• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
16 September 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY EKONOMI

Danantara Raup USD1,5 Miliar dari Obligasi Global Perdana

by SDGS Admin
17 Juni 2026
Danantara Raup USD1,5 Miliar dari Obligasi Global Perdana
19
SHARES
117
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

Jakarta, Kabar SDGs – Penerbitan obligasi global perdana yang dilakukan Danantara Indonesia memperoleh sambutan sangat positif dari pasar internasional. Tingginya minat investor membuat nilai penerbitan meningkat dari target awal sebesar USD1 miliar menjadi USD1,5 miliar.

Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM sekaligus CEO Danantara Indonesia, Rosan Roeslani, mengungkapkan bahwa total permintaan yang masuk dalam proses book building mencapai sekitar USD4,6 miliar. Angka tersebut jauh melampaui target awal yang ditetapkan perusahaan.

BACA JUGA

Bali Disiapkan Jadi Pusat Finansial Internasional

Bali Disiapkan Jadi Pusat Finansial Internasional

16 Juli 2026
Danantara Percepat Proyek Hilirisasi Nasional

Danantara Percepat Proyek Hilirisasi Nasional

16 Juli 2026
Danantara Satukan Empat Manajer Investasi BUMN

Danantara Satukan Empat Manajer Investasi BUMN

16 Juli 2026

“Dari rencana 1 miliar dolar yang kami ingin capai, book building yang masuk itu kurang lebih 4,6 miliar dolar. Sehingga melihat book building yang begitu tinggi, kami meningkatkan dari 1 miliar menjadi 1,5 miliar dolar AS,” ujar Rosan di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (15/6/2026).

Tingginya minat investor tersebut dinilai menjadi indikator kuat kepercayaan pasar global terhadap prospek ekonomi Indonesia di tengah berbagai tantangan ekonomi dunia.

Dana senilai USD1,5 miliar yang berhasil dihimpun diterbitkan melalui dua seri obligasi dengan tenor berbeda, yaitu lima tahun dan sepuluh tahun. Masing-masing tenor menyumbang dana sebesar USD750 juta.

Untuk obligasi bertenor lima tahun, tingkat imbal hasil atau yield ditetapkan sebesar 5,35 persen. Sementara itu, obligasi tenor sepuluh tahun menawarkan yield sebesar 5,95 persen.

Menurut Rosan, hasil tersebut menunjukkan kemampuan Danantara dalam memperoleh sumber pendanaan dengan biaya yang kompetitif meskipun kondisi ekonomi global masih dipengaruhi berbagai dinamika geopolitik dan geoekonomi.

Sebagian tahapan penerbitan obligasi telah diselesaikan setelah proses penandatanganan pada 11 Juni 2026. Dana hasil penerbitan dijadwalkan mulai masuk ke rekening Danantara pada 18 Juni 2026.

Menariknya, investor asal Amerika Serikat menjadi pembeli terbesar dalam penerbitan obligasi global perdana tersebut. Komposisi investor menunjukkan perubahan dibandingkan pola investasi pada penerbitan obligasi Indonesia sebelumnya.

Pada obligasi tenor lima tahun, investor dari Amerika Serikat berkontribusi sebesar 38 persen. Investor dari kawasan Eropa dan Timur Tengah menyumbang 41 persen, sedangkan investor Asia berkontribusi 21 persen.

Sementara pada obligasi tenor sepuluh tahun, dominasi investor Amerika Serikat terlihat lebih kuat dengan porsi mencapai 52 persen. Investor dari Eropa dan Timur Tengah tercatat sebesar 31 persen, sedangkan investor Asia menyumbang 17 persen.

Rosan menilai tingginya partisipasi investor internasional tidak lepas dari rangkaian promosi investasi yang dilakukan Danantara ke sejumlah pusat keuangan dunia. Dalam kegiatan tersebut, tim Danantara mengunjungi berbagai kota strategis seperti Hong Kong, Singapura, Boston, London, dan New York.

Melalui roadshow tersebut, Danantara melakukan pertemuan dengan 122 investor global untuk memaparkan peluang investasi dan prospek ekonomi Indonesia.

Melihat besarnya minat pasar terhadap obligasi global perdana ini, Danantara membuka peluang untuk menerbitkan surat utang dengan jangka waktu yang lebih panjang pada masa mendatang, bahkan hingga tenor 30 tahun.

Menurut Rosan, para investor memandang Indonesia memiliki pertumbuhan ekonomi yang relatif stabil serta prospek jangka panjang yang menjanjikan meskipun dunia masih menghadapi berbagai ketidakpastian.

“Ini membuktikan bahwa kepercayaan investor terhadap Indonesia tinggi dan itu terbukti secara riil,” katanya.

Share8SendTweet5
Previous Post

Lebih Dari Separuh Korban Pelecehan di Ruang Digital di Asia Pasifik Menghadapi Konsekuensi Nyata, Namun Sebagian Besar Tidak Pernah Mencari Bantuan

Next Post

Bus TMP Gratis Meriahkan HUT Ke-242 Pekanbaru

Next Post
Bus TMP Gratis Meriahkan HUT Ke-242 Pekanbaru

Bus TMP Gratis Meriahkan HUT Ke-242 Pekanbaru

Pagu Indikatif Kementerian PU Rp98,47 Triliun, Dody : Fokus Pada Program Infrastruktur Berdampak Bagi Rakyat

Pagu Indikatif Kementerian PU Rp98,47 Triliun, Dody : Fokus Pada Program Infrastruktur Berdampak Bagi Rakyat

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Batam Gelar Operasi Pasar Murah Tekan Inflasi

Batam Gelar Operasi Pasar Murah Tekan Inflasi

16 September 2026
CapCut Bawa Talenta Kreatif Indonesia ke Layar Lebar

CapCut Bawa Talenta Kreatif Indonesia ke Layar Lebar

16 September 2026
Sekolah di Tanjungpinang Terapkan Belajar Daring

Sekolah di Tanjungpinang Terapkan Belajar Daring

16 September 2026
Parta Hadirkan Perpustakaan di Ruang Terbuka Denpasar

Parta Hadirkan Perpustakaan di Ruang Terbuka Denpasar

16 September 2026
Warga Lamongan Protes Dugaan Polusi Debu Dolomit

Warga Lamongan Protes Dugaan Polusi Debu Dolomit

15 September 2026

POPULAR

  • Minamas Plantation Berbagi dengan Anak Yatim di Pekanbaru

    Minamas Plantation Berbagi dengan Anak Yatim di Pekanbaru

    2670 shares
    Share 1068 Tweet 668
  • Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    2988 shares
    Share 1195 Tweet 747
  • Kemenpar Perkuat Persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Indonesia

    2664 shares
    Share 1066 Tweet 666
  • BPKH Salurkan Bingkisan Lebaran Untuk 100 Anak Yatim Di Malang

    2637 shares
    Share 1055 Tweet 659
  • Cargill Raih Gold Award ISDA Berkat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

    2680 shares
    Share 1072 Tweet 670

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.