Banyuwangi

8 September 2026
Karhutla Dekati Kawasan Rehabilitasi Orang Utan di Samboja

Karhutla Dekati Kawasan Rehabilitasi Orang Utan di Samboja

8 September 2026

POPULAR

  • Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    2711 shares
    Share 1084 Tweet 678
  • Minamas Plantation Berbagi dengan Anak Yatim di Pekanbaru

    2393 shares
    Share 957 Tweet 598
  • Kemenpar Perkuat Persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Indonesia

    2389 shares
    Share 956 Tweet 597
  • BPKH Salurkan Bingkisan Lebaran Untuk 100 Anak Yatim Di Malang

    2365 shares
    Share 946 Tweet 591
  • PTBA Buka Pendaftaran Program BIDIKSIBA 2026

    2378 shares
    Share 951 Tweet 595

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.