Balikpapan, Kabar SDGs – Ekspor komoditas perikanan asal Kalimantan Timur ke pasar internasional terus mengalami perkembangan positif. Kehadiran penerbangan langsung dari Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan menuju China dan Malaysia dinilai mampu mempercepat distribusi hasil laut sekaligus membuka peluang pasar yang lebih luas bagi pelaku usaha perikanan.
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kalimantan Timur, Irhan Hukmaidy, menjelaskan bahwa kegiatan ekspor dilakukan melalui kemitraan antara eksportir dan importir. Meski demikian, hanya perusahaan yang telah memenuhi persyaratan mutu serta standar keamanan pangan sesuai ketentuan negara tujuan yang dapat melakukan pengiriman langsung.
“Skema ekspor langsung ini merupakan kerja sama bisnis antara eksportir dan importir,” ujar Irhan dalam pernyataan resmi dikutip Selasa, 7 Juli 2026.
Ia mengatakan, layanan penerbangan langsung yang kini beroperasi dua kali setiap pekan memberikan sejumlah manfaat bagi pelaku usaha. Selain mempercepat proses distribusi, jalur tersebut juga membantu menekan biaya logistik serta menjaga kualitas produk perikanan agar tetap segar saat tiba di negara tujuan.
Saat ini, volume ekspor hasil perikanan Kalimantan Timur mencapai sekitar 56 ton setiap bulan. Udang windu menjadi komoditas utama yang dikirim ke pasar luar negeri dengan nilai ekspor yang diperkirakan mencapai Rp173 miliar.
“Beberapa komoditas sudah ada yang direct. Kami dari Dinas Kelautan dan Perikanan terus melakukan pengawasan terhadap mutu dan keamanan pangan agar sesuai dengan standar yang ditetapkan negara tujuan ekspor,” katanya.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur berharap keberadaan jalur penerbangan langsung dapat semakin meningkatkan daya saing produk perikanan daerah di pasar internasional. Kemudahan akses ekspor tersebut juga diharapkan mampu mendorong peningkatan produksi, memperluas peluang perdagangan, serta memberikan dampak positif terhadap pendapatan nelayan dan pelaku usaha perikanan di Kalimantan Timur.










Discussion about this post