• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
7 September 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY EKONOMI

Airlangga Dorong Kerja Sama Ekonomi Global di Tengah Gejolak Dunia

by SDGS Admin
7 Juni 2026
Airlangga Dorong Kerja Sama Ekonomi Global di Tengah Gejolak Dunia
17
SHARES
109
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

Brussel, Kabar SDGs – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan pentingnya menjaga keterbukaan ekonomi internasional di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik yang berpotensi mengganggu rantai pasok, perdagangan, dan investasi global. Menurutnya, Indonesia memilih memperkuat kolaborasi dan diversifikasi ekonomi dibandingkan pendekatan yang mengarah pada fragmentasi pasar dunia.

Pernyataan tersebut disampaikan Airlangga saat menjadi pembicara utama dalam sesi Ministerial Keynote and Conversation pada Brussels Economic Security Forum (BESF) 2026 yang berlangsung di Brussel, Belgia, Jumat (5/6/2026).

BACA JUGA

Danantara Raup USD1,5 Miliar dari Obligasi Global Perdana

Danantara Raup USD1,5 Miliar dari Obligasi Global Perdana

17 Juni 2026
Ekonomi Global Berubah Indonesia Diminta Adaptif

Ekonomi Global Berubah Indonesia Diminta Adaptif

21 April 2026
Sumsel Majukan Ekonomi Daerah dengan Program 100000 Sultan Muda

Sumsel Majukan Ekonomi Daerah dengan Program 100000 Sultan Muda

14 Mei 2025

“Arsitektur ekonomi internasional saat ini jelas sedang mengalami perubahan. Pertanyaan yang lebih penting adalah bagaimana kita dapat membangun kembali framework yang mampu mempertahankan manfaat keterbukaan sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi,” kata Airlangga, dari laman resmi Kemenko Bidang Perekonomian, Sabtu (6/6/2026).

“Saya meyakini bahwa jawabannya bukan terletak pada decoupling, melainkan pada diversification. Bukan pada fragmentation, melainkan pada cooperation and partnerships,” imbuhnya.

Forum tahunan tersebut mempertemukan pejabat tinggi Uni Eropa, perwakilan pemerintah negara mitra, kalangan usaha, hingga media internasional untuk membahas berbagai isu keamanan ekonomi yang muncul akibat ketidakpastian global.

Dalam pemaparannya, Airlangga menyoroti sejumlah konflik geopolitik yang terjadi di berbagai kawasan, termasuk Selat Hormuz dan Laut Merah. Menurutnya, perkembangan tersebut menunjukkan bahwa ketegangan politik dapat dengan cepat memengaruhi kelancaran rantai pasok internasional, mendorong kenaikan biaya logistik, mengurangi minat investasi, serta memperlambat laju pertumbuhan ekonomi dunia.

Di tengah berbagai tekanan eksternal tersebut, Indonesia dinilai tetap mampu mempertahankan stabilitas ekonominya. Pada triwulan pertama 2026, perekonomian nasional mencatat pertumbuhan sebesar 5,61 persen secara tahunan. Kinerja tersebut didukung oleh inflasi yang terkendali, cadangan devisa yang kuat, serta surplus neraca perdagangan yang telah berlangsung lebih dari 70 bulan secara beruntun.

Selain menjaga ketahanan ekonomi, pemerintah juga terus mendorong transformasi ekonomi melalui pengembangan industri hilir, penguatan sektor manufaktur, perluasan ekonomi hijau, dan percepatan digitalisasi. Berbagai langkah tersebut semakin memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok global, khususnya pada industri kendaraan listrik, baterai, mineral kritis, dan energi terbarukan.

Airlangga menjelaskan bahwa Indonesia kini berkembang menjadi salah satu pusat industri kendaraan listrik dunia setelah berhasil menarik investasi dari berbagai negara di Asia, Eropa, dan Amerika Utara.

Di sektor digital, pertumbuhan ekonomi nasional juga terus menunjukkan tren positif. Nilai ekonomi digital Indonesia diperkirakan akan melampaui USD130 miliar dalam gross merchandise value (GMV), menjadikannya sebagai ekonomi digital terbesar di kawasan Asia Tenggara.

Sementara itu, pemerintah terus memperkuat ketahanan energi melalui pengembangan sumber energi terbarukan dan implementasi program biodiesel B50. Kebijakan tersebut diproyeksikan mampu menekan impor bahan bakar hingga 4 juta kiloliter setiap tahun sekaligus mendukung upaya pengurangan emisi karbon.

Dalam kesempatan yang sama, Airlangga menegaskan komitmen Indonesia untuk memperluas jaringan kerja sama ekonomi internasional melalui sejumlah perjanjian strategis, antara lain Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU-CEPA), Indonesia-Canada CEPA, Indonesia-Eurasian Economic Union Free Trade Agreement (I-EAEU FTA), serta proses aksesi ke Comprehensive and Progressive Agreement for Trans-Pacific Partnership (CPTPP) dan Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD).

Sebagai anggota ASEAN, G20, dan BRICS, Indonesia juga terus memperkuat perannya sebagai penghubung antara negara maju dan negara berkembang dalam upaya mencari solusi bersama atas berbagai tantangan ekonomi global.

“Mari kita bekerja sama membangun kerangka keamanan ekonomi yang lebih baik, yang mampu memperkuat ketahanan sekaligus menjaga keterbukaan, inklusivitas, dan pertumbuhan yang berkelanjutan bagi semua,” pungkas Menko Airlangga.

Share7SendTweet4
Previous Post

PLN Hadirkan Promo Junivaganza untuk Pelanggan

Next Post

Polri Lantik 1848 Perwira Baru untuk Perkuat Pelayanan Publik

Next Post
Polri Lantik 1848 Perwira Baru untuk Perkuat Pelayanan Publik

Polri Lantik 1848 Perwira Baru untuk Perkuat Pelayanan Publik

Expo Saijaan Tutup Meriah Hari Jadi Kotabaru

Expo Saijaan Tutup Meriah Hari Jadi Kotabaru

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Pelindo Salurkan Bantuan Untuk Korban Gempa Flores

Pelindo Salurkan Bantuan Untuk Korban Gempa Flores

6 September 2026
Kemenhub Pastikan Seluruh Bandara di Flores dan Sekitarnya Tetap Beroperasi Normal Pascagempa Bumi NTT

Indikasi Abu Vulkanik, Bandara Husein Sastranegara Ditutup Sementara

6 September 2026
Sejumlah Penerbangan Terdampak Asap Karhutla Karhutla

Penutupan Soekarno-Hatta Diperpanjang hingga 17.30 WIB akibat Abu Vulkanik

6 September 2026
Operasional Penerbangan di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali Terdampak Erupsi Gunung Anak Krakatau

Operasional Penerbangan di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali Terdampak Erupsi Gunung Anak Krakatau

6 September 2026
Central Park Borneo Bay Buka Ribuan Lapangan Kerja

Central Park Borneo Bay Buka Ribuan Lapangan Kerja

6 September 2026

POPULAR

  • Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    2651 shares
    Share 1060 Tweet 663
  • Minamas Plantation Berbagi dengan Anak Yatim di Pekanbaru

    2331 shares
    Share 932 Tweet 583
  • Kemenpar Perkuat Persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Indonesia

    2336 shares
    Share 934 Tweet 584
  • Cargill Raih Gold Award ISDA Berkat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

    2375 shares
    Share 950 Tweet 594
  • PTBA Buka Pendaftaran Program BIDIKSIBA 2026

    2337 shares
    Share 935 Tweet 584

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.