Jayapura, Kabar SDGs – Pemerintah Kota Jayapura terus mematangkan persiapan pembangunan Sekolah Rakyat di Kampung Skow Mabo, Distrik Muara Tami. Kesiapan lokasi tersebut ditinjau langsung oleh Wali Kota Jayapura, Dr. H. Abisai Rollo, S.H., M.H., bersama Wakil Gubernur Papua Arioko Rumaropen, perwakilan Kementerian Sosial RI, serta jajaran teknis terkait pada Rabu (5/8/2026).
Dalam kunjungan tersebut, pemerintah memastikan lahan yang akan digunakan telah disiapkan untuk mendukung pelaksanaan program Sekolah Rakyat yang menjadi bagian dari upaya pemerintah pusat memperluas akses pendidikan bagi masyarakat.
Wali Kota Jayapura menjelaskan bahwa Pemerintah Kota Jayapura telah menyediakan lahan seluas sekitar 10 hektare. Menurutnya, pembangunan direncanakan mulai berjalan tahun ini dengan diawali proses pembersihan lahan sebagai tahap awal sebelum pembangunan fisik dilaksanakan.
“Kami telah menyiapkan lahan sekitar 10 hektare. Hari ini kami bersama Wakil Gubernur Papua, perwakilan Kementerian Sosial, dan tim teknis turun langsung memastikan kesiapan lokasi. Pemilik hak ulayat juga hadir dan memberikan dukungan terhadap rencana pembangunan ini,” ujar Abisai Rollo.
Ia menambahkan, keterlibatan pemilik hak ulayat dalam proses peninjauan menjadi bagian penting untuk memastikan pelaksanaan pembangunan berjalan lancar sekaligus memperoleh dukungan penuh dari masyarakat adat di wilayah tersebut.
“Saya juga meminta kepada pihak yang memgerjakan pembangunan ini untuk libatkan masyarakat setempat,” tegasnya.
Pemerintah Kota Jayapura berharap proses pembangunan Sekolah Rakyat dapat segera dimulai sehingga nantinya mampu memperluas kesempatan masyarakat memperoleh layanan pendidikan yang lebih baik, khususnya bagi warga di Distrik Muara Tami.:::
Jika ada naskah berikutnya, saya akan tetap menggunakan format yang sama agar seluruh artikel Kabar SDGs konsisten.












Discussion about this post