Banyuasin, Kabar SDGs – Pemerintah Kabupaten Banyuasin mengikuti evaluasi dukungan pemerintah daerah terhadap program tiga juta rumah sekaligus sosialisasi penyelenggaraan jaminan produk halal yang dipimpin Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia, Tomsi Tohir, secara virtual, Selasa (3/3). Kegiatan ini menjadi bagian dari sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam memastikan program prioritas nasional berjalan efektif.
Agenda tersebut diikuti jajaran Pemerintah Kabupaten Banyuasin, di antaranya Asisten I Dr. Ir. H. Izromaita, M.Si, Asisten II Ir. Alfian, M.M, Staf Ahli Dr. Drs. H. Ali Sadikin, M.Si, serta perwakilan Kejaksaan Banyuasin. Kehadiran unsur lintas sektor itu mencerminkan komitmen daerah dalam mengawal kebijakan strategis pemerintah pusat agar implementasinya tepat sasaran.
Selain membahas dukungan terhadap program tiga juta rumah, forum juga memaparkan perkembangan inflasi Februari 2026. Berdasarkan data yang disampaikan, inflasi month to month pada Februari 2026 tercatat sebesar 0,68 persen, dihitung dari perbandingan Indeks Harga Konsumen Januari 2026 dengan Februari 2026. Angka tersebut menjadi perhatian pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat.
Pada kesempatan yang sama, dilakukan sosialisasi penyelenggaraan Jaminan Produk Halal sebagai langkah memperkuat perlindungan konsumen dan meningkatkan daya saing produk lokal. Pemkab Banyuasin menyatakan komitmennya untuk mendorong pelaku usaha, khususnya UMKM, agar memahami dan memenuhi ketentuan sertifikasi halal sesuai regulasi yang berlaku.
Melalui partisipasi aktif dalam kegiatan ini, Pemkab Banyuasin menegaskan kesiapannya mendukung kebijakan pemerintah pusat sekaligus memastikan manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Dukungan terhadap program perumahan dan penguatan jaminan produk halal diharapkan tidak hanya memperluas akses hunian dan pasar, tetapi juga memperkokoh fondasi ekonomi daerah secara berkelanjutan.












Discussion about this post